Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Masih Ada Bus yang Ngeblong di Wongsorejo, Antrean Kendaraan Kini Mengular sampai Bangsring

Fredy Rizki Manunggal • Minggu, 12 November 2023 | 15:00 WIB
NGEBLONG: Bus pariwisata bernopol K 7383 BD nekat menerobos jalan hingga memicu kemacetan panjang di jalan raya Wongsorejo, Jumat (10/11).
NGEBLONG: Bus pariwisata bernopol K 7383 BD nekat menerobos jalan hingga memicu kemacetan panjang di jalan raya Wongsorejo, Jumat (10/11).

WONGSOREJO, RadarBanyuwangi.id – Kemacetan di jalan raya yang menghubungkan Banyuwangi dan Situbondo akibat perbaikan jembatan semakin parah.

Saking banyaknya kendaraan yang terjebak macet, antrean kendaraan mengular sampai Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi.

Kemacetan ini diperparah dengan adanya sebagian bus yang ngeblong. Maunya cepat-cepat sampai tujuan, tapi malah memicu kemacetan dari dua arah.

”Bus masih banyak yang ngeblong sehingga memicu kemacetan panjang,” ujar Gombloh, warga Wongsorejo.

Selain dipicu kendaraan yang ngeblong, kemacetan juga disebabkan adanya peningkatan intensitas pengerjaan proyek Jembatan Alasbuluh.

Jumat (10/11) panjang antrean mencapai 5 kilometer (km), ekor ujung kemacetan sampai Desa Bangsring. Kondisi itu disebabkan adanya pengerjaan grider di Jembatan Alasbuluh 1. Para pekerja sejak Kamis malam (9/11) melakukan lembur pekerjaan hingga Jumat pagi.

Kanitlantas Polsek Wongsorejo Aiptu Yanto mengatakan, antrean di sisi utara mengular hingga SPBU Dusun Alasmalang, Desa Alasrejo.

Sedangkan di area selatan, panjang antrean sampai depan Masjid Bangsring.

Antrean semakin parah karena banyak truk besar muatan logistik tujuan Bali dan NTB yang melalui jalur tersebut.

Untuk mengatur antrean, aparat kepolisian menerapkan sistem buka-tutup dengan ritme antrean 10 sampai 15 menit sekali.

”Volume kendaraan sangat tinggi, pas ada kerja lembur pengecoran landasan grider di Jembatan Alasbuluh I. Kerja lembur dimulai pukul 19.00 sampai pukul 07.00,” ungkap Yanto.

Baca Juga: Pihak Sekolah Bantah Reza Korban Pengeroyokan, Yang Benar Duel Satu Lawan Satu

Saat ini pengerjaan yang paling padat dilakukan di Jembatan Alasbuluh I dan II. Di Alasbuluh I pekerja sedang mengecor landasan grider.

Sedangkan di Alasbuluh II berlangsung pengecoran pagar di sisi kiri dari arah Banyuwangi.

”Tinggal dua jembatan yang belum selesai, kalau di Wongsorejo dan Curah Sawo sudah bisa dilalui kendaraan,” imbuh Yanto.

Melihat intensitas pengerjaan jembatan, Yanto memprediksi potensi kemacetan masih terus terjadi, terutama menjelang akhir pekan yang selalu terjadi peningkatan volume kendaraan.

”Mungkin seminggu lagi setelah pemasangan grider, jalur Jembatan Alasbuluh bisa digunakan dua arah. Selagi masih berlangsung perbaikan, potensi macet bisa terus terjadi,” pungkasnya. (fre/aif/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #jembatan #kemacetan #antrean #Ngeblong #pembangunan #wongsorejo #banyuwangi #bangsring