Kamis, 02 Dec 2021
Radar Banyuwangi
Home / Puisi
icon featured
Puisi

Puisi-Puisi En. Aang MZ

15 November 2021, 13: 35: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

Puisi-Puisi En. Aang MZ

En. Aang MZ

Share this      

Tanah Tangis Pertama

suatu-waktu aku pergi dari tanah

yang menjadi saksi tunggal atas tangisan

Baca juga: Puisi Eddy Pranata PNP

pertama meski sejengkal kepergian

bukan berarti aku gengsi pada

tanah tangis pertama, tapi kepergian adalah

tatapan demi adem untuk masa selanjutnya

misal aku tak pergi rempah-rempah akan layu

barangkali dengan seperti itu, bisa tumbuh

berbuah akan kuberikan pada banyak orang

Ibu, jangan khawatir

doa yang kau ajukan sebagai proposal

pada tuhan akan terbaca dan tuhan maha iba

ucapan yang pernah kudengar nyala selamanya

mataku tak akan padam tak akan buta kaki

pada jalan semula, dan sungguh hari ini

sampai perpisahan adalah air mata, terhapus pula

pada tanah tangis pertama.

Bekasi Utara, 2021

----------------------------

 

Malam yang Membungkus

malam yang membungkus tubuh jadi dingin

dan memeluk tubuh yang bersenjata mata luka,

lekas-lekas ia mau kembali ke ladang

yang sudah menumbuhkan banyak pepohonan.

hingga esok pagi waktu yang bersejarah hujan

pertama pada genting mengalir tiap genting

terjatuh pada halaman depan di antara rumah kita

hingga banjir serupa

aku memberikan penghormatan dan belas kasih

berupa buku berisi coretan melalui tinta dari

tetesan luka, ketika kematian dalam jam kau bisa

membacanya pelajarilah pula, bagaimana aku bangkit.

Bekasi Utara, 2021

----------------------------

 

Hari-hari ini Banyak Pertanyaan

hari-hari ini ada banyak pertanyaan

/1/ apakah jarak menjadi kendala

untuk bersatunya kita? Jika pertanyaan

itu sempat hadir dalam tubuhmu

akulah tangga yang akan memperpendek

langkahmu untukku.

/2/ apakah mataku terbayang dalam benakmu

atau sempat untuk mencintaiku? 25% aku

meyakini dan bertaruh harapan

yang bersengkarut dengan waktu

/3/ apakah kau menerima

jika aku mengatakan cinta?

hari-hari ini aku banyak pertanyaan

jawaban-jawabanmu yang kutunggu

tak jauh beda yang aku harapkan

/4/ apakah kau pernah sengaja

berkata pada tuhan atau pada diri sendiri?

mengandai-andai tentang aku ini yang tak lagi

dihiraukan untuk bercinta hanya melihat nama.

Bekasi Utara, 2021

----------------------------

 

Diam-diam

kita sudah hidup di era teknologi

untuk mencintaimu tak harus berlalu

dan sangat gampang ketika kau

menciptakan rasa sakit tak harus berduaan

aku merasa sakit ketika membaca berbagai

catatan yang mengabarkan resah dalam dada

melalui beranda sosmed yang sangat sengit

aku merasa iba ingin menghiburmu untuk bangkit

aku sudah mencuri namamu untuk dicintai

seperti aku belajar bahasa asing yang berusaha

untuk mengetahui, tiap malam yang bersembunyi

mungkin tuhan memberi hari yang panjang

untuk kau tahu bahwa aku terlalu telanjang

mencintaimu dan sesekali mencintai dengan

diam-diam ialah kesakitan yang tak kunjung padam.

Bekasi Utara, 2021

 ----------------------------

Bisa Dijangkau

sakit di perantauan adalah setumpuk paku

atau ampas kopi yang tak pernah habis

sakit ini benar-benar

paku yang ditancapkan pada kayu

untuk melepaskan masih butuh palu

denganmu,

di sini sudah ada engkau

tapi masih belum bisa dijangkau

Bekasi Utara, 2021

----------------------------

 
 

Tak Lagi Kambuh

melihat kecantikan perempuan

yang berjilbab hatiku lembap

dan kesakitan yang bersemayam

dalam tubuh tak lagi kambuh

apakah ini benar-benar dari tuhan

yang membuatku ketagihan?

dan kesakitan telah terobati oleh itu

apakah ini benar-benar dari-Nya?

jika begitu adalah benar

semoga yang indah-indah

tak menimbulkan kesalahan

selamanya kata dan bukan dosa.

Bekasi Utara, 2021

 ----------------------------

 En. Aang MZ, Lahir 18 Mei 2001 di Pulau Giliraja Sumenep. Kuliah di UIN KHAS Jember. Alumnus Nurul Huda II dan PP Annuqayah daerah Lubangsa Selatan. Puisi-puisinya termaktub dalam antologi bersama dan dimuat pelbagai media online maupun cetak. Pernah bergiat di Sanggar Basmalah.

(bw/*/als/JPR)

©2021 PT. JawaPos Group Multimedia