alexametrics
24.5 C
Banyuwangi
Monday, July 4, 2022

Dua Nelayan Hilang di Perairan Wonorejo

SITUBONDO – Dua orang nelayan dikabarkan hilang saat melaut di Perairan Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Selasa Kemarin (28/12). Pasalnya, sudah empat hari mereka tidak pulang. Di antaranya, adalah Taufik (50) warga Tapanrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi dan Poniran Gober (50) warga Jelun, Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Situbondo.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Situbondo, Zainul Arifin membenarkan terjadinya nelayan yang hilang kontak tersebut. Menurutnya, kedua nelayan itu berangkat melaut sekitar pukul 14.30 WIB Jumat (24/12) dengan menggunakan perahu fiber di perairan Pandean, Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih. “Dari keterangan keluarga, biasanya dua hari yang lalu nelayan itu sudah pulang. Namun, hingga saat ini masih belum pulang,” kata Zainul, pada koran ini lewat sambungan telepon, Selasa Kemarin (28/12).

Lebih lanjut, Zainul menjelaskan, bahwa sebelumnya pada hari Sabtu (25/12) sekitar pukul 02.00 WIB, ada nelayan lain bernama Masruri yang sempat melihat ada perahu di tengah laut, tepatnya di perairan Takat Mas. “Informasi sudah disampaikan kepada keluarganya dan langsung menuju ke lokasi itu, akan tetapi tidak menemukan perahunya,” terangnya.

Pihak keluarga sampai saat ini berusaha menghubungi keluarga dan teman sesama nelayan agar memberitahukan jika mendapat informasi keberadaan dua orang nelayan tersebut. “Sekarang kita masih koordinasi dengan pihak keluarga, kepala desa (kades) dan camat. Karena sudah empat hari ini nelayan itu tidak ada kabarnya,” jelasnya.

Untuk melakukan pencarian, pihaknya berupaya melibatkan dari bebaragai unsur Tim SAR. Di antaranya BPBD, Basarnas, Tagana, Polsek, Kamla, Koramil dan nelayan setempat. “Sekarang tim SAR Basarnas Banyuwangi sedang berangkat menuju ke Pandean melakukan pencarian dua nelayan itu,” pungkasnya. (mg4/pri)

SITUBONDO – Dua orang nelayan dikabarkan hilang saat melaut di Perairan Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Selasa Kemarin (28/12). Pasalnya, sudah empat hari mereka tidak pulang. Di antaranya, adalah Taufik (50) warga Tapanrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi dan Poniran Gober (50) warga Jelun, Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Situbondo.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Situbondo, Zainul Arifin membenarkan terjadinya nelayan yang hilang kontak tersebut. Menurutnya, kedua nelayan itu berangkat melaut sekitar pukul 14.30 WIB Jumat (24/12) dengan menggunakan perahu fiber di perairan Pandean, Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih. “Dari keterangan keluarga, biasanya dua hari yang lalu nelayan itu sudah pulang. Namun, hingga saat ini masih belum pulang,” kata Zainul, pada koran ini lewat sambungan telepon, Selasa Kemarin (28/12).

Lebih lanjut, Zainul menjelaskan, bahwa sebelumnya pada hari Sabtu (25/12) sekitar pukul 02.00 WIB, ada nelayan lain bernama Masruri yang sempat melihat ada perahu di tengah laut, tepatnya di perairan Takat Mas. “Informasi sudah disampaikan kepada keluarganya dan langsung menuju ke lokasi itu, akan tetapi tidak menemukan perahunya,” terangnya.

Pihak keluarga sampai saat ini berusaha menghubungi keluarga dan teman sesama nelayan agar memberitahukan jika mendapat informasi keberadaan dua orang nelayan tersebut. “Sekarang kita masih koordinasi dengan pihak keluarga, kepala desa (kades) dan camat. Karena sudah empat hari ini nelayan itu tidak ada kabarnya,” jelasnya.

Untuk melakukan pencarian, pihaknya berupaya melibatkan dari bebaragai unsur Tim SAR. Di antaranya BPBD, Basarnas, Tagana, Polsek, Kamla, Koramil dan nelayan setempat. “Sekarang tim SAR Basarnas Banyuwangi sedang berangkat menuju ke Pandean melakukan pencarian dua nelayan itu,” pungkasnya. (mg4/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/