alexametrics
25.6 C
Banyuwangi
Thursday, August 11, 2022

Banyuwangi Dipilih jadi Lokasi Beasiswa Seni Budaya Indonesia

RADAR BANYUWANGI – Pengembangan seni-budaya serta pariwisata kembali diperhitungkan. Tidak hanya di kancah nasional, melainkan hingga kancah Indonesia. Setidaknya itu tergambar dari dipilihnya salah satu perwakilan kabupaten the Sunrise of Java sebagai mentor sekaligus tempat berlatih puluhan mahasiswa peserta Beasiswa Seni Budaya Indonesia (BSBI) 2022.

Kali ini, yang ditunjuk mewakili Banyuwangi adalah pimpinan Sanggar Langlang Buana, yakni Sabar Hariyanto. Dia akan melatih para mahasiswa yang ke diproyeksi bakal membantu promosi Indonesia di kancah internasional tersebut selama sekitar tiga bulan ke depan.

Seperti yang dilakoni Sabar pada Sabtu siang (25/6). Dia mengajar sekaligus melatih 40 mahasiswa dari berbagai penjuru tanah air dan sejumlah negara sahabat yang tersebar di berbagai belahan benua.

Baca Juga :  Resmi Beroperasi, Akademi Lalare Orkestra Jadi Destinasi Wisata Baru

Hanya saja, lantaran pandemi Covid-19 belum benar-benar berlalu, kali ini dia mengajar secara virtual dari pelinggihan kantor Dinas Pebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi. “Kami ditunjuk untuk mewakili Banyuwangi dan Jatim. Di seluruh Indonesia ada enam sanggar yang ditunjuk, selain sanggar yang kami pimpin, ada pula sanggar asal Jogjakarta, Bali, Makassar, Padang, dan Kutai Kartanegara,” ujarnya.

Sekadar diketahui, BSBI merupakan program rutin yang digagas Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI bagi para pemuda-pemudi dari negara sahabat dan mahasiswa Indonesia untuk membantu promosi Indonesia di kancah internasional. Caranya adalah dengan mengirim mereka ke beberapa lokasi di Indonesia untuk mempelajari keberagaman Indonesia, baik dari segi seni, budaya, dan lain sebagainya.

Baca Juga :  10 Desember Ditetapkan Sebagai Hari Seni Rupa Banyuwangi

Nah, untuk itu, Banyuwangi dipilih sebagai salah satu lokasi yang dipelajari para mahasiswa BSBI selama beberapa bulan ke depan dari sisi seni dan budaya lokal masyarakatnya. Seluruh peserta akan diberi materi lengkap tentang adat istiadat, bu­daya, pariwisata, dan bahasa dae­rah yang ada di Banyuwangi.

Sementara itu, Perwakilan Kemenlu RI Yusron Ambari yang datang langsung tampak semringah saat memantau langsung proses pelatihan yang digelar di pelinggihan kantor Disbudpar Banyuwangi. Bahkan, dia mengatakan prosesi penutupan BSBI 2022 bakal digeber di Banyuwangi. (sgt/afi)

RADAR BANYUWANGI – Pengembangan seni-budaya serta pariwisata kembali diperhitungkan. Tidak hanya di kancah nasional, melainkan hingga kancah Indonesia. Setidaknya itu tergambar dari dipilihnya salah satu perwakilan kabupaten the Sunrise of Java sebagai mentor sekaligus tempat berlatih puluhan mahasiswa peserta Beasiswa Seni Budaya Indonesia (BSBI) 2022.

Kali ini, yang ditunjuk mewakili Banyuwangi adalah pimpinan Sanggar Langlang Buana, yakni Sabar Hariyanto. Dia akan melatih para mahasiswa yang ke diproyeksi bakal membantu promosi Indonesia di kancah internasional tersebut selama sekitar tiga bulan ke depan.

Seperti yang dilakoni Sabar pada Sabtu siang (25/6). Dia mengajar sekaligus melatih 40 mahasiswa dari berbagai penjuru tanah air dan sejumlah negara sahabat yang tersebar di berbagai belahan benua.

Baca Juga :  Genteng Sumbang Peserta Gandrung Sewu Terbanyak

Hanya saja, lantaran pandemi Covid-19 belum benar-benar berlalu, kali ini dia mengajar secara virtual dari pelinggihan kantor Dinas Pebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi. “Kami ditunjuk untuk mewakili Banyuwangi dan Jatim. Di seluruh Indonesia ada enam sanggar yang ditunjuk, selain sanggar yang kami pimpin, ada pula sanggar asal Jogjakarta, Bali, Makassar, Padang, dan Kutai Kartanegara,” ujarnya.

Sekadar diketahui, BSBI merupakan program rutin yang digagas Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI bagi para pemuda-pemudi dari negara sahabat dan mahasiswa Indonesia untuk membantu promosi Indonesia di kancah internasional. Caranya adalah dengan mengirim mereka ke beberapa lokasi di Indonesia untuk mempelajari keberagaman Indonesia, baik dari segi seni, budaya, dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Dimeriahkan SMAN 2 Taruna Bhayangkara

Nah, untuk itu, Banyuwangi dipilih sebagai salah satu lokasi yang dipelajari para mahasiswa BSBI selama beberapa bulan ke depan dari sisi seni dan budaya lokal masyarakatnya. Seluruh peserta akan diberi materi lengkap tentang adat istiadat, bu­daya, pariwisata, dan bahasa dae­rah yang ada di Banyuwangi.

Sementara itu, Perwakilan Kemenlu RI Yusron Ambari yang datang langsung tampak semringah saat memantau langsung proses pelatihan yang digelar di pelinggihan kantor Disbudpar Banyuwangi. Bahkan, dia mengatakan prosesi penutupan BSBI 2022 bakal digeber di Banyuwangi. (sgt/afi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/