alexametrics
23.8 C
Banyuwangi
Tuesday, July 5, 2022

Pemkab Merauke Gandeng BP2 Penerbang

BLIMBINGSARI – Pemkab Merauke dan Papua Barat memilih putra daerahnya untuk mengenyam pendidikan di Balai Pendidikan dan Pelatihan (BP2) Penerbang Banyuwangi. Awalnya, para putra daerah Merauke tersebut menjalani beberapa tes. Di antaranya tes potensi akademik, kesehatan, psikotes, samapta, wawancara, dan bakat terbang.

Semua dilakukan di Jakarta, tepatnya di Balai Kesehatan Penerbangan Jakarta pada bulan April lalu. Termasuk tes kesehatan tahap dua juga dilakukan di sana. Selanjutnya para calon taruna kelahiran Merauke ini menjalani masa dasar pembentukan karakter (madatukar) beserta Jungle and Sea Survival bersama calon taruna angkatan XV di Pangkalan TNI AL (Lanal) Banyuwangi.

Baru Senin (7/5), mereka dilantik menjadi taruna BP2 Penerbang Banyuwangi sekaligus penandatanganan kerja sama antara Pemkab Merauke dengan BP2 Penerbang Banyuwangi. Dalam acara yang berlangsung di kampus BP2 Penerbang Banyuwangi ini turut hadir Kabag Kesra Setda Kabupaten Merauke Yacobus Mamuyab SPd, Pelaksana PD Bang Kesra Hendrikus Maturbongs Sip, Kabag Umum dan Kepegawaian Dishub Provinsi Papua Barat Dasri, serta Kasat Reskrim Polres Teluk Wondama Christanus Madya MSH.

Mereka juga berkesempatan mencoba simulator Alsim Multi Engine Seneca yang dimiliki oleh BP2 Penerbang Banyuwangi. Acara diakhiri dengan joy flight bersama instruktur profesional Sekolah Pilot di Blimbingsari ini.

BP2 Penerbang Banyuwangi selain mencetak pilot dari lulusan umum juga membuka penerimaan dari jalur kerja sama dengan beberapa pemerintah daerah se-Indonesia. Salah satu yang sudah terlaksana pada tahun 2017 lalu adalah kerja sama dengan pemerintah Kota Surabaya dan berhasil meluluskan lima penerbang yang saat ini telah bekerja di Citilink Indonesia. (*/aif/c1)

BLIMBINGSARI – Pemkab Merauke dan Papua Barat memilih putra daerahnya untuk mengenyam pendidikan di Balai Pendidikan dan Pelatihan (BP2) Penerbang Banyuwangi. Awalnya, para putra daerah Merauke tersebut menjalani beberapa tes. Di antaranya tes potensi akademik, kesehatan, psikotes, samapta, wawancara, dan bakat terbang.

Semua dilakukan di Jakarta, tepatnya di Balai Kesehatan Penerbangan Jakarta pada bulan April lalu. Termasuk tes kesehatan tahap dua juga dilakukan di sana. Selanjutnya para calon taruna kelahiran Merauke ini menjalani masa dasar pembentukan karakter (madatukar) beserta Jungle and Sea Survival bersama calon taruna angkatan XV di Pangkalan TNI AL (Lanal) Banyuwangi.

Baru Senin (7/5), mereka dilantik menjadi taruna BP2 Penerbang Banyuwangi sekaligus penandatanganan kerja sama antara Pemkab Merauke dengan BP2 Penerbang Banyuwangi. Dalam acara yang berlangsung di kampus BP2 Penerbang Banyuwangi ini turut hadir Kabag Kesra Setda Kabupaten Merauke Yacobus Mamuyab SPd, Pelaksana PD Bang Kesra Hendrikus Maturbongs Sip, Kabag Umum dan Kepegawaian Dishub Provinsi Papua Barat Dasri, serta Kasat Reskrim Polres Teluk Wondama Christanus Madya MSH.

Mereka juga berkesempatan mencoba simulator Alsim Multi Engine Seneca yang dimiliki oleh BP2 Penerbang Banyuwangi. Acara diakhiri dengan joy flight bersama instruktur profesional Sekolah Pilot di Blimbingsari ini.

BP2 Penerbang Banyuwangi selain mencetak pilot dari lulusan umum juga membuka penerimaan dari jalur kerja sama dengan beberapa pemerintah daerah se-Indonesia. Salah satu yang sudah terlaksana pada tahun 2017 lalu adalah kerja sama dengan pemerintah Kota Surabaya dan berhasil meluluskan lima penerbang yang saat ini telah bekerja di Citilink Indonesia. (*/aif/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/