alexametrics
24.5 C
Banyuwangi
Saturday, August 13, 2022

Kampanye Antinarkoba, SMPN 1 Cluring Gandeng Diskes dan Polisi

CLURING, Jawa Pos Radar Genteng – SMPN 1 Cluring menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk siswa baru. Acara yang di pusatkan di sekolah Desa/Kecamatan Cluring, dengan tema, potensi diri siswa yang berkarakter untuk mewujudkan profil pelajar Pancasila, itu dimulai Kamis (14/6) dan berakhir pada Sabtu (16/6).

Sebelum MPLS, sekolah juga mengadakan pisah sambut Kepala SMPN 1 Cluring dari Sujarno kepada Sri Wahju Prihatin, dan pelepasan guru olahraga Suhaimi yang dimutasi menjadi kepala SMPN 3 Songgon atau sekolah satu atap. “Melalui MPLS diharapkan anak-anak mempunyai karakter yang baik sebagai wujud profil pelajar Pancasila,” kata kepala SMPN 1 Cluring, Sri Wahju Prihatin melalui wakil kepala bidang kesiswaan I’Is Lilia Vivi.

Baca Juga :  Asrama Al-Musyarokah, Tempat Santri Ngaji Inggris

Dalam MPLS di hari pertama, guru yang biasa disapa Vivi itu menyampaikan dimulai pembukaan dan materi visi-misi sekolah, dan wiyata mandala agar para siswa paham bela negara. Selanjutnya, materi gaya belajar siswa, terutama mengenai kurikulum merdeka. “Siswa kelas VII sudah menggunakan kurikulum merdeka, siswa belajar memakai audio visual,” terangnya.

Melalui kurikulum merdeka, terang dia, pembelajaran disesuikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik. Untuk hari kedua menggandeng dinas kesehatan (diskes) dan kepolisian. “Hari terakhir, materi potensi diri, anak-anak bisa memilih dan mengembangkan potensinya, di SMPN 1 Cluring ada 21 kegiatan ekstrakurikuler,” ungkapnya.(abi)

CLURING, Jawa Pos Radar Genteng – SMPN 1 Cluring menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk siswa baru. Acara yang di pusatkan di sekolah Desa/Kecamatan Cluring, dengan tema, potensi diri siswa yang berkarakter untuk mewujudkan profil pelajar Pancasila, itu dimulai Kamis (14/6) dan berakhir pada Sabtu (16/6).

Sebelum MPLS, sekolah juga mengadakan pisah sambut Kepala SMPN 1 Cluring dari Sujarno kepada Sri Wahju Prihatin, dan pelepasan guru olahraga Suhaimi yang dimutasi menjadi kepala SMPN 3 Songgon atau sekolah satu atap. “Melalui MPLS diharapkan anak-anak mempunyai karakter yang baik sebagai wujud profil pelajar Pancasila,” kata kepala SMPN 1 Cluring, Sri Wahju Prihatin melalui wakil kepala bidang kesiswaan I’Is Lilia Vivi.

Baca Juga :  Madrasah Tidak Masuk dalam Draf RUU-Sisdiknas

Dalam MPLS di hari pertama, guru yang biasa disapa Vivi itu menyampaikan dimulai pembukaan dan materi visi-misi sekolah, dan wiyata mandala agar para siswa paham bela negara. Selanjutnya, materi gaya belajar siswa, terutama mengenai kurikulum merdeka. “Siswa kelas VII sudah menggunakan kurikulum merdeka, siswa belajar memakai audio visual,” terangnya.

Melalui kurikulum merdeka, terang dia, pembelajaran disesuikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik. Untuk hari kedua menggandeng dinas kesehatan (diskes) dan kepolisian. “Hari terakhir, materi potensi diri, anak-anak bisa memilih dan mengembangkan potensinya, di SMPN 1 Cluring ada 21 kegiatan ekstrakurikuler,” ungkapnya.(abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/