alexametrics
24 C
Banyuwangi
Monday, August 8, 2022

Pengecoran Break, Warga Makan Siang Gule Kambing

BANYUWANGI – Sekuat-kuatnya tenaga manusia pasti capek juga. Puluhan warga yang ikut mengecor lantai dua Ponpes Al-Qodiri VIII Kelir akhirnya beristirahat. Mereka pun diberi makan yaitu gule kambing.

Wakil Pengasuh Ponpes Al-Qodiri VIII, Ustad Tohari menyebut gule kambing sengaja disediakan untuk konsumsi warga yang membantu proses pengecoran. “Ada dua kambing yang sekarang disembelih untuk selamatan dan untuk konsumsi warga. Alhamdulillah tadi cukup,” jelasnya.

Pada moment istirahat itu, para ibu-ibu dan santri langsung memberikan gule kambing. Warga pun menyantapnya dengan lahap. Beberapa dari mereka bahkan ada yang tambah, seperti Bahroji. “Saya lapar, tadi berangkat belum makan,” cetusnya.

Melahap gule kambing dilakukan dengan cukup cepat. Sebab, proses pengecoran masih tersisa sekitar 60 meter persegi. Warga yang sudah makan kemudian bergegas kembali mengerjakan cor lantai dua.

Baca Juga :  Bintang Raih Juara di Olimpiade Bahasa Inggris

Sementara itu, piring-piring yang kotor langsung dibersihkan oleh para santri putri. Piring-piring yang masih terdapat sisa makanannya dikumpulkan tersendiri. Sisa makanan tersebut kemudian diberikan kepada ayam.

BANYUWANGI – Sekuat-kuatnya tenaga manusia pasti capek juga. Puluhan warga yang ikut mengecor lantai dua Ponpes Al-Qodiri VIII Kelir akhirnya beristirahat. Mereka pun diberi makan yaitu gule kambing.

Wakil Pengasuh Ponpes Al-Qodiri VIII, Ustad Tohari menyebut gule kambing sengaja disediakan untuk konsumsi warga yang membantu proses pengecoran. “Ada dua kambing yang sekarang disembelih untuk selamatan dan untuk konsumsi warga. Alhamdulillah tadi cukup,” jelasnya.

Pada moment istirahat itu, para ibu-ibu dan santri langsung memberikan gule kambing. Warga pun menyantapnya dengan lahap. Beberapa dari mereka bahkan ada yang tambah, seperti Bahroji. “Saya lapar, tadi berangkat belum makan,” cetusnya.

Melahap gule kambing dilakukan dengan cukup cepat. Sebab, proses pengecoran masih tersisa sekitar 60 meter persegi. Warga yang sudah makan kemudian bergegas kembali mengerjakan cor lantai dua.

Baca Juga :  Era Digital, Semua Orang Harus Mampu Adaptasi

Sementara itu, piring-piring yang kotor langsung dibersihkan oleh para santri putri. Piring-piring yang masih terdapat sisa makanannya dikumpulkan tersendiri. Sisa makanan tersebut kemudian diberikan kepada ayam.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/