alexametrics
28.1 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Mahasiswa Teknik Untag Ikuti Magang Industri

BANYUWANGI Fakultas Teknik (FT) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi mengimplementasikan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) pada semester ganjil 2021/2022. Ada tiga kegiatan yang diimplementasikan, yaitu magang industri, proyek desa kuliah kerja nyata tematik (KKNT), dan program kewirausahaan.

Program itu sesuai kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Tujuannya memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengasah kemampuan sesuai bakat dan minat, agar mereka benar-benar siap terjun langsung ke dunia kerja sebagai persiapan karir dan masa depan.

Dekan FT Untag Endang Suprihatin MT IPM mengatakan, kebijakan MBKM itu memberikan hak belajar kepada mahasiswa untuk mengambil belajar tiga semester di luar kampus. Kemudian dapat dikonversi maksimal 20 sistem kredit semester (SKS) sesuai Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020. Mahasiswa teknik harus mempunyai jiwa siap menghadapi era industri 4.0, dengan dituntutnya pengalaman eksternal kampus. ”Karena itu, perlu ada lembaga mitra untuk link and match dunia usaha dan dunia industri di Kabupaten Banyuwangi dalam program magang industri, kewirausahaan, dan proyek desa KKNT,” terangnya.

FT Untag memiliki dua program studi (prodi), yakni jurusan teknik sipil dan teknik industri. Kedua prodi tersebut pada semester ini sudah mengimplementasikan program MBKM. Pada bulan Oktober 2021 Prodi Teknik Sipil melaksanakan program proyek desa bekerja sama dengan Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng dalam penanggulangan efisiensi saluran air minum yang dikelola oleh desa. Selain itu, magang industri pada CV Pelangi Prima Barokah General Contractor.

Peningkatan kualitas UMKM turut dilaksanakan oleh Prodi Teknik Industri di Desa Kaligondo dan Desa/Kecamatan Songgon. Di antaranya pada toko oleh-oleh UD Irma Jaya Desa Kaligondo dan produksi madu lebah ternak di Desa Songgon. Selain itu, program magang industri di CV Mekanika Teknik yang bergerak di bidang maintenance AC. Kemudian, program kewirausahaan oleh mahasiswa dengan produk usaha bunga hias ”Banyuwangi Florist” dan frozen food Nuget.Ayam.

FT terus melanjutkan focus group discussion (FGD) bersama beberapa perusahaan dan UMKM. Kemudian dilanjutkan penandatanganan MoU, sehingga mahasiswa terfasilitasi program MBKM dengan baik. Jadi mahasiswa bisa mempunyai pengalaman bekerja sesuai prodinya. ”Tujuan utamanya adalah sesuai visi misi bersama, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa agar lebih bermartabat,” pungkas Endang.

BANYUWANGI Fakultas Teknik (FT) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi mengimplementasikan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) pada semester ganjil 2021/2022. Ada tiga kegiatan yang diimplementasikan, yaitu magang industri, proyek desa kuliah kerja nyata tematik (KKNT), dan program kewirausahaan.

Program itu sesuai kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Tujuannya memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengasah kemampuan sesuai bakat dan minat, agar mereka benar-benar siap terjun langsung ke dunia kerja sebagai persiapan karir dan masa depan.

Dekan FT Untag Endang Suprihatin MT IPM mengatakan, kebijakan MBKM itu memberikan hak belajar kepada mahasiswa untuk mengambil belajar tiga semester di luar kampus. Kemudian dapat dikonversi maksimal 20 sistem kredit semester (SKS) sesuai Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020. Mahasiswa teknik harus mempunyai jiwa siap menghadapi era industri 4.0, dengan dituntutnya pengalaman eksternal kampus. ”Karena itu, perlu ada lembaga mitra untuk link and match dunia usaha dan dunia industri di Kabupaten Banyuwangi dalam program magang industri, kewirausahaan, dan proyek desa KKNT,” terangnya.

FT Untag memiliki dua program studi (prodi), yakni jurusan teknik sipil dan teknik industri. Kedua prodi tersebut pada semester ini sudah mengimplementasikan program MBKM. Pada bulan Oktober 2021 Prodi Teknik Sipil melaksanakan program proyek desa bekerja sama dengan Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng dalam penanggulangan efisiensi saluran air minum yang dikelola oleh desa. Selain itu, magang industri pada CV Pelangi Prima Barokah General Contractor.

Peningkatan kualitas UMKM turut dilaksanakan oleh Prodi Teknik Industri di Desa Kaligondo dan Desa/Kecamatan Songgon. Di antaranya pada toko oleh-oleh UD Irma Jaya Desa Kaligondo dan produksi madu lebah ternak di Desa Songgon. Selain itu, program magang industri di CV Mekanika Teknik yang bergerak di bidang maintenance AC. Kemudian, program kewirausahaan oleh mahasiswa dengan produk usaha bunga hias ”Banyuwangi Florist” dan frozen food Nuget.Ayam.

FT terus melanjutkan focus group discussion (FGD) bersama beberapa perusahaan dan UMKM. Kemudian dilanjutkan penandatanganan MoU, sehingga mahasiswa terfasilitasi program MBKM dengan baik. Jadi mahasiswa bisa mempunyai pengalaman bekerja sesuai prodinya. ”Tujuan utamanya adalah sesuai visi misi bersama, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa agar lebih bermartabat,” pungkas Endang.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/