alexametrics
27.5 C
Banyuwangi
Sunday, October 2, 2022

Masjid Muhammad Cheng Hoo Jadi Penunjang Destinasi City Tour

RADAR BANYUWANGI – Banyuwangi tak hanya dikenal sebagai tempat wisata alamnya. Bumi Blambangan ini juga termasyhur dengan objek wisata religinya. Masjid Haji Muhammad Cheng Hoo menjadi salah satu daya tarik destinasi baru di pusat kota.

Masjid Haji Muhammad Cheng Hoo memiliki perpaduan dari budaya Jawa, Tiongkok, dan muslim. Masjid ini terletak di Jalan Sutawijaya Nomor 186, Kelurahan Sumberrejo, Kecamatan Banyuwangi atau bisa dijangkau hanya lima menit dari pusat kota Banyuwangi.

Sesampainya di masjid ini, pengunjung akan disuguhkan struktur bangunan yang unik. Sekilas bangunan masjid yang memiliki ukuran 28 x 26 meter ini terlihat seperti kelenteng etnis Tionghoa. Bangunan masjid didominasi dengan warna merah, hijau, dan kuning. Tak hanya itu, masjid ini beratap lima tingkat yang semakin ke atas semakin mengecil, seperti pagoda.

Baca Juga :  Pengelola Pantai Cacalan Siapkan Tiga Keramba Lobster

Masjid Haji Muhammad Cheng Hoo Banyuwangi ini merupakan masjid kesepuluh di Indonesia yang memiliki perpaduan gaya arsitektur Tionghoa dan Jawa. Perpaduan budaya tersebut sebenarnya ingin menunjukkan kerukunan antarumat beragama, yang menjadi nilai Pancasila Indonesia.

Apalagi, Banyuwangi merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang meraih ”Harmony Award” atau Anugerah Kerukunan Umat Beragama dari Kementerian Agama (Kemenag). Sebab, kabupaten the Sunrise of Java ini dinilai mampu mewujudkan kerukunan antarumat beragama dan mampu mengelola perbedaan dengan bijak.

Masjid Muhammad Cheng Hoo merupakan kawasan penunjang destinasi city tourism di Banyuwangi. Letaknya juga tak terlalu jauh dari Terminal Wisata Terpadu di Kelurahan Sobo. ”Sementara ini untuk wisatawan asing masih belum, mungkin karena masih belum terlalu optimal dari segi pemasarannya. Sementara masih konsentrasi sebagai tempat ibadah dan pendidikan,” jelas Kepala Kelurahan Sumberrejo M. Prima Kharisma Jabara.

Baca Juga :  Surga dalam Secangkir Kopi

Namun demikian, potensi Masjid Muhammad Cheng Hoo Banyuwangi sebagai salah satu destinasi baru city tour masih sangat memungkinkan. Apalagi, kawasan tersebut juga dilengkapi dengan sejumlah fasilitas penunjang mulai dari halaman yang cukup luas, akses jalan yang mulus, dan bisa dijangkau dengan kendaraan roda dua maupun roda empat. ”Lokasinya boleh dibilang cukup strategis dan representatif,” tandas Prima. (ddy/bay/c1)

RADAR BANYUWANGI – Banyuwangi tak hanya dikenal sebagai tempat wisata alamnya. Bumi Blambangan ini juga termasyhur dengan objek wisata religinya. Masjid Haji Muhammad Cheng Hoo menjadi salah satu daya tarik destinasi baru di pusat kota.

Masjid Haji Muhammad Cheng Hoo memiliki perpaduan dari budaya Jawa, Tiongkok, dan muslim. Masjid ini terletak di Jalan Sutawijaya Nomor 186, Kelurahan Sumberrejo, Kecamatan Banyuwangi atau bisa dijangkau hanya lima menit dari pusat kota Banyuwangi.

Sesampainya di masjid ini, pengunjung akan disuguhkan struktur bangunan yang unik. Sekilas bangunan masjid yang memiliki ukuran 28 x 26 meter ini terlihat seperti kelenteng etnis Tionghoa. Bangunan masjid didominasi dengan warna merah, hijau, dan kuning. Tak hanya itu, masjid ini beratap lima tingkat yang semakin ke atas semakin mengecil, seperti pagoda.

Baca Juga :  Puisi Ardhi Ridwansyah

Masjid Haji Muhammad Cheng Hoo Banyuwangi ini merupakan masjid kesepuluh di Indonesia yang memiliki perpaduan gaya arsitektur Tionghoa dan Jawa. Perpaduan budaya tersebut sebenarnya ingin menunjukkan kerukunan antarumat beragama, yang menjadi nilai Pancasila Indonesia.

Apalagi, Banyuwangi merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang meraih ”Harmony Award” atau Anugerah Kerukunan Umat Beragama dari Kementerian Agama (Kemenag). Sebab, kabupaten the Sunrise of Java ini dinilai mampu mewujudkan kerukunan antarumat beragama dan mampu mengelola perbedaan dengan bijak.

Masjid Muhammad Cheng Hoo merupakan kawasan penunjang destinasi city tourism di Banyuwangi. Letaknya juga tak terlalu jauh dari Terminal Wisata Terpadu di Kelurahan Sobo. ”Sementara ini untuk wisatawan asing masih belum, mungkin karena masih belum terlalu optimal dari segi pemasarannya. Sementara masih konsentrasi sebagai tempat ibadah dan pendidikan,” jelas Kepala Kelurahan Sumberrejo M. Prima Kharisma Jabara.

Baca Juga :  Beduk Besar Masjid Cheng Hoo Dipesan Khusus dari Demak

Namun demikian, potensi Masjid Muhammad Cheng Hoo Banyuwangi sebagai salah satu destinasi baru city tour masih sangat memungkinkan. Apalagi, kawasan tersebut juga dilengkapi dengan sejumlah fasilitas penunjang mulai dari halaman yang cukup luas, akses jalan yang mulus, dan bisa dijangkau dengan kendaraan roda dua maupun roda empat. ”Lokasinya boleh dibilang cukup strategis dan representatif,” tandas Prima. (ddy/bay/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/