alexametrics
25.3 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Banyak Raih Prestasi, Menuju Sekolah Adiwiyata Nasional

PURWOHARJO – Dalam rangka dies natalis yang ke-36, SMAN 1 Purwoharjo menggelar berbagai acara yang dipusatkan di seko­lahnya. Puncak kegiatan, di­tan­dai pemotongan tum­peng yang dilakukan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Banyuwangi Istu Han­dono dan diserahkan pada kepala SMAN 1 Purwoharjo H Rodiwanto, kemarin (19/2).

Rangkaian kegiatan dies natalis ke-36 itu, diawali pada Senin (18/2) dengan digelar tasya­kuran bersama warga sekitar sekolah, dan pe­nanaman pohon di lingkungan sekolah. “Kegiatan dies natalis ini dilaksanakan selama empat hari dan berakhir Kamis (21/2),” cetus kepala SMAN 1 Purwoharjo H Rodiwanto.

Dengan mengambil tema, dies natalis ke-36 dan gebyar seni generasi millennial SMAN 1 Purwoharjo 2019, dalam puncak acara itu juga digelar berbagai atraksi para siswa mulai kreasi memasak dan membuat kue, band, dan teater. Malahan, dewan guru juga unjuk gigi dengan menampilkan tari topeng sosiodrama millennial. “Dalam dies natalis ini semua kreasi siswa kita tampilkan, kita juga mengundang siswa dari sekolah lian untuk tampil dalam acara ini, dan itu kita lombakan,” katanya.

Rodiwanto menyebut kegiatan menanam pohon yang dilaksanakan bersama warga sekitar, itu untuk persiapan maju menjadi sekolah Adiwiyata tingkat Nasional. Saat ini, SMAN 1 Purwoharjo telah menjadi sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Timur. “Kita targetkan tahun 2019 ini SMAN 1 Purwoharjo menjadi skeolah Adiwiyata Nasional,” cetusnya seraya menyebut sekolahnya memegang semboyan, maju bersama hebat semua, dan tiada hari tanpa prestasi, bersama kita bisa.  

Rodiwanto menyebut untuk hari terakhir akan digelar pentas musik, panitia juga mengundang kelompok musik One Ada. “Pentas musik ini dalam rangka melestarikan budaya yang ada di Banyuwangi,” katanya.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Banyuwangi, Istu Handono mengapresiasi pelaksanaan dies natalis ke-36 yang digelar SMAN 1 Purwoharjo ini. “SMAN 1 Purwoharjo ini bisa rutin menggelar dies natalis setiap tahun, ini sangat bagus,” pujinya.

Istu menyebut SMAN 1 Purwoharjo ini termasuk sekolah yang berprestasi. Ia berharap prestasi itu bisa dipublis di media sehingga akan diketahui oleh masyarakat. “Prestasi itu harus dipublis di media biar masyarakat tahu, tidak hanya sekolah saja yang tahu,” ungkapnya.

PURWOHARJO – Dalam rangka dies natalis yang ke-36, SMAN 1 Purwoharjo menggelar berbagai acara yang dipusatkan di seko­lahnya. Puncak kegiatan, di­tan­dai pemotongan tum­peng yang dilakukan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Banyuwangi Istu Han­dono dan diserahkan pada kepala SMAN 1 Purwoharjo H Rodiwanto, kemarin (19/2).

Rangkaian kegiatan dies natalis ke-36 itu, diawali pada Senin (18/2) dengan digelar tasya­kuran bersama warga sekitar sekolah, dan pe­nanaman pohon di lingkungan sekolah. “Kegiatan dies natalis ini dilaksanakan selama empat hari dan berakhir Kamis (21/2),” cetus kepala SMAN 1 Purwoharjo H Rodiwanto.

Dengan mengambil tema, dies natalis ke-36 dan gebyar seni generasi millennial SMAN 1 Purwoharjo 2019, dalam puncak acara itu juga digelar berbagai atraksi para siswa mulai kreasi memasak dan membuat kue, band, dan teater. Malahan, dewan guru juga unjuk gigi dengan menampilkan tari topeng sosiodrama millennial. “Dalam dies natalis ini semua kreasi siswa kita tampilkan, kita juga mengundang siswa dari sekolah lian untuk tampil dalam acara ini, dan itu kita lombakan,” katanya.

Rodiwanto menyebut kegiatan menanam pohon yang dilaksanakan bersama warga sekitar, itu untuk persiapan maju menjadi sekolah Adiwiyata tingkat Nasional. Saat ini, SMAN 1 Purwoharjo telah menjadi sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Timur. “Kita targetkan tahun 2019 ini SMAN 1 Purwoharjo menjadi skeolah Adiwiyata Nasional,” cetusnya seraya menyebut sekolahnya memegang semboyan, maju bersama hebat semua, dan tiada hari tanpa prestasi, bersama kita bisa.  

Rodiwanto menyebut untuk hari terakhir akan digelar pentas musik, panitia juga mengundang kelompok musik One Ada. “Pentas musik ini dalam rangka melestarikan budaya yang ada di Banyuwangi,” katanya.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Banyuwangi, Istu Handono mengapresiasi pelaksanaan dies natalis ke-36 yang digelar SMAN 1 Purwoharjo ini. “SMAN 1 Purwoharjo ini bisa rutin menggelar dies natalis setiap tahun, ini sangat bagus,” pujinya.

Istu menyebut SMAN 1 Purwoharjo ini termasuk sekolah yang berprestasi. Ia berharap prestasi itu bisa dipublis di media sehingga akan diketahui oleh masyarakat. “Prestasi itu harus dipublis di media biar masyarakat tahu, tidak hanya sekolah saja yang tahu,” ungkapnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/