alexametrics
28.1 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Selain Fisik, Bekal apa saja yang penting bagi Paskibra?

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Tugas ke-72 Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Banyuwangi angkatan tahun 2021 tuntas kemarin (17/8). Pemkab Banyuwangi melalui Dinas Pemuda dan Olahraga menargetkan anggota Paskibra bisa menjadi teladan bagi masyarakat dan para pemuda lainnya setelah menyelesaikan tugas mereka.

Kepala Dispora Banyuwangi Zen Kostolani mengatakan, pemerintah berharap dengan gemblengan selama masa karantina Paskibra dapat memiliki kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual yang terpatri kuat di jiwa masing-masing anggota. Sehingga setelah kembali ke masyarakat, mereka bisa menunjukkan kelebihan yang dimiliki anggota Paskibra.

Zen menambahkan, para anggota Paskibra juga harus menjadi teladan di tengah masyarakat sebagai pemuda yang mandiri, berguna untuk dirinya sendiri, dan bermanfaat untuk masyarakat. ”Ada tujuh hal yang kita tanamkan sebagai nilai dasar hidup mereka, yaitu jujur, tanggung jawab, visioner, disiplin, kerja sama, adil, dan peduli,” kata mantan Kepala DPMPD itu.

Sementara itu, sebelum menyelesaikan masa karantina, ke-72 Paskibra sempat mendapatkan materi terkait bahaya narkoba dari Polresta Banyuwangi. Tak hanya diberi gambaran tentang bahaya penggunaan narkoba, anggota Paskibra yang terdiri dari pelajar SMA dan SMK itu juga diberi gambaran tentang konsekuensi hukum jika nekat bermain-main dengan narkoba.      

”Yang jelas anak-anak ini kita beri materi agar jangan sampai pernah menggunakan narkoba. Jangan sampai bersinggungan karena semuanya bisa bermuara kepada proses hukum. Kami yakin mereka pemuda-pemudi terbaik yang bisa membawa harapan bangsa,”kata KBO Satnarkoba Polresta Banyuwangi Iptu Bandriyo. (*)

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Tugas ke-72 Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Banyuwangi angkatan tahun 2021 tuntas kemarin (17/8). Pemkab Banyuwangi melalui Dinas Pemuda dan Olahraga menargetkan anggota Paskibra bisa menjadi teladan bagi masyarakat dan para pemuda lainnya setelah menyelesaikan tugas mereka.

Kepala Dispora Banyuwangi Zen Kostolani mengatakan, pemerintah berharap dengan gemblengan selama masa karantina Paskibra dapat memiliki kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual yang terpatri kuat di jiwa masing-masing anggota. Sehingga setelah kembali ke masyarakat, mereka bisa menunjukkan kelebihan yang dimiliki anggota Paskibra.

Zen menambahkan, para anggota Paskibra juga harus menjadi teladan di tengah masyarakat sebagai pemuda yang mandiri, berguna untuk dirinya sendiri, dan bermanfaat untuk masyarakat. ”Ada tujuh hal yang kita tanamkan sebagai nilai dasar hidup mereka, yaitu jujur, tanggung jawab, visioner, disiplin, kerja sama, adil, dan peduli,” kata mantan Kepala DPMPD itu.

Sementara itu, sebelum menyelesaikan masa karantina, ke-72 Paskibra sempat mendapatkan materi terkait bahaya narkoba dari Polresta Banyuwangi. Tak hanya diberi gambaran tentang bahaya penggunaan narkoba, anggota Paskibra yang terdiri dari pelajar SMA dan SMK itu juga diberi gambaran tentang konsekuensi hukum jika nekat bermain-main dengan narkoba.      

”Yang jelas anak-anak ini kita beri materi agar jangan sampai pernah menggunakan narkoba. Jangan sampai bersinggungan karena semuanya bisa bermuara kepada proses hukum. Kami yakin mereka pemuda-pemudi terbaik yang bisa membawa harapan bangsa,”kata KBO Satnarkoba Polresta Banyuwangi Iptu Bandriyo. (*)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/