alexametrics
24 C
Banyuwangi
Wednesday, July 6, 2022

Fasilitas Sekolah Dilengkapi, Siswa Sukses Sabet Prestasi Nasional

GENTENG – Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyuwangi, M. Amak Burhanudin, M.Pd.I tampak bangga saat berkunjung ke MTsN 8 Banyuwangi atau MTsN Genteng yang berlokasi di Desa Setail, Kecamatan Genteng. Sekolah dibawah naungannya itu, dianggap layak menjadi contoh bagi madrasah lainnya.

Kepala Kemenag Banyuwangi M. Amak Burhanudin menyebut, keran cuci tangan yang ada di setiap sudut MTsN 8 Banyuwangi sangat bagus. Di tengah pandemi Covid-19 ini, tempat membasuh tangan menjadi syarat utama penerapan protokol kesehatan (prokes). “Tempat cuci tangan banyak dan bagus, air jernih lengkap dengan sabun cair,” pujinya.

Amak semakin takjub saat melihat kamar mandi dan toilet di MTsN 8 Banyuwangi yang disebut sangat bersih dan bagus. “Kamar mandi jadi cerminan kualitas kebersihan di lingkungan sekolah, ini kualitasnya setara hotel,” pujinya.

Pujian juga disampaikan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penma) Kemenag Banyuwangi, Zainal Abidin, S.Ag., M.Ag. “Saat ini sekolah harus inovatif dan kreatif, seperti yang dilakukan MTsN 8 Banyuwangi dengan mengadakan Liga MAPSI (Matematika, IPA, IPS, dan Bahasa Indonesia) untuk siswa SD/MI ini,” katanya saat membuka Liga MAPSI 2022 pada Minggu (20/2).

Kepala MTsN 8 Banyuwangi, Drs. Imam Syafii, M.Pd.I mengatakan, sekolahnya terus berbenah demi peningkatan kualitas siswa. Berbagai fasilitas dan sarana pembelajaran dilengkapi. Untuk menyalurkan bakat dan pengembangan siswa, disediakan aneka ekstrakuler. “Ada 15 jenis ekstrakurikuler, tahun ini kita tambah menjadi 26 jenis ektrakurikuler,” katanya seraya menyebut di antara kegiatan ekstrakurikuler yang dilakukan usai jam sekolah itu robotic, tahfidz, band, hadrah, dan Pramuka.

Selain gedung untuk tempat pembelajaran siswa yang megah berlantai dua, terang dia, fasilitas di MTsN 8 Banyuwangi juga lengkap. Itu seperti laboratorium IPA, laboratorium komputer, Multimedia, Perpustakaan dengan ratusan judul buku, kopsis, buku pegangan untuk siswa, dan lainnya. “Untuk membentuk karakter, setiap pagi salat duha berjamaah, ceramah agama, dan sebelum pulang salat duhur berjamaah,” ungkap lulusan UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta itu..

Proses pendidikan yang dilakukan di MTsN 8 Banyuwangi yang dilakukan secara disiplin dengan sarana yang lengkap itu, ternyata membuahkan hasil yang baik. Setiap tahun, berhasil meluluskan siswa dengan kualitas tinggi. Prestasi yang diraih selama 2021, juga seabrek mulai tingkat kabupaten hingga nasional. “Alhamdulillah, prestasi banyak hingga tingkat nasional.(jenis prestasi bila lihat grafis).

Syafii menyebut, saat ini tengah merancang kelas akselerasi atau belajar sistim SKS. Siswa yang masuk kelas ini, bisa menyelesaikan belajarnya dalam waktu dua tahun. “Insya Allah, tahun depan sudah bisa dimulai,” katanya.(sas/abi)

GENTENG – Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyuwangi, M. Amak Burhanudin, M.Pd.I tampak bangga saat berkunjung ke MTsN 8 Banyuwangi atau MTsN Genteng yang berlokasi di Desa Setail, Kecamatan Genteng. Sekolah dibawah naungannya itu, dianggap layak menjadi contoh bagi madrasah lainnya.

Kepala Kemenag Banyuwangi M. Amak Burhanudin menyebut, keran cuci tangan yang ada di setiap sudut MTsN 8 Banyuwangi sangat bagus. Di tengah pandemi Covid-19 ini, tempat membasuh tangan menjadi syarat utama penerapan protokol kesehatan (prokes). “Tempat cuci tangan banyak dan bagus, air jernih lengkap dengan sabun cair,” pujinya.

Amak semakin takjub saat melihat kamar mandi dan toilet di MTsN 8 Banyuwangi yang disebut sangat bersih dan bagus. “Kamar mandi jadi cerminan kualitas kebersihan di lingkungan sekolah, ini kualitasnya setara hotel,” pujinya.

Pujian juga disampaikan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penma) Kemenag Banyuwangi, Zainal Abidin, S.Ag., M.Ag. “Saat ini sekolah harus inovatif dan kreatif, seperti yang dilakukan MTsN 8 Banyuwangi dengan mengadakan Liga MAPSI (Matematika, IPA, IPS, dan Bahasa Indonesia) untuk siswa SD/MI ini,” katanya saat membuka Liga MAPSI 2022 pada Minggu (20/2).

Kepala MTsN 8 Banyuwangi, Drs. Imam Syafii, M.Pd.I mengatakan, sekolahnya terus berbenah demi peningkatan kualitas siswa. Berbagai fasilitas dan sarana pembelajaran dilengkapi. Untuk menyalurkan bakat dan pengembangan siswa, disediakan aneka ekstrakuler. “Ada 15 jenis ekstrakurikuler, tahun ini kita tambah menjadi 26 jenis ektrakurikuler,” katanya seraya menyebut di antara kegiatan ekstrakurikuler yang dilakukan usai jam sekolah itu robotic, tahfidz, band, hadrah, dan Pramuka.

Selain gedung untuk tempat pembelajaran siswa yang megah berlantai dua, terang dia, fasilitas di MTsN 8 Banyuwangi juga lengkap. Itu seperti laboratorium IPA, laboratorium komputer, Multimedia, Perpustakaan dengan ratusan judul buku, kopsis, buku pegangan untuk siswa, dan lainnya. “Untuk membentuk karakter, setiap pagi salat duha berjamaah, ceramah agama, dan sebelum pulang salat duhur berjamaah,” ungkap lulusan UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta itu..

Proses pendidikan yang dilakukan di MTsN 8 Banyuwangi yang dilakukan secara disiplin dengan sarana yang lengkap itu, ternyata membuahkan hasil yang baik. Setiap tahun, berhasil meluluskan siswa dengan kualitas tinggi. Prestasi yang diraih selama 2021, juga seabrek mulai tingkat kabupaten hingga nasional. “Alhamdulillah, prestasi banyak hingga tingkat nasional.(jenis prestasi bila lihat grafis).

Syafii menyebut, saat ini tengah merancang kelas akselerasi atau belajar sistim SKS. Siswa yang masuk kelas ini, bisa menyelesaikan belajarnya dalam waktu dua tahun. “Insya Allah, tahun depan sudah bisa dimulai,” katanya.(sas/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/