alexametrics
22.2 C
Banyuwangi
Wednesday, June 29, 2022

Untag Gelar Program Pengembangan Kewirausahaan

RadarBanyuwangi.id – Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi menggelar pelatihan kewirausahaan. Salah satu rangkaian dari Program Kewirausahaan itu bertujuan membekali peserta dengan kemampuan bisnis. Seperti branding or nothing, strategi bisnis, dan inovasi marketing di masa pandemi. Selain itu, kiat merintis usaha sejak di bangku kuliah. Baik itu teori maupun contoh-contoh kontekstual yang dapat diaplikasikan untuk pengusaha pemula dan tingkat lanjut.

Kegiatan tersebut dilakukan beberapa tahap mulai bulan Juni sampai Oktober 2021. Rangkaian kegiatan PPK 2021 diselenggarakan secara online. Beberapa tema langsung dipaparkan oleh pemateri yang dipandang sebagai pakar sesuai dengan bidang kewirausahaan. Webinar dibagi menjadi empat sesi oleh pemateri yang expert dan berpengalaman di dunia bisnis. Mereka adalah Coach Yayak Ekay Cahyanto-Braderkay; Founder Fullare Creativework dan Founder BIG (Bususan Indo Global) Group dengan tema ”Branding or Nothing”. Tema ”Marketing di Masa Pandemi” disampaikan oleh Dian Ariyanti, Founder CIOMY (Baso Aci Yummy). Taufan B. Umbara, Presiden Pro Indonesia dengan tema ”How to Build a High Profit and High Value Business”. Selain itu, ada Didik Indra Pratama, CEO Yukbanyuwangi, PT Pratama Wisata Lintasnusa. Alumnus Untag itu pernah dinobatkan sebagai Alumni Inspiratif pada gelaran Untag Award. Dia memaparkan tema ”Kiat Merintis Usaha Sejak di Bangku Kuliah”.

Tema materi dipilih sesuai segmentasi peserta dan kebutuhan kontekstual saat ini. Setelah sesi webinar diberikan kesempatan mengikuti pelatihan, coaching dengan para coach yang andal, dan redesain logo. Bahkan, fasilitasi pendaftaran merek dalam kegiatan kompetisi bisnis PPK Batch 3 2021.

Pada kegiatan workshop, ada sesi coaching strategi bisnis yang menghadirkan Taufan B. Umbara, Business Strategic Advisor Yayasan Pro Indonesia. Taufan fokus membahas bagaimana cara membangun bisnis yang berkelanjutan melalui tools Smart Business Map (SBM Map). Acara yang dimoderatori Moh. Fahrurozi, dosen Fakultas Ekonomi Untag yang juga owner ZayrizArt dan Singayu itu dilangsungkan melalui platform digital Zoom Cloud Meeting. Meski daring, namun jumlah peserta yang mendaftar mencapai 174 orang dari seluruh program studi di Untag.

Kegiatan yang berkolaborasi dengan Yayasan Pro Indonesia dan mitra kerja sama lainnya itu dibuka oleh Wakil Rektor 1 Yovita Vivianty I Atmadjaja SE MCom. Menurutnya, program pengembangan kewirausahaan merupakan implementasi kebijakan merdeka belajar kampus merdeka. Kegiatan itu memberikan perhatian luar biasa kepada mahasiswa dan alumni yang tergabung dalam tenant PPK. Mereka dibekali ilmu bagaimana mengembangkan usahanya melalui kegiatan pelatihan dan workshop bisnis. ”Semoga webinar bisnis ini dapat membangkitkan semangat wirausaha, khususnya mahasiswa dan alumni yang tergabung di Program PPK di tengah pandemi saat ini, sekaligus wadah silaturahmi alumni terhadap almamater Untag,” harap Yovita.

Ketua PPK Untag Banyuwangi Dian Arief Pradana MPd mengatakan, program PPK merupakan program kerja sama Untag dengan Bidang Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset dan Teknologi/ Badan Riset dan Inovasi Nasional. PPK digulirkan untuk menunjang pengembangan inovasi, soft skill, dan hard skill tenant. Program pengembangan kewirausahaan merupakan wujud turut serta Untag mengimplementasikan merdeka belajar yang dapat diakses mahasiswa secara terbuka. ”Semoga rangkaian kegiatan PPK Batch 3 ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh peserta dan dapat menjadi bekal mengembangkan bisnisnya dan kecakapan setelah menyelesaikan studi,” kata Dian.

Pengelola PPK Dr Herdiana Dyah Susanti MT menambahkan, peserta program PPK akan dievaluasi untuk menghasilkan startup yang tumbuh dari dalam kampus. Di akhir produk yang dihasilkan akan dibekali dengan workshop desain visual dan calendar content. ”Juga agregator bisnis tentang bagaimana memanfaatkan channel promosi online yang dikembangkan PPK mapun marketplace yang ada,” pungkasnya. (*)

RadarBanyuwangi.id – Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi menggelar pelatihan kewirausahaan. Salah satu rangkaian dari Program Kewirausahaan itu bertujuan membekali peserta dengan kemampuan bisnis. Seperti branding or nothing, strategi bisnis, dan inovasi marketing di masa pandemi. Selain itu, kiat merintis usaha sejak di bangku kuliah. Baik itu teori maupun contoh-contoh kontekstual yang dapat diaplikasikan untuk pengusaha pemula dan tingkat lanjut.

Kegiatan tersebut dilakukan beberapa tahap mulai bulan Juni sampai Oktober 2021. Rangkaian kegiatan PPK 2021 diselenggarakan secara online. Beberapa tema langsung dipaparkan oleh pemateri yang dipandang sebagai pakar sesuai dengan bidang kewirausahaan. Webinar dibagi menjadi empat sesi oleh pemateri yang expert dan berpengalaman di dunia bisnis. Mereka adalah Coach Yayak Ekay Cahyanto-Braderkay; Founder Fullare Creativework dan Founder BIG (Bususan Indo Global) Group dengan tema ”Branding or Nothing”. Tema ”Marketing di Masa Pandemi” disampaikan oleh Dian Ariyanti, Founder CIOMY (Baso Aci Yummy). Taufan B. Umbara, Presiden Pro Indonesia dengan tema ”How to Build a High Profit and High Value Business”. Selain itu, ada Didik Indra Pratama, CEO Yukbanyuwangi, PT Pratama Wisata Lintasnusa. Alumnus Untag itu pernah dinobatkan sebagai Alumni Inspiratif pada gelaran Untag Award. Dia memaparkan tema ”Kiat Merintis Usaha Sejak di Bangku Kuliah”.

Tema materi dipilih sesuai segmentasi peserta dan kebutuhan kontekstual saat ini. Setelah sesi webinar diberikan kesempatan mengikuti pelatihan, coaching dengan para coach yang andal, dan redesain logo. Bahkan, fasilitasi pendaftaran merek dalam kegiatan kompetisi bisnis PPK Batch 3 2021.

Pada kegiatan workshop, ada sesi coaching strategi bisnis yang menghadirkan Taufan B. Umbara, Business Strategic Advisor Yayasan Pro Indonesia. Taufan fokus membahas bagaimana cara membangun bisnis yang berkelanjutan melalui tools Smart Business Map (SBM Map). Acara yang dimoderatori Moh. Fahrurozi, dosen Fakultas Ekonomi Untag yang juga owner ZayrizArt dan Singayu itu dilangsungkan melalui platform digital Zoom Cloud Meeting. Meski daring, namun jumlah peserta yang mendaftar mencapai 174 orang dari seluruh program studi di Untag.

Kegiatan yang berkolaborasi dengan Yayasan Pro Indonesia dan mitra kerja sama lainnya itu dibuka oleh Wakil Rektor 1 Yovita Vivianty I Atmadjaja SE MCom. Menurutnya, program pengembangan kewirausahaan merupakan implementasi kebijakan merdeka belajar kampus merdeka. Kegiatan itu memberikan perhatian luar biasa kepada mahasiswa dan alumni yang tergabung dalam tenant PPK. Mereka dibekali ilmu bagaimana mengembangkan usahanya melalui kegiatan pelatihan dan workshop bisnis. ”Semoga webinar bisnis ini dapat membangkitkan semangat wirausaha, khususnya mahasiswa dan alumni yang tergabung di Program PPK di tengah pandemi saat ini, sekaligus wadah silaturahmi alumni terhadap almamater Untag,” harap Yovita.

Ketua PPK Untag Banyuwangi Dian Arief Pradana MPd mengatakan, program PPK merupakan program kerja sama Untag dengan Bidang Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset dan Teknologi/ Badan Riset dan Inovasi Nasional. PPK digulirkan untuk menunjang pengembangan inovasi, soft skill, dan hard skill tenant. Program pengembangan kewirausahaan merupakan wujud turut serta Untag mengimplementasikan merdeka belajar yang dapat diakses mahasiswa secara terbuka. ”Semoga rangkaian kegiatan PPK Batch 3 ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh peserta dan dapat menjadi bekal mengembangkan bisnisnya dan kecakapan setelah menyelesaikan studi,” kata Dian.

Pengelola PPK Dr Herdiana Dyah Susanti MT menambahkan, peserta program PPK akan dievaluasi untuk menghasilkan startup yang tumbuh dari dalam kampus. Di akhir produk yang dihasilkan akan dibekali dengan workshop desain visual dan calendar content. ”Juga agregator bisnis tentang bagaimana memanfaatkan channel promosi online yang dikembangkan PPK mapun marketplace yang ada,” pungkasnya. (*)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/