alexametrics
24.5 C
Banyuwangi
Monday, July 4, 2022

Akhirnya, Insentif Guru Tidak Tetap Cair Juga

BANYUWANGI – Janji Pemkab Banyuwangi memberikan insentif kepada guru tidak tetap (GGT) dan pegawai tidak tetap  (PTT) yang terdaftar sebagai tenaga honorer kategori dua (K2) pada bulan Oktober, November, dan Desember 2017 lalu akhirnya direalisasikan.  Kepastian pencairan itu  disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Sulihtiyono melalui Kasubag Keuangan Nuriyatus Sholeha.

Menurutnya, honor atau insentif GTT, PTT K2 realisasi bulan Oktober, November, dan Desember 2017 sudah cair. Selanjutnya, honor tersebut akan direalisasikan ke masing-masing penerima.

Besaran nominal yang akan diterimakan, jelas Nuri,  untuk K-2  Rp 1 juta per orang per bulan. GTT Rp 750 ribu dan operator Rp 553 ribu. “Jadi untuk K2 akan menerima Rp 3 juta per orang. Sementara GTT, Rp 2.250 ribu dan operator Rp 1.650 ribu,” jelasnya.

Nuri menjelaskan, untuk K-2 yang akan menerima insentif realisasi bulan Oktober, November, dan Desember 2017 itu sebanyak, 1558 orang, GTT 1700 orang dan operator sejumlah 600 orang. Jika dikalikan berdasarkan besaran nominalnya, maka anggaran untuk honor K2,GTT da operator sejumlah Rp 9,8 miliar.

Namun demikian, lanjut Nuri, apabila ada satu orang yang menerima insentif K2, GTT, dan operator, maka salah satu atau nilai terendah segera dikembalikan ke Dinas Pendidikan Banyuwangi agar tidak terjadi double anggaran pembayaran.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Samsudin mengatakan, untuk honor GTT K2 pada bulan Oktober, November, dan Desember sudah proses overbooking di kas daerah Jumat lalu, (5/1). Sehingga, insentif atau honor GTT, PTT K2 sudah dicairkan dari kas daerah kepada Bendahara Dinas Pendidikan Banyuwangi.

Lebih lanjut Samsudin menambahkan, tidak hanya honor GTT,PTT K2 dan operator yang sudah diproses. Bagi guru sertifikasi juga sudah dilakukan proses dan pencairan. Dokumen pengajuan GTT,PTT K2 tersebut baru selesai verifikasi lengkap pada Jumat siang (5/1). Pada Jumat sore, pencairannya baru bisa diproses dari kas daerah. “Untuk detail jumlah nominalnya tidak terlalu memperhatikan, rinciannya bisa ditanyakan lagsung ke SKPD terkait,” tandas Samsudin.

Koordinator GTT dan PTT K2 Banyuwangi Anis Audiyah mengaku telah mendapat kabar gembira tersebut dari Dinas Pendidikan Banyuwangi. “Rencananya Senin besok (hari ini) akan dicarikan. Terimakasih, apa yang menjadi harapan kami GTT, PTT K2 sudah direalisasikan,” tandasnya.

BANYUWANGI – Janji Pemkab Banyuwangi memberikan insentif kepada guru tidak tetap (GGT) dan pegawai tidak tetap  (PTT) yang terdaftar sebagai tenaga honorer kategori dua (K2) pada bulan Oktober, November, dan Desember 2017 lalu akhirnya direalisasikan.  Kepastian pencairan itu  disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Sulihtiyono melalui Kasubag Keuangan Nuriyatus Sholeha.

Menurutnya, honor atau insentif GTT, PTT K2 realisasi bulan Oktober, November, dan Desember 2017 sudah cair. Selanjutnya, honor tersebut akan direalisasikan ke masing-masing penerima.

Besaran nominal yang akan diterimakan, jelas Nuri,  untuk K-2  Rp 1 juta per orang per bulan. GTT Rp 750 ribu dan operator Rp 553 ribu. “Jadi untuk K2 akan menerima Rp 3 juta per orang. Sementara GTT, Rp 2.250 ribu dan operator Rp 1.650 ribu,” jelasnya.

Nuri menjelaskan, untuk K-2 yang akan menerima insentif realisasi bulan Oktober, November, dan Desember 2017 itu sebanyak, 1558 orang, GTT 1700 orang dan operator sejumlah 600 orang. Jika dikalikan berdasarkan besaran nominalnya, maka anggaran untuk honor K2,GTT da operator sejumlah Rp 9,8 miliar.

Namun demikian, lanjut Nuri, apabila ada satu orang yang menerima insentif K2, GTT, dan operator, maka salah satu atau nilai terendah segera dikembalikan ke Dinas Pendidikan Banyuwangi agar tidak terjadi double anggaran pembayaran.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Samsudin mengatakan, untuk honor GTT K2 pada bulan Oktober, November, dan Desember sudah proses overbooking di kas daerah Jumat lalu, (5/1). Sehingga, insentif atau honor GTT, PTT K2 sudah dicairkan dari kas daerah kepada Bendahara Dinas Pendidikan Banyuwangi.

Lebih lanjut Samsudin menambahkan, tidak hanya honor GTT,PTT K2 dan operator yang sudah diproses. Bagi guru sertifikasi juga sudah dilakukan proses dan pencairan. Dokumen pengajuan GTT,PTT K2 tersebut baru selesai verifikasi lengkap pada Jumat siang (5/1). Pada Jumat sore, pencairannya baru bisa diproses dari kas daerah. “Untuk detail jumlah nominalnya tidak terlalu memperhatikan, rinciannya bisa ditanyakan lagsung ke SKPD terkait,” tandas Samsudin.

Koordinator GTT dan PTT K2 Banyuwangi Anis Audiyah mengaku telah mendapat kabar gembira tersebut dari Dinas Pendidikan Banyuwangi. “Rencananya Senin besok (hari ini) akan dicarikan. Terimakasih, apa yang menjadi harapan kami GTT, PTT K2 sudah direalisasikan,” tandasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/