alexametrics
25.6 C
Banyuwangi
Thursday, August 11, 2022

Matangkan Persiapan Pameran, ArtOs Nusantara Hadirkan Kurator Wayan Seriyoga

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Setelah sukses digeber tahun lalu, pameran seni rupa bertajuk ”ArtOs Kembang Langit”, bakal kembali digeber tahun ini. Bukan sekadar mengulang memori manis, panitia menyiapkan sejumlah gebrakan sehingga membuat pameran bertajuk ”ArtOs Nusantara” yang akan digeber Desember mendatang lebih spektakuler.

Hal itu terungkap saat tim panitia menggelar rapat Selasa (2/8). Bukan sekadar membahas konsep acara, rapat kali ini juga membahas detail pameran tersebut, termasuk rencana menggelar roadshow ke seniman-seniman lokal yang karyanya bakal dipamerkan.

Rapat dihadiri oleh kurator ternama asal Gorontalo I Wayan Seriyoga Parta, owner Langgar Arts Imam Maskun, perupa Windu Pamor, dan kurator lokal sekaligus Direktur Jawa Pos Radar Banyuwangi Samsudin Adlawi.

Baca Juga :  Om Kosmas Bangkit dari Kematian

Sekadar diketahui, kurator Yoga adalah seorang dosen seni rupa di Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Dia sukses menggelar berbagai event nasional. Di antaranya Project Seni Inovatif dan Kolaboratif Leang Leang di Fort Rotterdam Makassar.

Selain itu, rapat kali ini juga membahas kuratorial karya serta pentingnya mempertimbangkan display dengan arsitektur lokasi pameran. Terlebih, pameran bakal digeber di gedung yang kini menjadi salah satu landmark Banyuwangi, yakni Gedung Juang ’45.

”Kami datang ke Banyuwangi diundang Pak Imam Maskun untuk memetakan seperti apa konsep pameran ArtOs Nusantara nanti. Gedung tempat pameran sudah didesain cukup menarik. Gedung ini sangat monumental. Tinggal menetapkan porsi ruangannya,” kata Yoga.

Dia menuturkan, selain pameran, sejumlah karya seni rupa yang lain juga bakal dipamerkan pada event ArtOs Nusantara. ”Ini sekaligus kolaborasi seniman untuk merespons nilai art Gedung Juang,” pungkasnya.

Baca Juga :  Tiga Gending Terlewatkan, Penari Seblang Kembali Kesurupan

Salah kurator Samsudin Adlawi mengatakan, ArtOs Nusantara diharapkan menjadi salah satu pemantik peningkatan kualitas karya seniman Banyuwangi. ”Maka, standar kurasinya harus jelas,” ujarnya.

Imam Maskun menambahkan, selain memamerkan karya lukisan di Gedung Juang, pihaknya juga menghadirkan seni kriya. Seni kriya adalah salah satu cabang seni rupa yang menghasilkan benda kerajinan (craft). ”Untuk seni kriya, lokasinya di depan Gesibu Blambangan. Gelaran ArtOs Nusantara kita rancang dengan skala lebih menasional,” kata sarjana Seni Rupa Universitas Negeri Malang (dulu IKIP Malang) itu. (sgt/aif/c1)

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Setelah sukses digeber tahun lalu, pameran seni rupa bertajuk ”ArtOs Kembang Langit”, bakal kembali digeber tahun ini. Bukan sekadar mengulang memori manis, panitia menyiapkan sejumlah gebrakan sehingga membuat pameran bertajuk ”ArtOs Nusantara” yang akan digeber Desember mendatang lebih spektakuler.

Hal itu terungkap saat tim panitia menggelar rapat Selasa (2/8). Bukan sekadar membahas konsep acara, rapat kali ini juga membahas detail pameran tersebut, termasuk rencana menggelar roadshow ke seniman-seniman lokal yang karyanya bakal dipamerkan.

Rapat dihadiri oleh kurator ternama asal Gorontalo I Wayan Seriyoga Parta, owner Langgar Arts Imam Maskun, perupa Windu Pamor, dan kurator lokal sekaligus Direktur Jawa Pos Radar Banyuwangi Samsudin Adlawi.

Baca Juga :  Lukisan Bergambar Bupati Ipuk Laku Rp 16,5 Juta

Sekadar diketahui, kurator Yoga adalah seorang dosen seni rupa di Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Dia sukses menggelar berbagai event nasional. Di antaranya Project Seni Inovatif dan Kolaboratif Leang Leang di Fort Rotterdam Makassar.

Selain itu, rapat kali ini juga membahas kuratorial karya serta pentingnya mempertimbangkan display dengan arsitektur lokasi pameran. Terlebih, pameran bakal digeber di gedung yang kini menjadi salah satu landmark Banyuwangi, yakni Gedung Juang ’45.

”Kami datang ke Banyuwangi diundang Pak Imam Maskun untuk memetakan seperti apa konsep pameran ArtOs Nusantara nanti. Gedung tempat pameran sudah didesain cukup menarik. Gedung ini sangat monumental. Tinggal menetapkan porsi ruangannya,” kata Yoga.

Dia menuturkan, selain pameran, sejumlah karya seni rupa yang lain juga bakal dipamerkan pada event ArtOs Nusantara. ”Ini sekaligus kolaborasi seniman untuk merespons nilai art Gedung Juang,” pungkasnya.

Baca Juga :  Batu Akik Booming Lagi, Kolektor Rancang Pameran Lokal hingga Nasional

Salah kurator Samsudin Adlawi mengatakan, ArtOs Nusantara diharapkan menjadi salah satu pemantik peningkatan kualitas karya seniman Banyuwangi. ”Maka, standar kurasinya harus jelas,” ujarnya.

Imam Maskun menambahkan, selain memamerkan karya lukisan di Gedung Juang, pihaknya juga menghadirkan seni kriya. Seni kriya adalah salah satu cabang seni rupa yang menghasilkan benda kerajinan (craft). ”Untuk seni kriya, lokasinya di depan Gesibu Blambangan. Gelaran ArtOs Nusantara kita rancang dengan skala lebih menasional,” kata sarjana Seni Rupa Universitas Negeri Malang (dulu IKIP Malang) itu. (sgt/aif/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/