alexametrics
29 C
Banyuwangi
Monday, August 8, 2022

SDN Klatak Bisa Mulai PTM Senin Depan

BANYUWANGI – Babak baru permasalahan sengketa tanah SDN Klatak mulai berjalan. Setelah duduk bersama kemarin (3/3), baik pemkab maupun ahli waris tanah sepakat saling menahan diri.

Meski demikian, selama proses negosiasi masih berjalan, aktivitas pembelajaran di SDN Klatak sudah bisa digelar. Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Banyuwangi Mujiono mengatakan bahwa sudah ada agreement antara pemkab dan ahli waris. Yang intinya, pemkab menghormati hukum yang sudah ditetapkan MA.

Begitu juga dengan ahli waris yang menghormati bahwa aset gedung di atas tanah mereka adalah milik pemkab. Nantinya, jika status tanah sudah jelas (disertifikat) barulah pemkab dan ahli waris akan melakukan negosiasi pembelian. Dengan catatan, harga tanah tersebut harus didasari kajian appraisal.

Baca Juga :  Pemkab Siap Membeli Tanah SDN 1 Klatak asal Ada Sertifikat

Selama proses itu berjalan, kedua pihak sepakat untuk memanfaatkan aset tersebut. Yaitu digunakan para siswa yang bersekolah di SDN Klatak untuk menggelar pembelajaran tatap muka (PTM). ”Beliau (ahli waris) juga masih melakukan proses sertifikasi, kita juga kalau ingin melakukan pengadaan harus jelas kepemilikannya. Tadi juga kita bahas dalam pertemuan regulasi yang tepat terkait masalah ini,” kata Mujiono.

Dengan kesepakatan itu, Mujiono berharap pada Senin (8/3) mendatang SDN Klatak sudah bisa menggelar PTM. Pihaknya juga meminta Dinas Pendidikan bersama Bagian Hukum Pemkab Banyuwangi mengawal hal tersebut agar berjalan lancar. ”Kita berharap dengan hormat untuk saling menghormati langkah ini. Kalau memang sudah ada sertifikatnya, kita siap membuka negosiasi lagi,” tegasnya.

Baca Juga :  SDN Klatak Disegel, Dewan Desak Pemkab Turun Tangan

Sementara itu, Plt Kadispendik Banyuwangi Suratno mengatakan, secara teknis SDN Klatak sudah siap menggelar PTM. Visitasi dari Satgas Covid-19 Kecamatan dan puskesmas menyatakan bahwa sekolah tersebut layak menggelar PTM. Di samping itu, sejak tiga pekan lalu sebenarnya SDN Klatak juga sudah mendapatkan rekomendasi dari Dinas Pendidikan untuk menggelar PTM.

Rencananya Jumat (5/3) nanti wali murid bersama sekolah akan membersihkan lingkungan SDN Klatak agar siap digunakan pada hari Senin nanti. ”Orang tua juga sudah mengizinkan. Jadi, kita nanti menjembatani supaya lancar kegiatan hari Jumat itu,” pungkas Suratno. (fre/afi/c1)

BANYUWANGI – Babak baru permasalahan sengketa tanah SDN Klatak mulai berjalan. Setelah duduk bersama kemarin (3/3), baik pemkab maupun ahli waris tanah sepakat saling menahan diri.

Meski demikian, selama proses negosiasi masih berjalan, aktivitas pembelajaran di SDN Klatak sudah bisa digelar. Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Banyuwangi Mujiono mengatakan bahwa sudah ada agreement antara pemkab dan ahli waris. Yang intinya, pemkab menghormati hukum yang sudah ditetapkan MA.

Begitu juga dengan ahli waris yang menghormati bahwa aset gedung di atas tanah mereka adalah milik pemkab. Nantinya, jika status tanah sudah jelas (disertifikat) barulah pemkab dan ahli waris akan melakukan negosiasi pembelian. Dengan catatan, harga tanah tersebut harus didasari kajian appraisal.

Baca Juga :  Batu Besar Disingkirkan, Senin Sudah Bisa Ditempati Belajar

Selama proses itu berjalan, kedua pihak sepakat untuk memanfaatkan aset tersebut. Yaitu digunakan para siswa yang bersekolah di SDN Klatak untuk menggelar pembelajaran tatap muka (PTM). ”Beliau (ahli waris) juga masih melakukan proses sertifikasi, kita juga kalau ingin melakukan pengadaan harus jelas kepemilikannya. Tadi juga kita bahas dalam pertemuan regulasi yang tepat terkait masalah ini,” kata Mujiono.

Dengan kesepakatan itu, Mujiono berharap pada Senin (8/3) mendatang SDN Klatak sudah bisa menggelar PTM. Pihaknya juga meminta Dinas Pendidikan bersama Bagian Hukum Pemkab Banyuwangi mengawal hal tersebut agar berjalan lancar. ”Kita berharap dengan hormat untuk saling menghormati langkah ini. Kalau memang sudah ada sertifikatnya, kita siap membuka negosiasi lagi,” tegasnya.

Baca Juga :  DPRD Minta Kasus SDN 1 Klatak Segera Dituntaskan

Sementara itu, Plt Kadispendik Banyuwangi Suratno mengatakan, secara teknis SDN Klatak sudah siap menggelar PTM. Visitasi dari Satgas Covid-19 Kecamatan dan puskesmas menyatakan bahwa sekolah tersebut layak menggelar PTM. Di samping itu, sejak tiga pekan lalu sebenarnya SDN Klatak juga sudah mendapatkan rekomendasi dari Dinas Pendidikan untuk menggelar PTM.

Rencananya Jumat (5/3) nanti wali murid bersama sekolah akan membersihkan lingkungan SDN Klatak agar siap digunakan pada hari Senin nanti. ”Orang tua juga sudah mengizinkan. Jadi, kita nanti menjembatani supaya lancar kegiatan hari Jumat itu,” pungkas Suratno. (fre/afi/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/