ROGOJAMPI – Vaksinasi rabies juga berlangsung di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Rogojampi kemarin (28/9). Pemilik hewan datang untuk melakukan suntik vaksin hewan piaraannya agar sehat dan terbebas dari rabies. Pemberian suntik vaksin anti rabies tersebut tidak dipungut biaya alias gratis.
Petugas Puskeswan Rogojampi dr Hamid mengatakan, program vaksin anti rabies (VAR) tersebut merupakan program Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi dalam rangka Hari Rabies Sedunia. Sebelumnya, pihaknya bersama dokter hewan lainnya juga telah berkeliling dari kampung ke kampung untuk jemput bola memberikan layanan vaksinasi massal ke seluruh populasi Hewan Pembawa Rabies (HPR) di Banyuwangi. ”Petugas jemput bola mendatangi satu per satu rumah warga yang memiliki peliharaan hewan pembawa rabies (HPR), yakni anjing, kucing, dan kera,” jelasnya.
Penyuntikan VAR dilakukan untuk memberikan kekebalan terhadap hewan dari penyebaran penyakit anjing gila. Anjing disuntik pada bagian bawah kulit tengkuk (leher atas anjing). Tujuannya tiada lain agar HPR yang mengandung virus rabies tidak sampai menimbulkan gigitan yang dapat menularkan kepada manusia. ”Untuk hari ini (kemarin) ada 31 ekor hewan yang disuntik vaksin rabies, rata-rata masih didominasi kucing. Tiga di antaranya sakit gatal dan tidak bisa kencing dan kami berikan penanganan khusus,” terang Hamid.
Sebagian besar pemilik hewan kesayangan memiliki kesadaran yang tinggi dalam menjaga kesehatan piaraannya. Tak heran jika program vaksin anti rabies mendapat antusiasme yang tinggi dari masyarakat.
Editor : Ali Sodiqin