alexametrics
24.7 C
Banyuwangi
Saturday, June 25, 2022

SMPN 1 Genteng

Lepas 311 Siswa, Dididik Menjadi Siswa Juara

GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng – Sebanyak 311 siswa kelas IX SMPN 1 Genteng diwisuda, Sabtu (18/6). Para siswa yang telah menyelesaikan pendidikannya itu, dilepas di gedung serbaguna milik Hotel Mahkota, Desa Setail, Kecamatan Genteng.

Dalam pelepasan siswa itu, kepala SMPN 1 Genteng HM Sodik juga menyerahkan para siswa pada para wali murid yang diwakili komite sekolah. “Ada 311 siswa yang kami wisuda dan lepas,” cetus kepala SMPN 1 Genteng,  HM. Shodiq.

Dengan diserahkan itu, terang Shodiq, tanggung jawab sekolah dalam membimbing siswa kelas IX telah usai. Untuk para siswa yang memiliki prestasi, diberikan penghargaan. “Para siswa yang berprestasi, itu harus diapresiasi,” katanya.

Untuk para siswa yang dilepas, Shodiq meminta untuk bisa melanjutkan ke sekolah yang lebih tinggi, dan selalu menjaga nama baik almamater. “Saya harap almamater SMPN 1 Genteng tetap dijaga nama baiknya,” pintanya.

PASRAHKAN: Kepala SMPN 1 Genteng HM Shodiq (kanan) menyerahkan siswa pada orang tua yang diwakili ketua komite Guntur Al Badr dan anggota, Sabtu (18/6). (Salis Ali/RadarBanyuwangi.id)

Kepada para siswa yang sudah lulus, Shodik berpesan tiga macam. Pertama selalu belajar dengan giat, meski sudah tidak dididik oleh para guru di SMP-nya, mencari ridho Allah, dan yang terakhir menjaga salatnya. “Saya pesan tiga itu jangan ditinggalkan,” katanya.

Para siswa yang diwisuda itu, jelas dia, siap melanjutkan ke sekolah favorit, baik di SMA, SMK, atau MAN. “Lulusan SMPN 1 Genteng, setiap tahun diterima di sekolah favorit di Banyuwangi atau di kota lainnya,” ungkapnya.

Ketua Komite SMPn 1 Gneteng, Drs. Guntur Al Badri menyampaikan, para siswa SMPN 1 Genteng harus bisa bersaing dengan siswa dari SMP lain saat masuk di jenjang SMA. “Saya yakin bisa, anak-anak sudah dididik untuk menjadi juara,” ungkapnya.

Guntur berpesan, para siswa tidak hanya menjadi anak yang membanggakan, tapi juga harus bisa memberi kebahagiaan kepada orang tuanya. “Bagi siswa kelas VIII dan VII, terus belajar, jaga tradisi dan nama baik sekolah,” pungkasnya.(sas/abi)

GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng – Sebanyak 311 siswa kelas IX SMPN 1 Genteng diwisuda, Sabtu (18/6). Para siswa yang telah menyelesaikan pendidikannya itu, dilepas di gedung serbaguna milik Hotel Mahkota, Desa Setail, Kecamatan Genteng.

Dalam pelepasan siswa itu, kepala SMPN 1 Genteng HM Sodik juga menyerahkan para siswa pada para wali murid yang diwakili komite sekolah. “Ada 311 siswa yang kami wisuda dan lepas,” cetus kepala SMPN 1 Genteng,  HM. Shodiq.

Dengan diserahkan itu, terang Shodiq, tanggung jawab sekolah dalam membimbing siswa kelas IX telah usai. Untuk para siswa yang memiliki prestasi, diberikan penghargaan. “Para siswa yang berprestasi, itu harus diapresiasi,” katanya.

Untuk para siswa yang dilepas, Shodiq meminta untuk bisa melanjutkan ke sekolah yang lebih tinggi, dan selalu menjaga nama baik almamater. “Saya harap almamater SMPN 1 Genteng tetap dijaga nama baiknya,” pintanya.

PASRAHKAN: Kepala SMPN 1 Genteng HM Shodiq (kanan) menyerahkan siswa pada orang tua yang diwakili ketua komite Guntur Al Badr dan anggota, Sabtu (18/6). (Salis Ali/RadarBanyuwangi.id)

Kepada para siswa yang sudah lulus, Shodik berpesan tiga macam. Pertama selalu belajar dengan giat, meski sudah tidak dididik oleh para guru di SMP-nya, mencari ridho Allah, dan yang terakhir menjaga salatnya. “Saya pesan tiga itu jangan ditinggalkan,” katanya.

Para siswa yang diwisuda itu, jelas dia, siap melanjutkan ke sekolah favorit, baik di SMA, SMK, atau MAN. “Lulusan SMPN 1 Genteng, setiap tahun diterima di sekolah favorit di Banyuwangi atau di kota lainnya,” ungkapnya.

Ketua Komite SMPn 1 Gneteng, Drs. Guntur Al Badri menyampaikan, para siswa SMPN 1 Genteng harus bisa bersaing dengan siswa dari SMP lain saat masuk di jenjang SMA. “Saya yakin bisa, anak-anak sudah dididik untuk menjadi juara,” ungkapnya.

Guntur berpesan, para siswa tidak hanya menjadi anak yang membanggakan, tapi juga harus bisa memberi kebahagiaan kepada orang tuanya. “Bagi siswa kelas VIII dan VII, terus belajar, jaga tradisi dan nama baik sekolah,” pungkasnya.(sas/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Napi Lepas Kangen lewat Video Call

Firsta Yufi Juara Raki Jawa Timur 2021

Baca Tahlil, lalu Potong Tumpeng

Artikel Terbaru

/