alexametrics
27.7 C
Banyuwangi
Saturday, July 2, 2022

Mahasiswa Harus Tanamkan Spirit Pancasila

GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng – DPRD Banyuwangi bersama Institut Agama Islam (IAI) Ibrahimy Genteng, menggelar sosialisasi membangun regulasi daerah dan peringatan hari lahir Pancasila, kemarin (16/6). Acara itu, digelar di auditorium KHR Asad Syamsul Arifin, IAI Ibrahimy Genteng.

Dalam acara itu hadir Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara, Wakil Ketua DPRD Ruliono, Sekretaris Dewan Agus Siswanto, dan sejumlah anggota DPRD Banyuwangi lainnya. Rektor IAI Ibrahimy Genteng Dr KH Kholilur Rahman juga hadir bersama pimpinan kampus.

Dalam acara itu Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara mengatakan, pemuda wajib mengetahui sejarah Pancasila dan awal terbentuknya lambang negara Indonesia itu. Selain itu, para pemuda khususnya mahasiswa juga harus meneladani apa yang dilakukan oleh tokoh-tokoh pendiri bangsa. “Spirit Pancasila harus terus ditanamkan kepada mahasiswa, agar dapat membakar semangat dan bergotong royong mengahadapi Covid-19,” ujarnya.

Menurut Made, mahasiswa merupakan aset dan calon pemimpin bangsa. Spirit Pancasila harus terus ditanamkan kepada calon pemimpin dan penerus bangsa itu. “Kita yakin para mahasiswa dapat menerima sosialisasi ini, dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di tengah pandemi sekarang ini,” katanya.

Sementara itu, Rektor IAI Ibrahimy Dr H Kholilur Rahman M.Pd.I menyampaikan di era globalisasi ini sudah mulai mengikis Pancasila dan gotong royong. Saat ini, dapat dikatakan generasi muda sudah mengalami darurat gotong royong. “Untuk itu kami gelorakan lagi spirit Pancasila kepada para mahasiswa IAI Ibrahimy Genteng,” cetusnya.

Dengan dilaksanakan acara ini, terang dia, dapat menguatkan kembali spirit Pancasila di dalam setiap individu para mahasiswa. Rasa gotong royong, lahir dari keinginan untuk memenuhi kebutuhan bersama yang dianut oleh para leluhur bangsa. Tapi, seiring perkembangan dan kemajuan peradaban, sifat gotong royong itu kian hari semakin merosot. “Usai digelarnya acara ini, semoga dapat menumbuhkan kembali nilai-nilai Pancasila dan rasa gotong royong dalam menghadapi pandemi Covid-19,” cetusnya.(kri/abi)

GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng – DPRD Banyuwangi bersama Institut Agama Islam (IAI) Ibrahimy Genteng, menggelar sosialisasi membangun regulasi daerah dan peringatan hari lahir Pancasila, kemarin (16/6). Acara itu, digelar di auditorium KHR Asad Syamsul Arifin, IAI Ibrahimy Genteng.

Dalam acara itu hadir Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara, Wakil Ketua DPRD Ruliono, Sekretaris Dewan Agus Siswanto, dan sejumlah anggota DPRD Banyuwangi lainnya. Rektor IAI Ibrahimy Genteng Dr KH Kholilur Rahman juga hadir bersama pimpinan kampus.

Dalam acara itu Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara mengatakan, pemuda wajib mengetahui sejarah Pancasila dan awal terbentuknya lambang negara Indonesia itu. Selain itu, para pemuda khususnya mahasiswa juga harus meneladani apa yang dilakukan oleh tokoh-tokoh pendiri bangsa. “Spirit Pancasila harus terus ditanamkan kepada mahasiswa, agar dapat membakar semangat dan bergotong royong mengahadapi Covid-19,” ujarnya.

Menurut Made, mahasiswa merupakan aset dan calon pemimpin bangsa. Spirit Pancasila harus terus ditanamkan kepada calon pemimpin dan penerus bangsa itu. “Kita yakin para mahasiswa dapat menerima sosialisasi ini, dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di tengah pandemi sekarang ini,” katanya.

Sementara itu, Rektor IAI Ibrahimy Dr H Kholilur Rahman M.Pd.I menyampaikan di era globalisasi ini sudah mulai mengikis Pancasila dan gotong royong. Saat ini, dapat dikatakan generasi muda sudah mengalami darurat gotong royong. “Untuk itu kami gelorakan lagi spirit Pancasila kepada para mahasiswa IAI Ibrahimy Genteng,” cetusnya.

Dengan dilaksanakan acara ini, terang dia, dapat menguatkan kembali spirit Pancasila di dalam setiap individu para mahasiswa. Rasa gotong royong, lahir dari keinginan untuk memenuhi kebutuhan bersama yang dianut oleh para leluhur bangsa. Tapi, seiring perkembangan dan kemajuan peradaban, sifat gotong royong itu kian hari semakin merosot. “Usai digelarnya acara ini, semoga dapat menumbuhkan kembali nilai-nilai Pancasila dan rasa gotong royong dalam menghadapi pandemi Covid-19,” cetusnya.(kri/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/