alexametrics
25.1 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Sidak PTM, Ipuk Tekankan Pentingnya Bangun Optimisme

BANYUWANGI – Bupati Ipuk Fiestiandani menekankan pentingnya bekerja sama, bersinergi, dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat Banyuwangi. Hal itu dia sampaikan saat mengikuti upacara Hari Amal Bakti (HAB) Ke-76 Kementerian Agama (Kemenag) Tahun 2022 kemarin (3/1).

Upacara yang diselenggarakan di lapangan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Srono Banyuwangi diikuti Kepala Kantor Kemenag Banyuwangi H Slamet, para pejabat Kantor Kemenag Banyuwangi, para kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD), dan camat Srono. Selain itu, hadir pula para kepala Kantor Urusan Agama (KUA), penyuluh agama, penghulu, kepala madrasah dan pengawas madrasah, Pengawas Pendidikan Agama Islam. Pengawas Katolik, Kristen, Hindu, dan Buddha, serta para guru MAN 3 Srono.

Atas nama Pemkab Banyuwangi, Ipuk menyampaikan selamat memperingati HAB Ke-76 Kemenag. Dia berharap, pemkab dan kantor Kemenang Banyuwangi bisa terus bekerja sama, bersinergi, dan membangun optimisme untuk bangkit dari pandemi Covid-19. ”Serta kerja sama untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Banyuwangi,” ujarnya di hadapan para peserta upacara.

Meski dalam situasi pandemi, Banyuwangi tak berhenti berkarya dan berinovasi. Berbagai prestasi dan capaian yang telah diraih Banyuwangi, imbuh Ipuk, tidak lepas dari peran serta seluruh pihak, termasuk Kemenag dan semua tokoh agama yang membangun solidaritas dan soliditas Banyuwangi. ”Berkat solidaritas dan soliditas selama ini, Banyuwangi menjadi daerah yang sangat kondusif untuk terus membangun kesejahteraan masyarakatnya. Termasuk upaya mendukung percepatan vaksinasi dan menjaga kinerja terbaik dan prestasi Banyuwangi,” tuturnya.

Baca Juga :  Cek Paspor Kedaluwarsa, Pilah CJH Berusia 65 Tahun

Ipuk menyebut, berkat kerja keras bersama seluruh pihak, selama hampir 11 bulan menjabat sebagai bupati, telah lebih dari 25 penghargaan didapat Banyuwangi baik di tingkat provinsi maupun nasional. Akhir tahun 2021, Banyuwangi dinobatkan sebagai Kabupaten Terinovatif dalam Innovative Government Award (IGA) oleh Kementerian Dalam Negeri dengan nilai indeks 84,19, tertinggi dalam semua kategori baik di tingkat provinsi, kabupaten/kota. Predikat kabupaten terinovatif telah diraih Banyuwangi selama 4 tahun berturut-turut.

Selain itu, yang terbaru, dalam penilaian Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) terhadap Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Banyuwangi, tata kelola pemerintahan Pemkab Banyuwangi dinyatakan sebagai satu-satunya pemerintah daerah di Jawa Timur yang masuk dalam kategori ”Sangat Baik’ dan menduduki posisi terbaik kedua dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia. ”Bersyukur, Banyuwangi di samping kaya akan sumber daya alam, juga memiliki sumber daya yang paling berharga, yaitu modal sosial, sumber daya manusia, dan ikatan tali persatuan dari semua elemen masyarakat. SDA bisa melimpah, namun jika spirit persatuan dan kesatuan tidak dijaga, sebesar apa pun sumber daya menjadi tidak bermakna karena tidak dapat dikelola. Keberagaman yang kita miliki adalah alat untuk menyatukan dan bekerja sama dalam berbagai kebaikan. Hal ini sesuai dengan cita-cita berdirinya Kemenag yang menjadi pemersatu seluruh umat beragama di Indonesia,” beber Ipuk.

Baca Juga :  MTsN 12 Banyuwangi Buka PPDB Online

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Banyuwangi H Slamet mengatakan, momen HAB ini sekaligus menjadi pengingat bagi para PNS untuk lebih meningkatkan kinerja ke depan. ”Ke depan, kinerja kami harus lebih baik lagi. Kami siap mendukung program pemerintah dan mengawal pembangunan di Banyuwangi,” ujarnya.

Peringatan HAB ini sebelumnya juga diikuti dengan rangkaian kegiatan lainnya berupa Lomba Inovasi dan Media Pembelajaran bagi para guru serta gowes bersama seluruh pegawai Kemenag.

Dalam kesempatan itu, diserahkan pula anugerah tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 22 ASN yang berada di bawah naungan Kemenag Banyuwangi. Satyalancana Karya Satya adalah tanda kehormatan yang diberikan pemerintah RI kepada para ASN yang telah melaksanakan tugasnya dengan menunjukkan kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran, kedisiplinan, serta telah bekerja terus menerus dalam jangka waktu tertentu. Penghargaan ini diberikan sebagai pendorong untuk meningkatkan pengabdian dan prestasi kerja sehingga dapat dijadikan teladan bagi ASN lainnya.

BANYUWANGI – Bupati Ipuk Fiestiandani menekankan pentingnya bekerja sama, bersinergi, dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat Banyuwangi. Hal itu dia sampaikan saat mengikuti upacara Hari Amal Bakti (HAB) Ke-76 Kementerian Agama (Kemenag) Tahun 2022 kemarin (3/1).

Upacara yang diselenggarakan di lapangan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Srono Banyuwangi diikuti Kepala Kantor Kemenag Banyuwangi H Slamet, para pejabat Kantor Kemenag Banyuwangi, para kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD), dan camat Srono. Selain itu, hadir pula para kepala Kantor Urusan Agama (KUA), penyuluh agama, penghulu, kepala madrasah dan pengawas madrasah, Pengawas Pendidikan Agama Islam. Pengawas Katolik, Kristen, Hindu, dan Buddha, serta para guru MAN 3 Srono.

Atas nama Pemkab Banyuwangi, Ipuk menyampaikan selamat memperingati HAB Ke-76 Kemenag. Dia berharap, pemkab dan kantor Kemenang Banyuwangi bisa terus bekerja sama, bersinergi, dan membangun optimisme untuk bangkit dari pandemi Covid-19. ”Serta kerja sama untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Banyuwangi,” ujarnya di hadapan para peserta upacara.

Meski dalam situasi pandemi, Banyuwangi tak berhenti berkarya dan berinovasi. Berbagai prestasi dan capaian yang telah diraih Banyuwangi, imbuh Ipuk, tidak lepas dari peran serta seluruh pihak, termasuk Kemenag dan semua tokoh agama yang membangun solidaritas dan soliditas Banyuwangi. ”Berkat solidaritas dan soliditas selama ini, Banyuwangi menjadi daerah yang sangat kondusif untuk terus membangun kesejahteraan masyarakatnya. Termasuk upaya mendukung percepatan vaksinasi dan menjaga kinerja terbaik dan prestasi Banyuwangi,” tuturnya.

Baca Juga :  SDN 4 Tulungrejo Laksanakan PLS

Ipuk menyebut, berkat kerja keras bersama seluruh pihak, selama hampir 11 bulan menjabat sebagai bupati, telah lebih dari 25 penghargaan didapat Banyuwangi baik di tingkat provinsi maupun nasional. Akhir tahun 2021, Banyuwangi dinobatkan sebagai Kabupaten Terinovatif dalam Innovative Government Award (IGA) oleh Kementerian Dalam Negeri dengan nilai indeks 84,19, tertinggi dalam semua kategori baik di tingkat provinsi, kabupaten/kota. Predikat kabupaten terinovatif telah diraih Banyuwangi selama 4 tahun berturut-turut.

Selain itu, yang terbaru, dalam penilaian Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) terhadap Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Banyuwangi, tata kelola pemerintahan Pemkab Banyuwangi dinyatakan sebagai satu-satunya pemerintah daerah di Jawa Timur yang masuk dalam kategori ”Sangat Baik’ dan menduduki posisi terbaik kedua dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia. ”Bersyukur, Banyuwangi di samping kaya akan sumber daya alam, juga memiliki sumber daya yang paling berharga, yaitu modal sosial, sumber daya manusia, dan ikatan tali persatuan dari semua elemen masyarakat. SDA bisa melimpah, namun jika spirit persatuan dan kesatuan tidak dijaga, sebesar apa pun sumber daya menjadi tidak bermakna karena tidak dapat dikelola. Keberagaman yang kita miliki adalah alat untuk menyatukan dan bekerja sama dalam berbagai kebaikan. Hal ini sesuai dengan cita-cita berdirinya Kemenag yang menjadi pemersatu seluruh umat beragama di Indonesia,” beber Ipuk.

Baca Juga :  Blackout, Aktivitas Sekolah Terganggu

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Banyuwangi H Slamet mengatakan, momen HAB ini sekaligus menjadi pengingat bagi para PNS untuk lebih meningkatkan kinerja ke depan. ”Ke depan, kinerja kami harus lebih baik lagi. Kami siap mendukung program pemerintah dan mengawal pembangunan di Banyuwangi,” ujarnya.

Peringatan HAB ini sebelumnya juga diikuti dengan rangkaian kegiatan lainnya berupa Lomba Inovasi dan Media Pembelajaran bagi para guru serta gowes bersama seluruh pegawai Kemenag.

Dalam kesempatan itu, diserahkan pula anugerah tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 22 ASN yang berada di bawah naungan Kemenag Banyuwangi. Satyalancana Karya Satya adalah tanda kehormatan yang diberikan pemerintah RI kepada para ASN yang telah melaksanakan tugasnya dengan menunjukkan kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran, kedisiplinan, serta telah bekerja terus menerus dalam jangka waktu tertentu. Penghargaan ini diberikan sebagai pendorong untuk meningkatkan pengabdian dan prestasi kerja sehingga dapat dijadikan teladan bagi ASN lainnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/