alexametrics
25.3 C
Banyuwangi
Wednesday, October 5, 2022

Bolos Sekolah, Sepuluh Siswa Diciduk Satpol PP

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Sepuluh pelajar yang masih duduk di bangku salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Banyuwangi, diciduk Satpol PP, Kamis (11/8). Mereka diamankan di sebuah warung pinggir jalan menuju Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi.

Dari 10 siswa yang terjaring razia Pol PP, satu di antaranya perempuan. Mereka kedapatan bolos sekolah saat jam pelajaran pukul 09.00. Para pelajar tersebut  langsung dinaikkan truk milik Satpol PP Banyuwangi untuk selanjutnya dibawa ke Markas Satpol PP Banyuwangi.

Selama di kantor Satpol PP, para pelajar tersebut langsung didata. Mereka juga mendapatkan pengarahan agar tidak bolos lagi. ”Ada 10 pelajar SMK yang terjaring razia, terdiri dari 9 laki-laki dan 1 perempuan. Mereka kedapatan bolos sekolah saat jam pelajaran,” kata Kasatpol PP Banyuwangi Wawan Yadmadi.

Baca Juga :  Kasus Meningkat, Beberapa Sekolah Pilih Daring

Wawan mengatakan, awalnya pihaknya mendapat informasi adanya sekelompok siswa yang menggunakan seragam lengkap berkeliaran di jam sekolah. Anggota Sapol PP langsung menindaklanjuti laporan tersebut dan melakukan razia. ”Kami amankan 10 pelajar yang cangkrukan di warung pinggir jalan daerah Kemiren. Mereka langsung kita bawa ke kantor untuk dilakukan pendataan,” bebernya.

Selain dilakukan pendataan, para pelajar itu juga diberi pengarahan secara persuasif oleh petugas Satpol PP agar jera dan tidak mengulangi perbuatannya. ”Kami juga memanggil pihak sekolah agar dilakukan penjemputan,” kata Wawan.

Razia dan pengawasan serupa, imbuh Wawan, masih akan terus dilakukan Pol PP untuk mencegah para pelajar bolos sekolah, terutama di sejumlah tempat yang kerap menjadi sasaran pelajar untuk bolos sekolah. ”Kita berharap tidak ada siswa yang bolos lagi. Kita akan rutin melakukan razia anak sekolah maupun razia lainnya yang mengganggu ketertiban umum,” tegasnya. (rio/aif/c1)

Baca Juga :  Polsek Besuki Amankan Belasan Motor Balap Liar

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Sepuluh pelajar yang masih duduk di bangku salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Banyuwangi, diciduk Satpol PP, Kamis (11/8). Mereka diamankan di sebuah warung pinggir jalan menuju Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi.

Dari 10 siswa yang terjaring razia Pol PP, satu di antaranya perempuan. Mereka kedapatan bolos sekolah saat jam pelajaran pukul 09.00. Para pelajar tersebut  langsung dinaikkan truk milik Satpol PP Banyuwangi untuk selanjutnya dibawa ke Markas Satpol PP Banyuwangi.

Selama di kantor Satpol PP, para pelajar tersebut langsung didata. Mereka juga mendapatkan pengarahan agar tidak bolos lagi. ”Ada 10 pelajar SMK yang terjaring razia, terdiri dari 9 laki-laki dan 1 perempuan. Mereka kedapatan bolos sekolah saat jam pelajaran,” kata Kasatpol PP Banyuwangi Wawan Yadmadi.

Baca Juga :  Ratusan Mahasiswa Baru Unars Ikuti PKKMB

Wawan mengatakan, awalnya pihaknya mendapat informasi adanya sekelompok siswa yang menggunakan seragam lengkap berkeliaran di jam sekolah. Anggota Sapol PP langsung menindaklanjuti laporan tersebut dan melakukan razia. ”Kami amankan 10 pelajar yang cangkrukan di warung pinggir jalan daerah Kemiren. Mereka langsung kita bawa ke kantor untuk dilakukan pendataan,” bebernya.

Selain dilakukan pendataan, para pelajar itu juga diberi pengarahan secara persuasif oleh petugas Satpol PP agar jera dan tidak mengulangi perbuatannya. ”Kami juga memanggil pihak sekolah agar dilakukan penjemputan,” kata Wawan.

Razia dan pengawasan serupa, imbuh Wawan, masih akan terus dilakukan Pol PP untuk mencegah para pelajar bolos sekolah, terutama di sejumlah tempat yang kerap menjadi sasaran pelajar untuk bolos sekolah. ”Kita berharap tidak ada siswa yang bolos lagi. Kita akan rutin melakukan razia anak sekolah maupun razia lainnya yang mengganggu ketertiban umum,” tegasnya. (rio/aif/c1)

Baca Juga :  Awal Tahun 2021 STIE WiGa Lumajang Panen Prestasi

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/