alexametrics
27.2 C
Banyuwangi
Tuesday, May 24, 2022

Niat Puasa Syawal dan Keutamaannya

USAI menjalani kewajiban puasa di Bulan Ramadan, umat Muslim juga disunnahkan melaksanakan puasa di bulan Syawal. Puasa sunnah 6 hari bisa dilaksanakan sejak tanggal 2 hingga 30 Syawal. Puasa bisa dilakukan berturut-turut, bisa juga dilakukan dengan cara mencicil. Sehari puasa, sehari tidak.

Adapun niat puasa sunnah di Bulan Syawal adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ. Artinya, “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT.”

Baca selengkapnya di artikel “Niat Puasa Syawal 6 Hari: Keutamaan & Waktu Terbaik Mengerjakannya”, https://tirto.id/gf2L

 نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Arab latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT.”

berikut niat Puasa Syawal,

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Arab latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta’âlâ

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT.”

Baca artikel detiknews, “Niat Puasa Syawal dalam Bahasa Arab, Latin, dan Artinya” selengkapnya https://news.detik.com/berita/d-5028044/niat-puasa-syawal-dalam-bahasa-arab-latin-dan-artinya.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/berikut niat Puasa Syawal,

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Arab latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta’âlâ

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT.”

Baca artikel detiknews, “Niat Puasa Syawal dalam Bahasa Arab, Latin, dan Artinya” selengkapnya https://news.detik.com/berita/d-5028044/niat-puasa-syawal-dalam-bahasa-arab-latin-dan-artinya.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/berikut niat Puasa Syawal,

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Arab latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta’âlâ

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT.”

Baca Juga :  LPP Al Irsyad Gelar Smart Parenting

Baca artikel detiknews, “Niat Puasa Syawal dalam Bahasa Arab, Latin, dan Artinya” selengkapnya https://news.detik.com/berita/d-5028044/niat-puasa-syawal-dalam-bahasa-arab-latin-dan-artinya.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/Berikut ini lafal dan bacaan niat puasa Syawal pada malam hari: نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ. Artinya, “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT.”

Baca selengkapnya di artikel “Niat Puasa Syawal 6 Hari: Keutamaan & Waktu Terbaik Mengerjakannya”, https://tirto.id/gf2L

Dikutip dari berbagai sumber, ada beberapa keutamaan bagi orang yang berpuasa di bulan Syawal. Yaitu:

Pertama. Mendapat pahala puasa selama setahun penuh. Sebagaimana hadit Nabi: “Barangsiapa yang telah melaksanakan puasa Ramadhan, kemudian dia mengikutkannya dengan berpuasa selama enam hari pada bulan Syawal, maka dia (mendapatkan pahala) sebagaimana orang yang berpuasa selama satu tahun.” (HR. Muslim)

Kedua. Pahala berlipat ganda. Sebagaimana yang tercantum dalam sebuah hadis berikut: “Barang siapa berpuasa enam hari setelah hari raya Idul Fitri, maka dia seperti berpuasa setahun penuh. (Barang siapa berbuat satu kebaikan, maka baginya sepuluh kebaikan semisal).” (HR. Ibnu Majah).

Ketiga. Sebagai penyempurna ibadah. Seperti ibadah sunnah, di mana tindakan tersebut bisa menutup kekurangan dan menyempurnakan ibadah wajib. Nah, Keutamaan puasa syawal ini dapat melengkapi kekurangan selama puasa di bulan Ramadan.

Ibnu Rajab menjelaskan keutamaan puasa Syawal sebagai berikut: “Balasan dari amalan kebaikan adalah amalan kebaikan selanjutnya. Barangsiapa melaksanakan kebaikan lalu dia melanjutkan dengan kebaikan lainnya, maka itu adalah tanda diterimanya amalan yang pertama. Begitu pula barangsiapa yang melaksanakan kebaikan lalu malah dilanjutkan dengan amalan kejelekan, maka ini adalah tanda tertolaknya atau tidak diterimanya amalan kebaikan yang telah dilakukan.” (Latho-if Al Ma’arif, hal. 394.)

Baca Juga :  Ini Inovasi Terbaru dari Poliwangi! Ciptakan Aplikasi Pemecah Kakao

Keempat. Mendekatkan diri kepada Allah. Setiap muslim yang mengerjakan puasa Syawal selama enam hari, maka mendapat tempat mulia di sisi Allah. Selain itu, bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah dibandingkan dengan minyak kasturi.

Keutamaan puasa syawal ini ditegaskan dalam salah satu hadis Qudsi berikut: “Setiap amal manusia adalah untuk dirinya kecuali puasa, ia (puasa) adalah untuk-Ku dan Aku memberi ganjaran dengan (amalan puasa itu).” Kemudian, Rasulullah melanjutkan, “Demi Allah yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, bau mulut orang yang berpuasa itu lebih harum di sisi Allah dibandingkan wangi minyak kasturi.” (HR. Muslim).

Kelima. Dapat mencegah gangguan pencernaan. Pasalnya, setelah Idul Fitri biasanya umat muslim dapat kembali makan tiga kali dalam sehari. Hal ini dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Karena itu, keutamaan puasa syawal dapat dijadikan kontrol menekan porsi makan.

Keenam. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Salah satu manfaat puasa adalah mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Saat seseorang menahan rasa lapar selama puasa, akan memicu sel-sel induk dalam tubuh memproduksi sel darah putih baru yang dapat menghindarkan dari infeksi.

Ketujuh. Puasa Syawal dapat dicintai oleh Allah dan meraih ampunan dosa. (QS 3:31).

Delapan. Bisa meraih syafaat Rasulullah di akhirat dan bisa bersama Nabi SAW karena menghidupkan sunah beliau, ”Siapa yang menghidupkan sunahku, maka sungguh ia mencintaiku dan siapa yang mencintaiku bersamaku di surga.”

Itulah keutamaan puasa di bulan Syawal.

USAI menjalani kewajiban puasa di Bulan Ramadan, umat Muslim juga disunnahkan melaksanakan puasa di bulan Syawal. Puasa sunnah 6 hari bisa dilaksanakan sejak tanggal 2 hingga 30 Syawal. Puasa bisa dilakukan berturut-turut, bisa juga dilakukan dengan cara mencicil. Sehari puasa, sehari tidak.

Adapun niat puasa sunnah di Bulan Syawal adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ. Artinya, “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT.”

Baca selengkapnya di artikel “Niat Puasa Syawal 6 Hari: Keutamaan & Waktu Terbaik Mengerjakannya”, https://tirto.id/gf2L

 نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Arab latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT.”

berikut niat Puasa Syawal,

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Arab latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta’âlâ

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT.”

Baca artikel detiknews, “Niat Puasa Syawal dalam Bahasa Arab, Latin, dan Artinya” selengkapnya https://news.detik.com/berita/d-5028044/niat-puasa-syawal-dalam-bahasa-arab-latin-dan-artinya.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/berikut niat Puasa Syawal,

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Arab latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta’âlâ

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT.”

Baca artikel detiknews, “Niat Puasa Syawal dalam Bahasa Arab, Latin, dan Artinya” selengkapnya https://news.detik.com/berita/d-5028044/niat-puasa-syawal-dalam-bahasa-arab-latin-dan-artinya.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/berikut niat Puasa Syawal,

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Arab latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta’âlâ

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT.”

Baca Juga :  STIKOM PGRI Bongkar Rahasia Melamar Pekerjaan

Baca artikel detiknews, “Niat Puasa Syawal dalam Bahasa Arab, Latin, dan Artinya” selengkapnya https://news.detik.com/berita/d-5028044/niat-puasa-syawal-dalam-bahasa-arab-latin-dan-artinya.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/Berikut ini lafal dan bacaan niat puasa Syawal pada malam hari: نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ. Artinya, “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT.”

Baca selengkapnya di artikel “Niat Puasa Syawal 6 Hari: Keutamaan & Waktu Terbaik Mengerjakannya”, https://tirto.id/gf2L

Dikutip dari berbagai sumber, ada beberapa keutamaan bagi orang yang berpuasa di bulan Syawal. Yaitu:

Pertama. Mendapat pahala puasa selama setahun penuh. Sebagaimana hadit Nabi: “Barangsiapa yang telah melaksanakan puasa Ramadhan, kemudian dia mengikutkannya dengan berpuasa selama enam hari pada bulan Syawal, maka dia (mendapatkan pahala) sebagaimana orang yang berpuasa selama satu tahun.” (HR. Muslim)

Kedua. Pahala berlipat ganda. Sebagaimana yang tercantum dalam sebuah hadis berikut: “Barang siapa berpuasa enam hari setelah hari raya Idul Fitri, maka dia seperti berpuasa setahun penuh. (Barang siapa berbuat satu kebaikan, maka baginya sepuluh kebaikan semisal).” (HR. Ibnu Majah).

Ketiga. Sebagai penyempurna ibadah. Seperti ibadah sunnah, di mana tindakan tersebut bisa menutup kekurangan dan menyempurnakan ibadah wajib. Nah, Keutamaan puasa syawal ini dapat melengkapi kekurangan selama puasa di bulan Ramadan.

Ibnu Rajab menjelaskan keutamaan puasa Syawal sebagai berikut: “Balasan dari amalan kebaikan adalah amalan kebaikan selanjutnya. Barangsiapa melaksanakan kebaikan lalu dia melanjutkan dengan kebaikan lainnya, maka itu adalah tanda diterimanya amalan yang pertama. Begitu pula barangsiapa yang melaksanakan kebaikan lalu malah dilanjutkan dengan amalan kejelekan, maka ini adalah tanda tertolaknya atau tidak diterimanya amalan kebaikan yang telah dilakukan.” (Latho-if Al Ma’arif, hal. 394.)

Baca Juga :  Stikes Banyuwangi Gelar Halal Bi Halal dan Silaturahmi Secara Hybird

Keempat. Mendekatkan diri kepada Allah. Setiap muslim yang mengerjakan puasa Syawal selama enam hari, maka mendapat tempat mulia di sisi Allah. Selain itu, bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah dibandingkan dengan minyak kasturi.

Keutamaan puasa syawal ini ditegaskan dalam salah satu hadis Qudsi berikut: “Setiap amal manusia adalah untuk dirinya kecuali puasa, ia (puasa) adalah untuk-Ku dan Aku memberi ganjaran dengan (amalan puasa itu).” Kemudian, Rasulullah melanjutkan, “Demi Allah yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, bau mulut orang yang berpuasa itu lebih harum di sisi Allah dibandingkan wangi minyak kasturi.” (HR. Muslim).

Kelima. Dapat mencegah gangguan pencernaan. Pasalnya, setelah Idul Fitri biasanya umat muslim dapat kembali makan tiga kali dalam sehari. Hal ini dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Karena itu, keutamaan puasa syawal dapat dijadikan kontrol menekan porsi makan.

Keenam. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Salah satu manfaat puasa adalah mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Saat seseorang menahan rasa lapar selama puasa, akan memicu sel-sel induk dalam tubuh memproduksi sel darah putih baru yang dapat menghindarkan dari infeksi.

Ketujuh. Puasa Syawal dapat dicintai oleh Allah dan meraih ampunan dosa. (QS 3:31).

Delapan. Bisa meraih syafaat Rasulullah di akhirat dan bisa bersama Nabi SAW karena menghidupkan sunah beliau, ”Siapa yang menghidupkan sunahku, maka sungguh ia mencintaiku dan siapa yang mencintaiku bersamaku di surga.”

Itulah keutamaan puasa di bulan Syawal.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/