alexametrics
23 C
Banyuwangi
Wednesday, August 17, 2022

Setahun Pimpin Unars, Karnadi Bawa Banyak Kemajuan

JawaPos.com – Drs. Karnadi belum terlalu lama menjadi Rektor Universitas Abdurrahman Saleh (Unars) Situbondo. Baru setahun. Meski demikian, dia dinilai sudah banyak membawa kemajuan bagi perguruan tinggi swasta ini.

Tentang kesuksesannya tersebut diakui Wakil Rektor I Unars, Muhammad Yusuf Ibrahim. Dia mengatakan, Karnadi telah membangun kerjasama dengan berbagai elemen. Mulai jajaran pemerintah daerah, provinsi hingga pusat. Termasuk juga dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama. “Ini untuk menjamin pelaksanaan tridharma yang kondusif dan mendukung kemajuan ekonomi, sosial, politik, budaya,” katanya.

Kerja sama yang dibangun Rektor selama satu tahun terakhir ini, bersinergi dengan Balai Pengelolaan Budidaya Air Payau (BPBAP), BI Corner Tahun 2019. Ada beberapa bantuan dari hasil kerja sama tersebut. Seperti Bantuan laptop dan modem dari Bank Indonesia, serta bantuan UKT selama satu semester kepada 457 mahasiswa.

Ada juga Beasiswa  Bidikmisi terhadap 26 orang,  Bidikmisi melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) tahap 1 sebanyak 90 mahasiswa, 176 beasiswa bidikmisi melalui KIP tahap 2. Beasiswa lainnya, Situbondo Unggul 15 Orang, Indonesia Cerdas BRI Situbondo tujuh penerima, beasiswa tahfid delapan orang, serta dua mahasiswa menerima beasiswa Unggulan KementerianPendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Baca Juga :  Sekolah Pinggiran Mulai Uji Coba Pendidikan Tatap Muka

Yusuf juga menyampaikan, selama kepemimpinan Rektor, kemajuan di bidang akademik juga terlihat. Terbukti, ada beberapa mahasiswa mendapatkan program Penelitian Kegiatan Mahasiswa(PKM). “PKM itu program dari pemerintah. Negera memberikan bantuan dana untuk penelitian mahasiswa,” terangnya.

Unars Situbondo juga menjalin kerjasama dengan Filipina dalam kegiatan seminar bersama. Saat ini, sedang menindaklanjuti kerjasama dengan Raja Manggala Thailand. “Tahun sebelumnya, kita sudah mengirimkan mahasiswa ke Thailand dalam rangka pertukaran mahasiswa,” kata Yusuf.

Harapannya ke depan, Unars tetap mendapatkan kepercayaan lebih dari masyarakat dan pemerintah. Sehingga Unars menjadi kebanggaan masyarakat Situbondo.

“Jumlah mahasiswa baru mengalami peningkatan yang luar biasa. Tahun ini mahasiswa baru mencapai 769. Meningkat 76,5 persen dari tahun sebelumnya,” katanya.

Baca Juga :  Mahasiswa Unars Galang Dana untuk Warga Terdampak PPKM

Penambahan jumlah mahasiswa tersebut dinilai capaian cemerlang. Sebab, di tengah pandemi Covid-19, tidak sedikit perguruan tinggi kekurangan mahasiswa baru. “Pelaksanaan tridharma mengikuti petunjuk dari Kemendikbud. Yaitu perkuliahan elektik atau campuran antara daring dan luring. Meski demikian, jumlah mahasiswa meningkat,” ujar Yusuf.

Ada beberapa agenda yang dicanangkan Unars ke depan. Di antaranya, memberikan kuliah gratis melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP). Yusuf mengaku, pada tahun akademik 2020-2021, ada 266 mahasiwa mendapatkan beasiswa KIP. Di tahun 2021-2022, Unars sudah mengusulkan penambahan penerima beasiswa KIP ke Kemendikbud.

“Unars lembaga pendidikan yang ingin membantu negara dalam mengamanatkan undang-undang menjalankan pendidikan nasional untuk memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi di daerah,” kata Yusuf.

Dia menambahkan, Unars akan terus mendukung program pemerintah daerah. Terutama dalam kewirausahaan ekonomi kreatif dan pariwisata. Untuk bidang ini, beberapa karya produk mahasiswa dan alumni Unars sudah tembus pasar nasional dan internasional. (bib)

JawaPos.com – Drs. Karnadi belum terlalu lama menjadi Rektor Universitas Abdurrahman Saleh (Unars) Situbondo. Baru setahun. Meski demikian, dia dinilai sudah banyak membawa kemajuan bagi perguruan tinggi swasta ini.

Tentang kesuksesannya tersebut diakui Wakil Rektor I Unars, Muhammad Yusuf Ibrahim. Dia mengatakan, Karnadi telah membangun kerjasama dengan berbagai elemen. Mulai jajaran pemerintah daerah, provinsi hingga pusat. Termasuk juga dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama. “Ini untuk menjamin pelaksanaan tridharma yang kondusif dan mendukung kemajuan ekonomi, sosial, politik, budaya,” katanya.

Kerja sama yang dibangun Rektor selama satu tahun terakhir ini, bersinergi dengan Balai Pengelolaan Budidaya Air Payau (BPBAP), BI Corner Tahun 2019. Ada beberapa bantuan dari hasil kerja sama tersebut. Seperti Bantuan laptop dan modem dari Bank Indonesia, serta bantuan UKT selama satu semester kepada 457 mahasiswa.

Ada juga Beasiswa  Bidikmisi terhadap 26 orang,  Bidikmisi melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) tahap 1 sebanyak 90 mahasiswa, 176 beasiswa bidikmisi melalui KIP tahap 2. Beasiswa lainnya, Situbondo Unggul 15 Orang, Indonesia Cerdas BRI Situbondo tujuh penerima, beasiswa tahfid delapan orang, serta dua mahasiswa menerima beasiswa Unggulan KementerianPendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Baca Juga :  Kirim 150 Siswa Pesanggaran Ikut Discovery

Yusuf juga menyampaikan, selama kepemimpinan Rektor, kemajuan di bidang akademik juga terlihat. Terbukti, ada beberapa mahasiswa mendapatkan program Penelitian Kegiatan Mahasiswa(PKM). “PKM itu program dari pemerintah. Negera memberikan bantuan dana untuk penelitian mahasiswa,” terangnya.

Unars Situbondo juga menjalin kerjasama dengan Filipina dalam kegiatan seminar bersama. Saat ini, sedang menindaklanjuti kerjasama dengan Raja Manggala Thailand. “Tahun sebelumnya, kita sudah mengirimkan mahasiswa ke Thailand dalam rangka pertukaran mahasiswa,” kata Yusuf.

Harapannya ke depan, Unars tetap mendapatkan kepercayaan lebih dari masyarakat dan pemerintah. Sehingga Unars menjadi kebanggaan masyarakat Situbondo.

“Jumlah mahasiswa baru mengalami peningkatan yang luar biasa. Tahun ini mahasiswa baru mencapai 769. Meningkat 76,5 persen dari tahun sebelumnya,” katanya.

Baca Juga :  Perkuat Kompetensi Pelajar, Gelar Fasilitasi Profil Pelajar Pancasila

Penambahan jumlah mahasiswa tersebut dinilai capaian cemerlang. Sebab, di tengah pandemi Covid-19, tidak sedikit perguruan tinggi kekurangan mahasiswa baru. “Pelaksanaan tridharma mengikuti petunjuk dari Kemendikbud. Yaitu perkuliahan elektik atau campuran antara daring dan luring. Meski demikian, jumlah mahasiswa meningkat,” ujar Yusuf.

Ada beberapa agenda yang dicanangkan Unars ke depan. Di antaranya, memberikan kuliah gratis melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP). Yusuf mengaku, pada tahun akademik 2020-2021, ada 266 mahasiwa mendapatkan beasiswa KIP. Di tahun 2021-2022, Unars sudah mengusulkan penambahan penerima beasiswa KIP ke Kemendikbud.

“Unars lembaga pendidikan yang ingin membantu negara dalam mengamanatkan undang-undang menjalankan pendidikan nasional untuk memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi di daerah,” kata Yusuf.

Dia menambahkan, Unars akan terus mendukung program pemerintah daerah. Terutama dalam kewirausahaan ekonomi kreatif dan pariwisata. Untuk bidang ini, beberapa karya produk mahasiswa dan alumni Unars sudah tembus pasar nasional dan internasional. (bib)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/