alexametrics
24.7 C
Banyuwangi
Saturday, August 13, 2022

Unars MoU dengan GMPK dan Unhan Bogor

SITUBONDO – Universitas Abdurrahman Saleh (Unars) Situbondo terus menjalani kerjasama dengan berbagai pihak. Yang terbaru, ada dua lembaga yang digandeng. Pada 25 Januari lalu, MoU dengan Universitas Pertahanan (Unhan) Bogor. Tidak berselang lama, Unars menandatangani nota kerjasama dengan Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK).

Rektor Unars, Ir. Martono Achmar mengatakan, MoU dengan GMPK dilaksanakan di kampus Unars pada Jum’at (09/02) lalu. Saat itu, hadir secara langsung ke Situbondo, pendiri GMPK, Bibit Samad Riyanto.

Dalam kesempatan tersebut, Bibit Samad Riyanto berkesempatan memaparkan tentang korupsi di hadapan dosen dan mahasiswa. “Ini untuk memberikan pembekalan kepada mahasiswa agar peduli dengan pemberantasan korupsi. Dalam artian, tidak korupsi dan lain sebagainya,” kata Martono.

Baca Juga :  Implementasi UKBI Dorong Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia

Kata dia, mahasiswa Unars harus mengambil bagian dalam pencegahan tindakan korupsi. Misalnya bisa berperan dalam memberikan pemahaman tentang pengelolaan dana keuangan desa. “Ketika melaksanakan KKN misalnya, bisa memberikan informasi yang benar kepada desa dalam penggunaan dana tersebut,” imbuhnya.

Martono menambahkan, MoU dengan GMPK untuk pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi (pendidikan, pengabdian masyarakat, dan penelitian). “Dalam bidang pendidikan, suatu saat kita mengundang GMPK lagi,” ujarnya

Menurutnya, Unars Situbondo juga mengemban misi penelitian dan pengabdian masyarakat. Keduanya itu harus bisa dikembangkan. Atas dasar itulah, Martono memandang, kerjasama dengan GMPK sangat penting. “Bagaimana memberantas korupsi di masyarakat, maupun pemerintahan. Mahasiswa minimal tahu, punya modal, mental, hingga benar-benar anti korupsi,” katanya. (bib/pri)

Baca Juga :  Resmi Dilaunching, Satu-satunya Sekolah Negeri Budaya di Indonesia

SITUBONDO – Universitas Abdurrahman Saleh (Unars) Situbondo terus menjalani kerjasama dengan berbagai pihak. Yang terbaru, ada dua lembaga yang digandeng. Pada 25 Januari lalu, MoU dengan Universitas Pertahanan (Unhan) Bogor. Tidak berselang lama, Unars menandatangani nota kerjasama dengan Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK).

Rektor Unars, Ir. Martono Achmar mengatakan, MoU dengan GMPK dilaksanakan di kampus Unars pada Jum’at (09/02) lalu. Saat itu, hadir secara langsung ke Situbondo, pendiri GMPK, Bibit Samad Riyanto.

Dalam kesempatan tersebut, Bibit Samad Riyanto berkesempatan memaparkan tentang korupsi di hadapan dosen dan mahasiswa. “Ini untuk memberikan pembekalan kepada mahasiswa agar peduli dengan pemberantasan korupsi. Dalam artian, tidak korupsi dan lain sebagainya,” kata Martono.

Baca Juga :  Stikes Banyuwangi Lantik 82 Ners Muda

Kata dia, mahasiswa Unars harus mengambil bagian dalam pencegahan tindakan korupsi. Misalnya bisa berperan dalam memberikan pemahaman tentang pengelolaan dana keuangan desa. “Ketika melaksanakan KKN misalnya, bisa memberikan informasi yang benar kepada desa dalam penggunaan dana tersebut,” imbuhnya.

Martono menambahkan, MoU dengan GMPK untuk pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi (pendidikan, pengabdian masyarakat, dan penelitian). “Dalam bidang pendidikan, suatu saat kita mengundang GMPK lagi,” ujarnya

Menurutnya, Unars Situbondo juga mengemban misi penelitian dan pengabdian masyarakat. Keduanya itu harus bisa dikembangkan. Atas dasar itulah, Martono memandang, kerjasama dengan GMPK sangat penting. “Bagaimana memberantas korupsi di masyarakat, maupun pemerintahan. Mahasiswa minimal tahu, punya modal, mental, hingga benar-benar anti korupsi,” katanya. (bib/pri)

Baca Juga :  Dispendik Mapping Sekolah yang Kekurangan Guru

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/