alexametrics
25.3 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Peserta PKK, Cooking Class bersama Chef Hotel Kokoon

KABAT, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Definisi memasak adalah menyiapkan makan untuk dihidangkan sehingga perlu adanya preparation dan proses memilih kuantitas serta mencampur bahan makanan dengan urutan tertentu dengan tujuan untuk mendapatkan hasil yang diharapkan.

Hal ini diungkapkan Chef Jerri Irwandoko dari Kokoon Hotel Banyuwangi saat memandu acara cooking class yang diikuti 60 peserta program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Desy Education (DE) Banyuwangi di Hotel Kokoon Banyuwangi, Senin kemarin (4/10).

Dalam kesempatan tersebut, Chef Jerri menjelaskan tentang basic cooking (dasar memasak) yang meliputi tata cara memotong bahan dan pengenalan istilah nama-nama produk di kitchen. Tidak lupa, Chef Jerri juga berbagi tips dan trik serta teknik dalam proses memasak yang benar dan tepat di hadapan peserta program PKK.

Chef Jerri menyampaikan, selain menyiapkan bahan dan tempat untuk memasak, alat bantu kitchen seperti pisau juga harus dipersiapkan. Di mana, pisau yang dipergunakan, menurut Chef Jerri, memiliki warna dan fungsi masing-masing yang berbeda penggunaannya.

”Pisau warna kuning dipergunakan untuk memotong poultry seperti ayam, bebek. Warna merah untuk daging, warna biru identik dengan seafood, warna hijau untuk sayuran atau vegetable, dan warna hitam untuk roti atau buah-buahan,” jelas Jerri.  

Jerri berharap peserta cooking class terus melakukan terobosan atau inovasi karena kegiatan di kitchen adalah seni. Karena itu, harus bisa kreatif dan inovatif, berani mencoba dan melakukan hal baru, meng-explore masakan agar dikenal. ”Buat menu baru yang lagi tren dan jangan lupa dalam penyajian dibuat semenarik mungkin saat disajikan,” pesan Jerri.   

Sementara itu, Direktur LKP DE Banyuwangi Handoyo Saputro MPd MSi mengatakan, kegiatan cooking class ini merupakan sebuah konsep kelas industri. Di mana pembelajaran dilaksanakan secara teori dan praktik dengan melihat langsung di lapangan dan dibimbing oleh master yang di bidangnya. ”Ini akan mempercepat ilmu dan pengalaman peserta didik,” jelas Handoyo.

Handoyo mengungkapkan, ke-60 peserta program PKK pada bulan Januari tahun depan sudah diplot dan siap on job training di hotel bintang 4 dan 5 yang telah bekerjasama dengan LKP DE. ”Ini menunjukkan bahwapelatihan di LKP DE sukses dan mendapatkan dukungan penuh dari Dunia Industri Perhotelan sehingga terus menjadi LKP Pengimbas bagi penyelenggara program PKK di Indonesia,” harap Handoyo.

KABAT, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Definisi memasak adalah menyiapkan makan untuk dihidangkan sehingga perlu adanya preparation dan proses memilih kuantitas serta mencampur bahan makanan dengan urutan tertentu dengan tujuan untuk mendapatkan hasil yang diharapkan.

Hal ini diungkapkan Chef Jerri Irwandoko dari Kokoon Hotel Banyuwangi saat memandu acara cooking class yang diikuti 60 peserta program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Desy Education (DE) Banyuwangi di Hotel Kokoon Banyuwangi, Senin kemarin (4/10).

Dalam kesempatan tersebut, Chef Jerri menjelaskan tentang basic cooking (dasar memasak) yang meliputi tata cara memotong bahan dan pengenalan istilah nama-nama produk di kitchen. Tidak lupa, Chef Jerri juga berbagi tips dan trik serta teknik dalam proses memasak yang benar dan tepat di hadapan peserta program PKK.

Chef Jerri menyampaikan, selain menyiapkan bahan dan tempat untuk memasak, alat bantu kitchen seperti pisau juga harus dipersiapkan. Di mana, pisau yang dipergunakan, menurut Chef Jerri, memiliki warna dan fungsi masing-masing yang berbeda penggunaannya.

”Pisau warna kuning dipergunakan untuk memotong poultry seperti ayam, bebek. Warna merah untuk daging, warna biru identik dengan seafood, warna hijau untuk sayuran atau vegetable, dan warna hitam untuk roti atau buah-buahan,” jelas Jerri.  

Jerri berharap peserta cooking class terus melakukan terobosan atau inovasi karena kegiatan di kitchen adalah seni. Karena itu, harus bisa kreatif dan inovatif, berani mencoba dan melakukan hal baru, meng-explore masakan agar dikenal. ”Buat menu baru yang lagi tren dan jangan lupa dalam penyajian dibuat semenarik mungkin saat disajikan,” pesan Jerri.   

Sementara itu, Direktur LKP DE Banyuwangi Handoyo Saputro MPd MSi mengatakan, kegiatan cooking class ini merupakan sebuah konsep kelas industri. Di mana pembelajaran dilaksanakan secara teori dan praktik dengan melihat langsung di lapangan dan dibimbing oleh master yang di bidangnya. ”Ini akan mempercepat ilmu dan pengalaman peserta didik,” jelas Handoyo.

Handoyo mengungkapkan, ke-60 peserta program PKK pada bulan Januari tahun depan sudah diplot dan siap on job training di hotel bintang 4 dan 5 yang telah bekerjasama dengan LKP DE. ”Ini menunjukkan bahwapelatihan di LKP DE sukses dan mendapatkan dukungan penuh dari Dunia Industri Perhotelan sehingga terus menjadi LKP Pengimbas bagi penyelenggara program PKK di Indonesia,” harap Handoyo.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/