Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Lingkar Barat Genteng Segera Tembus Dasri

Syaifuddin Mahmud • Senin, 7 November 2022 | 20:35 WIB
BERLAPIS BETON: Bupati Ipuk Fiestiandani didampingi Plt Kepala Dinas PU CKPP Danang Hartanto meninjau pembangunan jalan lingkar barat Genteng, Minggu (6/11). (Dini untuk Radar Banyuwangi)
BERLAPIS BETON: Bupati Ipuk Fiestiandani didampingi Plt Kepala Dinas PU CKPP Danang Hartanto meninjau pembangunan jalan lingkar barat Genteng, Minggu (6/11). (Dini untuk Radar Banyuwangi)
GENTENG, Jawa Pos Radar Banyuwangi Pemkab Banyuwangi terus menggeber pekerjaan pembangunan jalan di berbagai penjuru Bumi Blambangan. Salah satunya jalan lingkar barat di wilayah Kecamatan Genteng.

Jalan lingkar yang melintasi Terminal Wiroguno tersebut mulai dikerjakan. Tidak sekadar diharapkan mampu mengurai kemacetan di Kota Genteng, jalan tersebut diproyeksi memicu tumbuhnya aktivitas ekonomi baru. Bupati Ipuk Fiestiandani mengecek langsung pengerjaan pembangunan jalan tersebut kemarin (6/11). “Setelah proses perencanaan hampir 20 tahun lamanya, jalan ini mulai kita bangun,” ujarnya.

Ipuk menuturkan, pembangunan jalan tersebut diharapkan dapat mengurai kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Pasar Genteng. Sebab, banyaknya kendaraan besar yang melintas serta aktivitas bongkar muat barang menyebabkan lalu lintas di kawasan pasar padat. “Kalau jalan ini sudah tembus, kendaraan besar bisa dialihkan lewat sini,” terangnya.

Selain itu, imbuh Ipuk, pembukaan akses baru bisa membuka potensi ekonomi baru di sepanjang jalur tersebut. “Kami akan mempersiapkan rencana tata ruang wilayahnya. Sehingga nanti pertumbuhan yang ada bisa diatur sebaik mungkin,” imbuhnya.

Jalur Lingkar Barat Genteng tersebut akan tembus di perempatan Desa Dasri. Selanjutnya, jalan akan disambung ke Jembatan Wiroguno dan tersambung ke jalur nasional di Kecamatan Gambiran.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Perumahan dan Pemukiman (PU CKPP) Banyuwangi Danang Hartanto menyebutkan, bahwa pembangunan tahap pertama ini, mencapai 1,3 kilometer (Km). “Ini tembus sampai perempatan Dasri,” kata dia.

Dari 1,3 Km tersebut, 700 meter di antaranya akan dibeton dengan lebara 10 hingga 12 meter. Sedangkan 600 meter sisanya, masih dalam tahap konstruksi agregat. “600 meter sisanya masih kami lakukan pengerasan. Kurang lebih butuh waktu sekitar enam bulan. Jadi, untuk betonisasi akan dilanjutkan setelah cukup keras,” papar Danang.

Sekadar diketahui, pasca pandemi Covid -19 pembangunan infrastruktur jalan tengah “digenjot” oleh Bupati Ipuk. Sejumlah ruas jalan terus dilakukan perbaikan. Di antaranya adalah jalan lintas timur yang menghubungkan Kecamatan Blimbingsari dan Muncar serta ruas jalan lintar Kecamatan Siliragung ke Pesanggaran.

Danang menambahkan, perubahan anggaran keuangan (PAK) tahun ini pemkab juga melakukan pekerjaan rutin perbaikan jalan poros antar kecamatan. Seperti pekerjaan rutin perbaikan jalan di wilayah Kecamatan Bangorejo yang mencapai 34 Km, Rogojampi sepanjang 94 km, serta di Genteng 52,5 km. “Di kawasan kota Banyuwangi juga ada perbaikan jalan rutin 87 km, termasuk di sejumlah ruas jalan poros kecamatan lainnya. Semua kami lakukan secara bertahap. Selain perbaikan penuh, juga setiap hari kami melakukan tambal sulam di sepanjang jalan Banyuwangi,” bebernya.

Sementara itu, Bupati Ipuk menyatakan bahwa panjang jalan di Banyuwangi yang mencapai lebih dari 3 ribu Km membutuhkan proses perbaikan yang panjang dan anggaran yang tidak kecil. “Kita bangun sesuai dengan skala prioritas sampai akhirnya nanti bisa tersentuh semua,” pungkasnya. (sgt/aif) Editor : Syaifuddin Mahmud
#Lingkar Barat Genteng #Urai Kemacetan #Pengecoran Jalan