Sabtu, 23 Oct 2021
Radar Banyuwangi
Home / Budaya
icon featured
Budaya
Banyuwangi Cultur Every Week

Dimeriahkan Paduan Suara hingga Tarian Jaran Goyang

11 Oktober 2021, 07: 19: 24 WIB | editor : Bayu Saksono

Dimeriahkan Paduan Suara hingga Tarian Jaran Goyang

Share this      

TEGALSARI, Jawa Pos Radar Banyuwangi -  Setelah sempat terhenti akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Gelaran Banyuwangi Culture Every Week (BCE) kembali dibuka kembali, Sabtu (9/10).

Kali ini giliran Kecamatan Tegalsari. Acara dibuka langsung Sekretaris Kecamatan Tegalsari, Nurholis berlangsung semarak dan meriah dengan dihibur penampilan duta seni pelajar se Kecamatan Tegalsari.

Namun demikian, pelaksanaan kegiatan masih dengan standar protokol kesehatan ketat. Setiap duta seni pelajar  tampil wajib mengenakan face shield. Sementara tamu undangan  menyaksikan secara langsung jumlah tempat duduknya terbatas, dan berjarak. Selain itu, seluruh penonton wajib memakai masker, serta dicek suhu tubuh dan mencuci tangan. “Standar protokol kesehatan ketata. Kita terapkan dengan sebaik-baiknya,” ungkap Sekretaris Kecamatan Tegalsari, Nurholis

Baca juga: Semua Sepakat Jaga Pancasila

Pihaknya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Dinas Pendidikan Banyuwangi serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang terus bersinergi dalam membangkitkan festival di tengah pandemi Covid 19. “Selama hampir dua tahun, kita merindukan kegiatan festival seperti ini, dan kita sudah bisa kembali menikmati pagelaran festival BCE yang diselenggaran di Kantor Kecamatan Tegalsari,” jelasnya.

Melalui kegiatan BCE tersebut, kata Nurholis, ke depan terus bisa meningkatkan bakat minat siswa sekaligus menumbuhkembangkan seni tradisional  ada di Banyuwangi khususnya di Kecamatan Tegalsari.

Penampilan pembuka kegiatan BCE episode Kecamatan Tegalsari dibuka dengan tari jejer gandrung kembang menur oleh duta seni pelajar dari SDN 2 Karangmulyo, selanjutnya penampilan SMPN 2 Tegalsari melalui seni tari punjari.

Riuh penonton semakin gemuruh kala menyaksikan penampilan tari jaran goyang yang merupakan tari dua sejoli yang sedang dirundung kasmaran. Tari yang diperagakan oleh duta seni SMKN 1 Tegalsari itu berhasil memukau penonton.

Duta seni SMKN 2 Tegalsari tak mau kalah dengan menampilkan tari Jaripah. Sementara siswa SMPN 1 Tegalsari menampilkan tari jaranan buto. Kegiatan ditutup dengan penampilan paduan suara lagu Umbul-Umbul Blambangan yang dibawak oleh Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kecamatan Tegalsari.

Gelaran BCE yang mengusung Colorful Hybrid Concept ini selain bisa dilihat langsung masyarakat juga bisa menyaksikan di seluruh indonesia dan dunia melalui akun Youtube Banyuwangi Tourism. 

(bw/ddy/rbs/JPR)

©2021 PT. JawaPos Group Multimedia