alexametrics
24.1 C
Banyuwangi
Tuesday, July 5, 2022

Gelar PHDB 2021 dan Serahkan Alat Budidaya Maggot

RadarBanyuwangi.id – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Olahraga, Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) menggelar webinar via Zoom Meeting dengan program hibah desa binaan (PHDB) 2021 dengan tema, Penerapan Teknologi Zero Waste Agriculture di Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Sabtu (31/7)

Dalam acara itu, sebagai pemateri Supriyanto, manager PT. Pratama Pioner Sentosa. Ikut hadir Ketua Pusat PHDB Poliwangi Zulis Erwanto, Kepala Desa Karangdoro Sunaryo, pembina UKM Olahraga Sefri Ton, Wakil Direktur Tiga Bidang Kemahasiswaan M. Shofi’ul Amin, dan mahasiswa Poliwangi. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia PHDB, acara dapat terselenggara dengan baik,” terang ketua UKM Olahraga Poliwangi, Latiful Kamal

Pembina UKM Olahraga yang juga pembimbing PHDB, Sefri Ton mengatakan pemilihan PHDB di Desa Karangdoro karena banyak pertanian buah. Saat panen raya, banyak buah yang disortir atau rusak. “Desa Karangdoro cocok untuk penerapan teknologi Zero Waste Agriculture,” katanya.

Dalam Zero Waste Agriculture, terang dia, UKM Olahraga memilih budaya Maggot karena dapat mengurai sampah organik. Setelah sampah organik terurai, bisa dijadikan pupuk organik. Sedang maggotnya, dapat dijadikan pakan ternak untuk ayam, ikan, dan masih banyak lagi. “Semoga Zero Waste Agriculture dengan budidaya Maggot ini petani dan peternak diringankan bebannya, karena dapat menghasilakan pakan dan pupuk organik sendiri,” ungkapnya.(abi)

RadarBanyuwangi.id – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Olahraga, Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) menggelar webinar via Zoom Meeting dengan program hibah desa binaan (PHDB) 2021 dengan tema, Penerapan Teknologi Zero Waste Agriculture di Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Sabtu (31/7)

Dalam acara itu, sebagai pemateri Supriyanto, manager PT. Pratama Pioner Sentosa. Ikut hadir Ketua Pusat PHDB Poliwangi Zulis Erwanto, Kepala Desa Karangdoro Sunaryo, pembina UKM Olahraga Sefri Ton, Wakil Direktur Tiga Bidang Kemahasiswaan M. Shofi’ul Amin, dan mahasiswa Poliwangi. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia PHDB, acara dapat terselenggara dengan baik,” terang ketua UKM Olahraga Poliwangi, Latiful Kamal

Pembina UKM Olahraga yang juga pembimbing PHDB, Sefri Ton mengatakan pemilihan PHDB di Desa Karangdoro karena banyak pertanian buah. Saat panen raya, banyak buah yang disortir atau rusak. “Desa Karangdoro cocok untuk penerapan teknologi Zero Waste Agriculture,” katanya.

Dalam Zero Waste Agriculture, terang dia, UKM Olahraga memilih budaya Maggot karena dapat mengurai sampah organik. Setelah sampah organik terurai, bisa dijadikan pupuk organik. Sedang maggotnya, dapat dijadikan pakan ternak untuk ayam, ikan, dan masih banyak lagi. “Semoga Zero Waste Agriculture dengan budidaya Maggot ini petani dan peternak diringankan bebannya, karena dapat menghasilakan pakan dan pupuk organik sendiri,” ungkapnya.(abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/