alexametrics
27.5 C
Banyuwangi
Sunday, October 2, 2022

Bangunan Masjid Cheng Hoo Dominasi Warna Merah, Kuning, dan Hijau

RADAR BANYUWANGI – Warna cat Masjid Muhammad Cheng Hoo Banyuwangi sangat menonjol. Terdiri dari perpaduan warna merah, kuning, serta hijau. Warna-warna ini melambangkan keberanian, keagungan, dan kedamaian.

Nama Laksamana Cheng Hoo tentu tak asing lagi. Kaum muslim kepercayaan Kaisar Yongle dari Tiongkok Kaisar Ketiga Dinasti Ming pernah berlayar ke Indonesia hingga tujuh kali.

Ketenaran pelaut Cheng Hoo mengarungi jalur laut sutra dengan misi dagang dan penyebaran Islam diabadikan menjadi nama masjid di sejumlah kota, termasuk Masjid Haji Muhammad Cheng Ho di Jalan Sutawidaya No 31-A, Kelurahan Sumberrejo, Kecamatan Banyuwangi.

Sepintas, Masjid Muhammad Cheng Hoo di Banyuwangi ini mirip bangunan kelenteng tradisional Tionghoa. Yang membedakan, keberadaan kubah di atas atap bertingkat.

Baca Juga :  Watu (Batu) Jadi Nama Tempat

Masjid ini dibangun atas prakarsa H Kadapi Kadiso, seorang pengusaha di Bumi Blambangan yang juga Ketua Dewan Pembina Yayasan Cheng Hoo. Masjid Cheng Hoo Banyuwangi diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Dr H (Jendral Purn) Wiranto pada Jumat, 26 November 2016 silam.

Masjid Haji Muhammad Cheng Hoo ini dibangun dengan perpaduan arsitektur Jawa dan Tiongkok. Masjid ini didominasi warna merah, kuning, dan hijau. Pemberian warna cat tersebut tak sembarangan, melainkan menyiratkan makna tersendiri.

Ketua Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Banyuwangi S. Rahmat H. mengatakan, warna merah memiliki makna keberanian, kekuatan, energi, gairah, semangat, adrenalin, kebahagiaan, kesuksesan, keberuntungan, dan kemakmuran. Sementara warna kuning melambangkan keagungan, sikap loyal, kebebasan, ceria, bahagia, energik, dan optimistis.

Baca Juga :  Rebo Wekasan, Santri Nurul Huda dan Warga Kapongan Berebut Air Tolak Balak

Sedangkan warna hijau, imbuh Rahmat, merupakan simbol kesuburan, kesegaran, kedamaian, dan keseimbangan. ”Harapannya tentu warna cat tersebut juga menjadi pelecut semangat untuk berani, kuat, semangat, optimistis, makmur, damai, dan bahagia,” kata Rahmat.

Rahmat menambahkan, bentuk kubah Masjid Haji Muhammad Cheng Hoo Banyuwangi yang berbentuk persegi delapan juga mengandung nilai filosofi. Yakni, pintu surga Allah SWT yang meliputi pintu Ar-Rayyan, As-Shadaqah, As-Shalat, Al-Jihad, Ad-Dzikir, Al-Ayman, Al-Kadziminal Ghaidz wal Afina, dan Babul Walid. ”Semoga kita semua akan dimasukkan ke dalam surganya Allah SWT dari pintu mana pun,” tandasnya. (ddy/bay/c1)

RADAR BANYUWANGI – Warna cat Masjid Muhammad Cheng Hoo Banyuwangi sangat menonjol. Terdiri dari perpaduan warna merah, kuning, serta hijau. Warna-warna ini melambangkan keberanian, keagungan, dan kedamaian.

Nama Laksamana Cheng Hoo tentu tak asing lagi. Kaum muslim kepercayaan Kaisar Yongle dari Tiongkok Kaisar Ketiga Dinasti Ming pernah berlayar ke Indonesia hingga tujuh kali.

Ketenaran pelaut Cheng Hoo mengarungi jalur laut sutra dengan misi dagang dan penyebaran Islam diabadikan menjadi nama masjid di sejumlah kota, termasuk Masjid Haji Muhammad Cheng Ho di Jalan Sutawidaya No 31-A, Kelurahan Sumberrejo, Kecamatan Banyuwangi.

Sepintas, Masjid Muhammad Cheng Hoo di Banyuwangi ini mirip bangunan kelenteng tradisional Tionghoa. Yang membedakan, keberadaan kubah di atas atap bertingkat.

Baca Juga :  Naik Kereta Kencana Simbol Kebersamaan Membangun Situbondo

Masjid ini dibangun atas prakarsa H Kadapi Kadiso, seorang pengusaha di Bumi Blambangan yang juga Ketua Dewan Pembina Yayasan Cheng Hoo. Masjid Cheng Hoo Banyuwangi diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Dr H (Jendral Purn) Wiranto pada Jumat, 26 November 2016 silam.

Masjid Haji Muhammad Cheng Hoo ini dibangun dengan perpaduan arsitektur Jawa dan Tiongkok. Masjid ini didominasi warna merah, kuning, dan hijau. Pemberian warna cat tersebut tak sembarangan, melainkan menyiratkan makna tersendiri.

Ketua Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Banyuwangi S. Rahmat H. mengatakan, warna merah memiliki makna keberanian, kekuatan, energi, gairah, semangat, adrenalin, kebahagiaan, kesuksesan, keberuntungan, dan kemakmuran. Sementara warna kuning melambangkan keagungan, sikap loyal, kebebasan, ceria, bahagia, energik, dan optimistis.

Baca Juga :  Solusi Kesehatan Penyu dengan Inovasi Box Terapi

Sedangkan warna hijau, imbuh Rahmat, merupakan simbol kesuburan, kesegaran, kedamaian, dan keseimbangan. ”Harapannya tentu warna cat tersebut juga menjadi pelecut semangat untuk berani, kuat, semangat, optimistis, makmur, damai, dan bahagia,” kata Rahmat.

Rahmat menambahkan, bentuk kubah Masjid Haji Muhammad Cheng Hoo Banyuwangi yang berbentuk persegi delapan juga mengandung nilai filosofi. Yakni, pintu surga Allah SWT yang meliputi pintu Ar-Rayyan, As-Shadaqah, As-Shalat, Al-Jihad, Ad-Dzikir, Al-Ayman, Al-Kadziminal Ghaidz wal Afina, dan Babul Walid. ”Semoga kita semua akan dimasukkan ke dalam surganya Allah SWT dari pintu mana pun,” tandasnya. (ddy/bay/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/