Kamis, 02 Dec 2021
Radar Banyuwangi
Home / Budaya
icon featured
Budaya

Muludan Habiskan 13.850 Telur

21 Oktober 2021, 23: 40: 59 WIB | editor : Bayu Saksono

Muludan Habiskan 13.850 Telur

TRADISI: Ribuan endhog-endhogan menumpuk di Masjid Darussalam Desa Sraten, Kecamatan Cluring dalam muludan kemarin (19/10). (Salis Ali/RaBa)

Share this      

CLURING, Jawa Pos Radar Genteng –Perayaan maulid nabi Muhamad yang digelar di Desa Sraten, Kecamatan Cluring, berlangsung meriah, kemarin (19/10). Dalam acara yang dipusatkan di Masjid Darussalam, itu menyediakan 13.850 butir telur.

Kepala Desa Sraten, Arif Rahman Mulyadi, 52, mengatakan maulid nabi di Desa Sraten selalu digelar secara semarak setiap tahunnya. Dan ini, tradisi tahunan yang selalu dinanti warga. Untuk acara ini, warga yang kerja di luar daerah banyak yang pulang. “Warga ada yang kerja di Bali, Surabaya, Jakarta, dan Jember,” katanya.

Muludan yang digelar di desanya ini, terang dia, dimulai dengan mengarak puluhan gedebok pisang yang sudah ditancapi ribuan kembang telur. Arak-arakan itu, dimulai dari Dusun Krajan Timur menuju ke Masjid Darussalam yang jaraknya sekitar 800 meter. “Arak-arakan dimulai pukul 06.00,” ucapnya.

Baca juga: Dimeriahkan Paduan Suara hingga Tarian Jaran Goyang

Usai-arak-arakan, terang dia, semua kumpul di masjid untuk membaca selawat dan doa bersama. Sebelum berakhir, warga saling tukar ambeng dan kembang telur yang dibawa. “Tiap satu orang membawa 10 butir telur,” cetusnya.

Menurut Rahman, muludan yang digelar kali ini lebih meriah dibanding tahun sebelumnya. Jumlah partisipasi warga juga meningkat. “Tahun ini lebih semarak, meski masih kondisi pandemi,” katanya.

Rahman berharap ke depan tradisi seperti ini masih terus dilestarikan oleh generasi muda. Sebab, ini tradisi yang baik dan penuh makna. “Ini harus dilestarikan oleh generasi selanjutnya, saya harap warga tetap menjaga kekompakan,” pungkasnya.(

(bw/rbs/rbs/JPR)

©2021 PT. JawaPos Group Multimedia