alexametrics
25.5 C
Banyuwangi
Wednesday, July 6, 2022

Petugas Gabungan Sidak SPBU dan Pengusaha Minyak goreng

SITUBONDO – Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrin (Diskoperindag) bersama Polres Situbondo dan Satpol-PP melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terjadap sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Itu dilakukan untuk memastikan mesin pompa bekerja sesuai takaran.

Kasi Pengawasan Metrologi, Diskoperindag Kabupaten Situbondo, Hermin mengatakan, petugas mendatangi empat SPBU yang ada di Situbondo. Di antaranya SPBU di Kelurahan Mimbaan, SPBU Kecamatan Panji, SPBU Arjasa dan SPBU di Desa/Kecamatan Asembagus.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap empat SPBU, tidak ditemukan adanya pengurangan takaran. Karena kami bersama tim juga melakukan pemeriksaan langsung di tempat,” ucap Hermin, Selasa (29/3/2022).

Tim juga mendatangi sejumlah pengusaha minyak goreng. Ini untuk memastikan tidak adanya indikasi kecurangan yang dapat merugikan masyarakat, di tengah kesulitan medapatkan minyak goreng. “Setelah melakukan sidak di dua tempat pengusaha minyak goreng, ada temuan yang tidak sesuai takaran minyak goreng dalam kemasan. Karena, dalam takaran satu kilogram minyak goreng, berkurang sepuluh mililiter,” ungkapnya.

Hermin mengatakan, petugas kemudian memberikan peringatan kepada pengusaha tersebut secara lisan. Sebab, jika ditemukan adanya kecurangan kembali, petugas akan mengirimkan surat peringatan. “Kami meminta masyarakat tidak dirugikan. Maka nantinya kami akan melakukan pengecekan ulang kepada sejumlah pengusaha minyak goreng,” kata Hermin. (mg1/pri)

SITUBONDO – Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrin (Diskoperindag) bersama Polres Situbondo dan Satpol-PP melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terjadap sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Itu dilakukan untuk memastikan mesin pompa bekerja sesuai takaran.

Kasi Pengawasan Metrologi, Diskoperindag Kabupaten Situbondo, Hermin mengatakan, petugas mendatangi empat SPBU yang ada di Situbondo. Di antaranya SPBU di Kelurahan Mimbaan, SPBU Kecamatan Panji, SPBU Arjasa dan SPBU di Desa/Kecamatan Asembagus.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap empat SPBU, tidak ditemukan adanya pengurangan takaran. Karena kami bersama tim juga melakukan pemeriksaan langsung di tempat,” ucap Hermin, Selasa (29/3/2022).

Tim juga mendatangi sejumlah pengusaha minyak goreng. Ini untuk memastikan tidak adanya indikasi kecurangan yang dapat merugikan masyarakat, di tengah kesulitan medapatkan minyak goreng. “Setelah melakukan sidak di dua tempat pengusaha minyak goreng, ada temuan yang tidak sesuai takaran minyak goreng dalam kemasan. Karena, dalam takaran satu kilogram minyak goreng, berkurang sepuluh mililiter,” ungkapnya.

Hermin mengatakan, petugas kemudian memberikan peringatan kepada pengusaha tersebut secara lisan. Sebab, jika ditemukan adanya kecurangan kembali, petugas akan mengirimkan surat peringatan. “Kami meminta masyarakat tidak dirugikan. Maka nantinya kami akan melakukan pengecekan ulang kepada sejumlah pengusaha minyak goreng,” kata Hermin. (mg1/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/