alexametrics
22.2 C
Banyuwangi
Wednesday, June 29, 2022

17 Taruna Tuntas Ikuti Diklat Penerbang

BLIMBINGSARI – Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbang (BP2P) Banyuwangi melaksanakan kegiatan penutupan diklat penerbang sayap tetap untuk para tarunanya, Jumat sore (5/1). Bertempat di depan hangar utama BP2P  Banyuwangi, kegiatan ini melibatkan angkatan XIII yang berjumlah 17 taruna.

Terdiri dari 3 taruna pendidikan sayap terbang dan 14 taruna nondiploma penerbang angkatan XIII. Khusus pendidikan penerbang sayap tetap, mereka telah lulus kualifikasi PPL, Ground IR, dan simulator IR. Pendidikan dan pelatihan penerbang sayap tetap sendiri dilaksanakan sejak 25 April 2015 dan berakhir 22 Desember 2017. Sedangkan masa dasar pembentukan karakter taruna (madatukar) berlangsung pada 23 Desember yang lalu.

Para taruna tersebut menempuh stage ground school PPL selama 248 jam, simulator IR selama 10 jam, flight training selama 45 jam. Sedangkan untuk IR ditempuh selama 72 jam, simulator IR 20 jam.

Dari penutupan tersebut dikukuhkan lulusan terbaik berasal dari Kampar atas nama Bripda Jonas Halomon Sinaga. Bripda Jonas memperoleh nilai rata-rata 86,9 dengan total terbang 45 jam.

Afen Sena selaku Kepala BP2P Banyuwangi menjelaskan, pihaknya telah melakukan kerja sama dengan Polisi Udara sejak tahun 2015. Armada yang dimiliki BP2 Penerbang Banyuwangi saat ini adalah 24 pesawat latih tipe Cessna 172 SP dan 2 pesawat tipe multi engine.

Hal ini bertujuan untuk menjawab tantangan global pemenuhan SDM di bidang perhubungan udara terutama penerbang pesawat komersil.

Hadir dalam upacara penutupan diklat angkatan XIII tersebut adalah Kesatuan Polisi Udara Baharkam Pondok Cabe, Danlanal Banyuwangi, Kapolres Banyuwangi, Kepala Bandara Banyuwangi, Dandim 0825 Banyuwangi, jajaran dinas perhubungan Banyuwangi, Muspika Blimbingsari, dan tokoh masyarakat setempat.

BLIMBINGSARI – Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbang (BP2P) Banyuwangi melaksanakan kegiatan penutupan diklat penerbang sayap tetap untuk para tarunanya, Jumat sore (5/1). Bertempat di depan hangar utama BP2P  Banyuwangi, kegiatan ini melibatkan angkatan XIII yang berjumlah 17 taruna.

Terdiri dari 3 taruna pendidikan sayap terbang dan 14 taruna nondiploma penerbang angkatan XIII. Khusus pendidikan penerbang sayap tetap, mereka telah lulus kualifikasi PPL, Ground IR, dan simulator IR. Pendidikan dan pelatihan penerbang sayap tetap sendiri dilaksanakan sejak 25 April 2015 dan berakhir 22 Desember 2017. Sedangkan masa dasar pembentukan karakter taruna (madatukar) berlangsung pada 23 Desember yang lalu.

Para taruna tersebut menempuh stage ground school PPL selama 248 jam, simulator IR selama 10 jam, flight training selama 45 jam. Sedangkan untuk IR ditempuh selama 72 jam, simulator IR 20 jam.

Dari penutupan tersebut dikukuhkan lulusan terbaik berasal dari Kampar atas nama Bripda Jonas Halomon Sinaga. Bripda Jonas memperoleh nilai rata-rata 86,9 dengan total terbang 45 jam.

Afen Sena selaku Kepala BP2P Banyuwangi menjelaskan, pihaknya telah melakukan kerja sama dengan Polisi Udara sejak tahun 2015. Armada yang dimiliki BP2 Penerbang Banyuwangi saat ini adalah 24 pesawat latih tipe Cessna 172 SP dan 2 pesawat tipe multi engine.

Hal ini bertujuan untuk menjawab tantangan global pemenuhan SDM di bidang perhubungan udara terutama penerbang pesawat komersil.

Hadir dalam upacara penutupan diklat angkatan XIII tersebut adalah Kesatuan Polisi Udara Baharkam Pondok Cabe, Danlanal Banyuwangi, Kapolres Banyuwangi, Kepala Bandara Banyuwangi, Dandim 0825 Banyuwangi, jajaran dinas perhubungan Banyuwangi, Muspika Blimbingsari, dan tokoh masyarakat setempat.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/