alexametrics
28.2 C
Banyuwangi
Wednesday, June 29, 2022

Banyak Ruang Pertumbuhan, Dispendik Bekali Pendidikan Kecakapan Kerja

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Untuk mengembangkan keterampilan kerja agar sesuai kebutuhan industri dan dunia usaha, Pemkab Banyuwangi memberikan pelatihan Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) kepada berbagai lapisan masyarakat. Setidaknya ada lima bidang kegiatan berbeda yang digelar, yaitu pelatihan batik, pelatihan digital marketing, kewirausahaan, beauty class dan upgrading self performance.

 

Hal ini dikatakan Plt Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Suratno saat membuka PKK Beauty Class pada Kamis (30/9). Menurut Suratno, program PKK ini bertujuan mengembangkan keterampilan kerja agar sesuai kebutuhan industri dan dunia usaha. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, telah meluncurkan program pendidikan kecakapan kerja ini bertujuan mengembangkan keterampilan kerja sesuai dengan kebutuhan Industri Dunia Usaha dan Dunia Kerja (IDUKA).

 

“Tentunya program ini, diberikan kepada peserta didik agar memiliki kompetensi di bidang keterampilan tertentu  dibuktikan dengan sertifikat kompetensi untuk bekerja dan terserap oleh dunia usaha. PKK ini adalah layanan pendidikan melalui kursus dan pelatihan untuk memberikan bekal pengetahuan, keterampilan, dan menumbuhkan sikap mental wirausaha dalam mengelola potensi diri dan lingkungan yang dapat dijadikan bekal untuk berwirausaha. Sekaligus untuk mendukung kebijakan dan pelaksanaan Program Indonesia Pintar (PIP),” kata Suratno.

 

Sementara itu Kabid Pendidikan Masyarakat Nuriyatus Sholeha menjelaskan, peserta dalam kegiatan program PKK ini adalah LKP, PKBM dan relawan Banyuwangi mengajar. Usai mendapatkan pelatihan ini para peserta ini harus menularkan ilmunya ke warga belajarnya. Tujuannya untuk menambah skill  dan keterampilan bagi warga belajar. “Warga belajar perlu di upgrade ilmu keterampilannya, oleh sebab itu usai pelatihan PKK ini mereka akan mengajarkan ilmunya ke warga belajar. Dengan begitu semuanya akan bisa hidup secara mandiri secara ekonomi,” ujar Nuriyatus.

 

Nuriyatus memberikan, contoh terkait pentingnya upgrade ilmu keterampilan. Misalnya pada pelatihan Digital Marketing yang digelar pada Sabtu (25//9) di Kokoon Hotel. Karena pergeseran perilaku konsumen ini, digital marketing menjadi bagian penting dari strategi keseluruhan perusahaan untuk sukses. Dalam pelatihan ini, materi  disampaikan adalah memahami konsep mindset digital marketing secara menyeluruh dan formulasi strategi menentukan digital marketing channel  paling tepat dan sesuai dengan kebutuhan spesifik usaha peserta.

 

Salah satu manfaat utama melakukan digital marketing adalah kemudahan hasil yang bisa dilacak dan diukur kinerjanya. Kita dapat dengan cepat melihat tingkat respons pelanggan dan mengukur keberhasilan kampanye pemasaran anda secara real-time, memungkinkan anda kita merencanakan lebih efektif untuk strategi berikutnya.

 

“Mungkin kita sudah berhasil dalam bisnis tetapi anda tahu bahwa ada banyak ruang untuk pertumbuhan. Mengikuti pelatihan bukan hanya tentang memperbaiki masalah atau menghilangkan hambatan. Ini tentang menciptakan kemungkinan baru, memberi kita strategi yang lebih baik, dan meningkatkan apa yang sudah kita lakukan,” ujar Nuriyatus.

 

Nuriyatus menambahkan, program PKK ini sekaligus untuk memotivasi dan menciptakan rintisan usaha baru serta pendampingan untuk dapat berkembang dan mampu bermitra dengan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)/dunia usaha, permodalan, dan pemasaran serta instansi terkait. Bagi mereka  mengikuti program PKK, nantinya diharapkan bisa tumbuh sikap mental wirausaha dalam mengelola diri dan lingkungan, serta untuk bekal berwirasusaha. “Ke depan mereka menjadi warga masyarakat yang terampil sesuai dengan kebutuhan serta bermitra dengan usaha mikro kecil dan menengah,” kata Nuriyatus.

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Untuk mengembangkan keterampilan kerja agar sesuai kebutuhan industri dan dunia usaha, Pemkab Banyuwangi memberikan pelatihan Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) kepada berbagai lapisan masyarakat. Setidaknya ada lima bidang kegiatan berbeda yang digelar, yaitu pelatihan batik, pelatihan digital marketing, kewirausahaan, beauty class dan upgrading self performance.

 

Hal ini dikatakan Plt Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Suratno saat membuka PKK Beauty Class pada Kamis (30/9). Menurut Suratno, program PKK ini bertujuan mengembangkan keterampilan kerja agar sesuai kebutuhan industri dan dunia usaha. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, telah meluncurkan program pendidikan kecakapan kerja ini bertujuan mengembangkan keterampilan kerja sesuai dengan kebutuhan Industri Dunia Usaha dan Dunia Kerja (IDUKA).

 

“Tentunya program ini, diberikan kepada peserta didik agar memiliki kompetensi di bidang keterampilan tertentu  dibuktikan dengan sertifikat kompetensi untuk bekerja dan terserap oleh dunia usaha. PKK ini adalah layanan pendidikan melalui kursus dan pelatihan untuk memberikan bekal pengetahuan, keterampilan, dan menumbuhkan sikap mental wirausaha dalam mengelola potensi diri dan lingkungan yang dapat dijadikan bekal untuk berwirausaha. Sekaligus untuk mendukung kebijakan dan pelaksanaan Program Indonesia Pintar (PIP),” kata Suratno.

 

Sementara itu Kabid Pendidikan Masyarakat Nuriyatus Sholeha menjelaskan, peserta dalam kegiatan program PKK ini adalah LKP, PKBM dan relawan Banyuwangi mengajar. Usai mendapatkan pelatihan ini para peserta ini harus menularkan ilmunya ke warga belajarnya. Tujuannya untuk menambah skill  dan keterampilan bagi warga belajar. “Warga belajar perlu di upgrade ilmu keterampilannya, oleh sebab itu usai pelatihan PKK ini mereka akan mengajarkan ilmunya ke warga belajar. Dengan begitu semuanya akan bisa hidup secara mandiri secara ekonomi,” ujar Nuriyatus.

 

Nuriyatus memberikan, contoh terkait pentingnya upgrade ilmu keterampilan. Misalnya pada pelatihan Digital Marketing yang digelar pada Sabtu (25//9) di Kokoon Hotel. Karena pergeseran perilaku konsumen ini, digital marketing menjadi bagian penting dari strategi keseluruhan perusahaan untuk sukses. Dalam pelatihan ini, materi  disampaikan adalah memahami konsep mindset digital marketing secara menyeluruh dan formulasi strategi menentukan digital marketing channel  paling tepat dan sesuai dengan kebutuhan spesifik usaha peserta.

 

Salah satu manfaat utama melakukan digital marketing adalah kemudahan hasil yang bisa dilacak dan diukur kinerjanya. Kita dapat dengan cepat melihat tingkat respons pelanggan dan mengukur keberhasilan kampanye pemasaran anda secara real-time, memungkinkan anda kita merencanakan lebih efektif untuk strategi berikutnya.

 

“Mungkin kita sudah berhasil dalam bisnis tetapi anda tahu bahwa ada banyak ruang untuk pertumbuhan. Mengikuti pelatihan bukan hanya tentang memperbaiki masalah atau menghilangkan hambatan. Ini tentang menciptakan kemungkinan baru, memberi kita strategi yang lebih baik, dan meningkatkan apa yang sudah kita lakukan,” ujar Nuriyatus.

 

Nuriyatus menambahkan, program PKK ini sekaligus untuk memotivasi dan menciptakan rintisan usaha baru serta pendampingan untuk dapat berkembang dan mampu bermitra dengan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)/dunia usaha, permodalan, dan pemasaran serta instansi terkait. Bagi mereka  mengikuti program PKK, nantinya diharapkan bisa tumbuh sikap mental wirausaha dalam mengelola diri dan lingkungan, serta untuk bekal berwirasusaha. “Ke depan mereka menjadi warga masyarakat yang terampil sesuai dengan kebutuhan serta bermitra dengan usaha mikro kecil dan menengah,” kata Nuriyatus.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/