alexametrics
23.4 C
Banyuwangi
Wednesday, June 29, 2022

Seluruh Indikator Kondisi Ekonomi Penduduk Tercatat

SITUBONDO- Masyarakat tidak perlu bingung lagi, apabila tidak mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah. Sebab, kini ada sistem informasi yang mencakup seluruh kondisi perekonomian warga di setiap desa. Sehingga, layak tidaknya sesorang mendapatkan bantuan sosial dapat dilihat dari sistem itu.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Haryadi Tedjo Laksono melalui kepala bidang sosial dan budaya, Susmanta Asmuri menguraikan, sistem aplikasi  tersebut menjadi wadah hasil pendataan Analisa Kemiskinan Partisipatif (AKP) kemarin. Juga mendukung  sistem informasi terpadu perencanaan pasrtisipatif supra desa. Tujuan utamanya yakni untuk percepatan penanggulangan kemiskinan. “ Nama aplikasinya adalah e-Desa Now ala-ala bahasa anak muda yang sedang hits saat ini yang akan dilaunching besok (hari ini),” bebernya saat didatangi ke kantornya, kemarin (27/12).

Susmanta menyampaikan, perangkat desa kana diberikan kewenangan untuk mengakses informasi data kemiskinan berdasarkan pada bidang yang sesuai dengan kewenangannya. Seperti, data tentang kondisi rumah, sanitasi, kepemilikan aset,  pendidikan, kesehatan dan bidang lainnya menjadi satu pada aplikasi tersebut. “Termasuk jumlah Rumah Tak Layak Huni (RTLH) yang ada di desa-desa, kejar paket, beasiswa, Surat Pernyataan Miskin (SPM), pemberdayaan dan semua bantuan sosial lainnya menggunakan aset tersebut,” urainya. 

Diterangkan, semua perangkat daerah wajib menggunakan data dari aplikasi itu untuk permohonan bantuan sosial, kesehatan, dan lainnya. Sebab, data yang disajikan lengkap. “Yaitu ada by name by adress dari seluruh penduduk Situbondo, sehingga bansos dapat tersalurkan tepat pada yang membutuhkan,” cetusnya.

Susmanta menjelaskan, aplikasi tersebut kedepannya semakin ditingkatkan lagi teknologinya. Tidak hanya dapat melihat dan mencari data, namun juga menginput program dan penanggulangan kemiskinan yang telah dilakukan. “Sehingga kondisi kemiskinan Situbondo akan selalu valid dan akurat,” tandasnya. (ily)

SITUBONDO- Masyarakat tidak perlu bingung lagi, apabila tidak mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah. Sebab, kini ada sistem informasi yang mencakup seluruh kondisi perekonomian warga di setiap desa. Sehingga, layak tidaknya sesorang mendapatkan bantuan sosial dapat dilihat dari sistem itu.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Haryadi Tedjo Laksono melalui kepala bidang sosial dan budaya, Susmanta Asmuri menguraikan, sistem aplikasi  tersebut menjadi wadah hasil pendataan Analisa Kemiskinan Partisipatif (AKP) kemarin. Juga mendukung  sistem informasi terpadu perencanaan pasrtisipatif supra desa. Tujuan utamanya yakni untuk percepatan penanggulangan kemiskinan. “ Nama aplikasinya adalah e-Desa Now ala-ala bahasa anak muda yang sedang hits saat ini yang akan dilaunching besok (hari ini),” bebernya saat didatangi ke kantornya, kemarin (27/12).

Susmanta menyampaikan, perangkat desa kana diberikan kewenangan untuk mengakses informasi data kemiskinan berdasarkan pada bidang yang sesuai dengan kewenangannya. Seperti, data tentang kondisi rumah, sanitasi, kepemilikan aset,  pendidikan, kesehatan dan bidang lainnya menjadi satu pada aplikasi tersebut. “Termasuk jumlah Rumah Tak Layak Huni (RTLH) yang ada di desa-desa, kejar paket, beasiswa, Surat Pernyataan Miskin (SPM), pemberdayaan dan semua bantuan sosial lainnya menggunakan aset tersebut,” urainya. 

Diterangkan, semua perangkat daerah wajib menggunakan data dari aplikasi itu untuk permohonan bantuan sosial, kesehatan, dan lainnya. Sebab, data yang disajikan lengkap. “Yaitu ada by name by adress dari seluruh penduduk Situbondo, sehingga bansos dapat tersalurkan tepat pada yang membutuhkan,” cetusnya.

Susmanta menjelaskan, aplikasi tersebut kedepannya semakin ditingkatkan lagi teknologinya. Tidak hanya dapat melihat dan mencari data, namun juga menginput program dan penanggulangan kemiskinan yang telah dilakukan. “Sehingga kondisi kemiskinan Situbondo akan selalu valid dan akurat,” tandasnya. (ily)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/