alexametrics
27.6 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Jelang Tahun Baru, Sekilo Ikan Mangla Tembus Rp 45 Ribu

SITUBONDO – Harga Ikan Mangla di Kabupaten Situbondo mengalami kenaikan beberapa hari terakhir. Ini dipicu kian tingginya permintaan masyarakat menjelang pergantian malam tahun baru.

Rahman warga Desa/Kecamatan Panarukan mengakui jika ada kenaikan harga cukup signifikan. “Tiga hari yang lalu, saya beli (Ikan Mangla) masih sekitar Rp 25 Ribu. Sekarang menjelang tahun baru sudah Rp 45 ribu perkg. Tapi namanya butuh, ya tetap saya beli,” kata pria 58 tahun itu, Rabu (29/12).

Yanti, pemilik gudang ikan di Pelabuhan Panarukan mengakui, jika harga jenis semua ikan memang mengalami kenaikan. Itu sudah lumrah terjadi menjelang perayaan natal dan tahun baru (nataru). Diakui, Mangla memang menjadi salah satu ikan yang banyak diburu menjelang nataru.

“Alhamdulillah kalau saat ini kami masih mampu menyediakan ikan sebanyak 10 ton, dan ini memang kami sediakan banyak. Soalnya tidak menutup kemungkinan di hari-hari seperti ini, banyak orang yang membutuhkan ikan jenis mangla untuk dibakar,” ujar Yanti,

Alasan Ikan Mangla diburu banyak orang karena harganya cukup bersahabat dengan para pembeli. Sebab, kalau ikan putihan, harganya lebih mahal dari pada Ikan Mangla. “Kalau harga grosir saja, sekitar Rp 30 ribu perkg. Itu yang ukuran besar mas, kalau yang ukuran tanggung sekitar Rp 25 ribu,” kata perempuan 45 itu.

Yanti menambahkan, harga Ikan Mangla tahun lalu bisa tembus sampai Rp 50 ribu perkg. “Apalagi tahun ini, untuk mendapatakan Ikan Mangla cukup sulit. Kalau tahun lalu masih gampang. Besar kemungkinan nanti harganya bisa lebih mahal dari tahun lalu,” jelas Yanti. (hum/pri)

SITUBONDO – Harga Ikan Mangla di Kabupaten Situbondo mengalami kenaikan beberapa hari terakhir. Ini dipicu kian tingginya permintaan masyarakat menjelang pergantian malam tahun baru.

Rahman warga Desa/Kecamatan Panarukan mengakui jika ada kenaikan harga cukup signifikan. “Tiga hari yang lalu, saya beli (Ikan Mangla) masih sekitar Rp 25 Ribu. Sekarang menjelang tahun baru sudah Rp 45 ribu perkg. Tapi namanya butuh, ya tetap saya beli,” kata pria 58 tahun itu, Rabu (29/12).

Yanti, pemilik gudang ikan di Pelabuhan Panarukan mengakui, jika harga jenis semua ikan memang mengalami kenaikan. Itu sudah lumrah terjadi menjelang perayaan natal dan tahun baru (nataru). Diakui, Mangla memang menjadi salah satu ikan yang banyak diburu menjelang nataru.

“Alhamdulillah kalau saat ini kami masih mampu menyediakan ikan sebanyak 10 ton, dan ini memang kami sediakan banyak. Soalnya tidak menutup kemungkinan di hari-hari seperti ini, banyak orang yang membutuhkan ikan jenis mangla untuk dibakar,” ujar Yanti,

Alasan Ikan Mangla diburu banyak orang karena harganya cukup bersahabat dengan para pembeli. Sebab, kalau ikan putihan, harganya lebih mahal dari pada Ikan Mangla. “Kalau harga grosir saja, sekitar Rp 30 ribu perkg. Itu yang ukuran besar mas, kalau yang ukuran tanggung sekitar Rp 25 ribu,” kata perempuan 45 itu.

Yanti menambahkan, harga Ikan Mangla tahun lalu bisa tembus sampai Rp 50 ribu perkg. “Apalagi tahun ini, untuk mendapatakan Ikan Mangla cukup sulit. Kalau tahun lalu masih gampang. Besar kemungkinan nanti harganya bisa lebih mahal dari tahun lalu,” jelas Yanti. (hum/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/