RadarBanyuwangi.id – PT INKA (Persero) menyalurkan dana bergulir kepada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di sekitar Banyuwangi. Acara penyerahan dilakukan secara simbolis oleh PT INKA (Persero) disaksikan oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Balai Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru, pada Rabu (6/4). Penyerahan dana bergulir ini dihadiri Direktur Keuangan & SDM INKA Andy Budiman dan Direktur Pengembangan INKA Agung Sedaju.
Direktur Pengembangan INKA Agung Sedaju menjelaskan, sebanyak 6 UMKM menerima total Rp 115 juta dan nilai pinjaman yang disalurkan bervariasi tergantung jenis usahanya. Keenam UMKM dari Banyuwangi tersebut menjadi mitra binaan INKA di Banyuwangi dengan usahanya seperti sparepart motor, industri sabun, jasa laundry, industri kreatif (tas), batik cap dan tulis, serta makanan kecil.
Pada kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan sebesar Rp 15 juta untuk 15 warga yang berdomisili di Desa Kajarharjo, Kalibaru. Kelima belas warga tersebut merupakan pegiat ekonomi yang sehari-hari berjualan di warung. ”Atas penyaluran dana bergulir dan bantuan ini, diharapkan kegiatan ekonomi masyarakat Banyuwangi semakin terangkat berkat bantuan dari INKA,” kata Agung.
Sementara itu, Bupati Ipuk Fiestiandani Azwar Anas memberikan apresiasi terhadap INKA yang telah memberikan bantuan dana bergulir kepada UMKM di Banyuwangi. Tidak hanya itu, INKA juga telah berkenan memberikan bantuan sebesar Rp 15 juta untuk 15 warga yang berdomisili di Desa Kajarharjo, Kalibaru.
Bantuan ini merupakan tindak lanjut dari program Warung Naik Kelas alias ”Wenak”, sebagai upaya mendorong pemulihan ekonomi rakyat. Program ini merupakan bagian dari program 100 hari yang salah satunya fokusnya pada pemulihan ekonomi sektor mikro. Program Wenak ini merupakan perbaikan warung kecil dan pemberian bantuan alat-alat usaha sesuai kebutuhan pemilik warung. Seperti etalase, dispenser, blender, meja-kursi, peralatan makan, dan lainnya.
”Kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mendorong pemulihan ekonomi sangat diperlukan. Semoga kehadiran INKA dan berbagai dunia usaha lainnya di Banyuwangi bisa menjadi pendorong agar pemulihan ekonomi warga lebih cepat dilakukan,” jelas Ipuk. (*/sli/afi/c1)
Editor : Ali Sodiqin