Sabtu, 23 Oct 2021
Radar Banyuwangi
Home / Edukasi
icon featured
Edukasi
LKP DESY EDUCATION

Peserta PKK, Praktik Kelas Industri Perhotelan di eL Royale Hotel

12 Oktober 2021, 08: 43: 04 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

Peserta PKK, Praktik Kelas Industri Perhotelan di eL Royale Hotel

JANGAN GROGI YA: Peserta program PKK didampingi RB Manajer Christian Nur Ardiyanto (pegang mik) saat praktik menyajikan hidangan kepada tamu. (BENNY SISWANTO/RABA)

Share this      

KABAT, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Peserta program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) Tipe A; Platinum bidang perhotelan jenjang III mengikuti praktik kelas industri perhotelan yang digelar di eL Royale Hotel Banyuwangi, Senin (11/10).

Kegiatan yang difasilitasi Direktorat Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kemendikbudristek RI ini dilaksanakan oleh Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Desy Education (DE) Banyuwangi.

Sehari kemarin, peserta program PKK mendapatkan pengalaman praktik Food and Beverage (FB) Service, tata cara melayani dan menghidangkan makanan bagi tamu yang dikawal RB Manajer eL Royale Hotel Christian Nur Ardiyanto.

Baca juga: Praktik Food and Beverage Service ala Hotel Berbintang

Di hadapan peserta PKK, Christian menjelaskan tentang table manner etika penyajian makanan yang benar bagi tamu. Dijelaskan pula perihal tata letak peralatan makan, fungsi, dan penggunaannya. ”Saat menyajikan, selain sopan kita harus percaya diri dan jangan grogi,” pesan Christian.

Human Resource Manager eL Royale Hotel Banyuwangi Destyka Ganear dalam welcoming speech-nya mengaku siap menyambut peserta program PKK dari LKP DE Banyuwangi. ”Saat ini sudah banyak alumni LKP DE diterima bekerja di eL Hotel Royale,” beber Tyka.

Menurut Tyka, dunia perhotelan luas dan pariwisata Banyuwangi mulai bangkit. ”Berbahagialah Anda menjadi SDM unggulan di bidang perhotelan. Terima kasih atas kerja samanya, ke depan terus berlanjut memberi kesempatan peserta terbaiknya bekerja di eL Hotel Royale. Sukses Buat LKP DE,” bangga Tyka. 

Sementara itu, Direktur LKP DE Banyuwangi Handoyo Saputro MPd MSi mengatakan, selain mendapat pelatihan, peserta didik akan dibekali 3 sertifikat kompetensi agar mudah diterima IDUKA. Ketiga sertifikat tersebut berasal dari Lembaga Sertifikat Kompetensi (LSK), Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), dan sertifikat TOEFL International

”IDUKA tidak repot ketika peserta OJT atau jadi karyawan sudah mendapat sertifikasi kompetensi bertaraf nasional maupun internasional yang difasilitasi oleh Kemendikbudristek RI,” jelas handoyo.

Tidak hanya itu, jika bahasa Mandarinnya bagus, menurut Handoyo, peserta didik akan dibantu mengurus di HKS level 2. ”Apa pun yang dibutuhkan oleh IDUKA, pastinya telah dipersiapkan dengan baik dan matang oleh LKP DE,” pungkas Handoyo. (*)

(bw/als/ics/JPR)

©2021 PT. JawaPos Group Multimedia