alexametrics
25 C
Banyuwangi
Sunday, June 26, 2022

Rumah Warga Buduan Dilalap Si Jago Merah

SUBOH– Rumah milk Rifa’i, warga Dusun Buduan Utara, Desa Buduan, Kecamatan Suboh hangus dilalap si jago merah, kemarin (27/5). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun kerugian mencapai  belasan juta rupiah.

Menurut informasi, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 06.30. Saat kejadian, Rifa’i bersama isteri dan anaknya sedang berada di ruangan depan.

Tak lama kemudian, Rifa’i tiba-tiba mendengar bau hangus. Setelah dicek, ternyata api sudah menjalar dan membakar ruang belakang rumahnya. Alhasil, pria 36 tahun itu pun panik dan langsung berteriak minta tolong.

Tak lama kemudian,warga yang melihat ada api di rumah Rafi’i berdatangan. Dengan menggunakan timba dan alat seadanya, mereka bahu membahu untuk memadamkan api yang semakin membesar.

Ternyata, semangat warga untk membantu Rifa’i membuahkan hasil. Api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke ruangan depan.

Kepala Pusdalops BPBD, Puriyono mengatakan, setelah mendengar informasi mengenai adanya kebakaran, pihaknya langsung terjun ke lokasi untuk meninjau dan melakukan pendataan. “Kami langsung turun ke lokasi terjadinya kebakaran. Selain BPBD, segenap Forpimkan Kecamatan Buduan juga turun ke lokasi kebakaran,” paparnya.

Menurut Puriyono, rumah semi permanen milik Rifa’i mengalami kerusakan yang cukup berat pada bagian belakang. “Rumah dengan panjang 12 meter dan lebar 5 meter itu terbuat dari kayu. Makanya sangat mudah dilalap oleh api,” terangnya.

Puriyono menambahkan, kerugian yang diakibatkan peristiwa tersebut sebsar Rp. 12 Juta.”Kerusakannya cukup parah. Kerugiannya mencapai Rp. 12 Juta,” bebernya. (zul/pri)

SUBOH– Rumah milk Rifa’i, warga Dusun Buduan Utara, Desa Buduan, Kecamatan Suboh hangus dilalap si jago merah, kemarin (27/5). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun kerugian mencapai  belasan juta rupiah.

Menurut informasi, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 06.30. Saat kejadian, Rifa’i bersama isteri dan anaknya sedang berada di ruangan depan.

Tak lama kemudian, Rifa’i tiba-tiba mendengar bau hangus. Setelah dicek, ternyata api sudah menjalar dan membakar ruang belakang rumahnya. Alhasil, pria 36 tahun itu pun panik dan langsung berteriak minta tolong.

Tak lama kemudian,warga yang melihat ada api di rumah Rafi’i berdatangan. Dengan menggunakan timba dan alat seadanya, mereka bahu membahu untuk memadamkan api yang semakin membesar.

Ternyata, semangat warga untk membantu Rifa’i membuahkan hasil. Api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke ruangan depan.

Kepala Pusdalops BPBD, Puriyono mengatakan, setelah mendengar informasi mengenai adanya kebakaran, pihaknya langsung terjun ke lokasi untuk meninjau dan melakukan pendataan. “Kami langsung turun ke lokasi terjadinya kebakaran. Selain BPBD, segenap Forpimkan Kecamatan Buduan juga turun ke lokasi kebakaran,” paparnya.

Menurut Puriyono, rumah semi permanen milik Rifa’i mengalami kerusakan yang cukup berat pada bagian belakang. “Rumah dengan panjang 12 meter dan lebar 5 meter itu terbuat dari kayu. Makanya sangat mudah dilalap oleh api,” terangnya.

Puriyono menambahkan, kerugian yang diakibatkan peristiwa tersebut sebsar Rp. 12 Juta.”Kerusakannya cukup parah. Kerugiannya mencapai Rp. 12 Juta,” bebernya. (zul/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/