alexametrics
24.5 C
Banyuwangi
Sunday, June 26, 2022

Ardian Maulana Anwar Siswa Berprestasi Langganan Juara Olimpiade

BANYUWANGI – Ardian Maulana Anwar, 13, siswa SDN 1 Genteng kembali telah mengharumkan nama Banyuwangi dengan segudang prestasi dalam bidang olimpiade tingkat nasional maupun internasional.

Ardian yang merupakan putra dari Khoirul Anwar dan Tri Darmawati ini kembali membuat orang tua bangga. Bagaimana tidak, Ardian yang pada tahun-tahun sebelumnya juga mendapat prestasi di bidang -bidang olimpiade matematika, pada tahun ini Ardian kembali mendapat prestasi yang mengagumkan.

Tidak tanggung-tanggung, prestasi nasional dan internasional pun didapatkan oleh Ardian. Sebagai contoh, beberapa prestasi yang didapatkan oleh Ardian, di antaranya adalah medali perak di ajang Hidayatullah Mathematics and Science Olympiad II Nasional di Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya di tahun 2018, medali perak di ajang Jember Mathematics and Science Competition 2017 di Universitas Muhammadiyah Jember, Juara 1 medali emas dan juara 2 medali perak di ajang Ijen Mathematics and Science Competition 2018 di SD Kristen Aletheia Genteng, Juara 3 Olimpiade Matematika Se-Kabupaten Banyuwangi di SMPN 1 Genteng, Juara umum dan juara 1 Olimpiade Matematika di SD Muhammadiyah 05 Muncar pada tahun 2017, dan juara 3 Olimpiade Matematika di SMP Insan Terpadu Probolinggo tahun 2018.

Selain prestasi di tingkat nasional, Ardian juga mendapatkan prestasi di tingkat internasional. Yaitu pada saat di Thailand dalam ajang Thailand International Mathematical Olympiad yang diadakan pada bulan Februari 2018 lalu. Dalam ajang tersebut Adrian mendapatkan Gold Award yang tentunya membuat bangga negara Indonesia, Kabupaten Banyuwangi, terutama kedua orang tua Ardian.

Lebih jauh, Tri Darmawati ibunda Ardian mengatakan, “Untuk persiapan olimpiade, kami hanya mempersiapkan Ardian dengan les-les setiap hari. Selain itu kami tidak punya persiapan khusus lain,” katanya. Keberhasilan Ardian dalam mengikuti event-event olimpiade tidak lepas dari peran serta guru pembimbing olimpiade Istas Pratama. Ke depannya Ardian berencana untuk kembali mengikuti event-event Olimpiade, baik tingkat nasional maupun internasional. (*/als)

BANYUWANGI – Ardian Maulana Anwar, 13, siswa SDN 1 Genteng kembali telah mengharumkan nama Banyuwangi dengan segudang prestasi dalam bidang olimpiade tingkat nasional maupun internasional.

Ardian yang merupakan putra dari Khoirul Anwar dan Tri Darmawati ini kembali membuat orang tua bangga. Bagaimana tidak, Ardian yang pada tahun-tahun sebelumnya juga mendapat prestasi di bidang -bidang olimpiade matematika, pada tahun ini Ardian kembali mendapat prestasi yang mengagumkan.

Tidak tanggung-tanggung, prestasi nasional dan internasional pun didapatkan oleh Ardian. Sebagai contoh, beberapa prestasi yang didapatkan oleh Ardian, di antaranya adalah medali perak di ajang Hidayatullah Mathematics and Science Olympiad II Nasional di Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya di tahun 2018, medali perak di ajang Jember Mathematics and Science Competition 2017 di Universitas Muhammadiyah Jember, Juara 1 medali emas dan juara 2 medali perak di ajang Ijen Mathematics and Science Competition 2018 di SD Kristen Aletheia Genteng, Juara 3 Olimpiade Matematika Se-Kabupaten Banyuwangi di SMPN 1 Genteng, Juara umum dan juara 1 Olimpiade Matematika di SD Muhammadiyah 05 Muncar pada tahun 2017, dan juara 3 Olimpiade Matematika di SMP Insan Terpadu Probolinggo tahun 2018.

Selain prestasi di tingkat nasional, Ardian juga mendapatkan prestasi di tingkat internasional. Yaitu pada saat di Thailand dalam ajang Thailand International Mathematical Olympiad yang diadakan pada bulan Februari 2018 lalu. Dalam ajang tersebut Adrian mendapatkan Gold Award yang tentunya membuat bangga negara Indonesia, Kabupaten Banyuwangi, terutama kedua orang tua Ardian.

Lebih jauh, Tri Darmawati ibunda Ardian mengatakan, “Untuk persiapan olimpiade, kami hanya mempersiapkan Ardian dengan les-les setiap hari. Selain itu kami tidak punya persiapan khusus lain,” katanya. Keberhasilan Ardian dalam mengikuti event-event olimpiade tidak lepas dari peran serta guru pembimbing olimpiade Istas Pratama. Ke depannya Ardian berencana untuk kembali mengikuti event-event Olimpiade, baik tingkat nasional maupun internasional. (*/als)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/