alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Terbelit Dugaan Korupsi, Mantan Kades Kotakan Dijebloskan ke Rutan

SITUBONDO – Suriwan, 53, harus merasakan kembali pengapnya sel jeruji tahanan, siang kemarin (27/01). Mantan kepala Desa Kotakan itu dijebloskan ke Rutan Situbondo karena kasus korupsi dana desa (DD) saat dirinya masih menjabat sebagai Kepala Desa Siliwung 2010 silam.

Suriwan mendekam dalam sel tahanan karena kasus korupsi bukanlah yang pertama. Sebelumnya dia sudah pernah mengalami nasib yang sama akibat terjerat kasus serupa. Proses eksekusi yang dilakukan Kejari dimulai sekitar pukul 10.00 hingga pukul 13.30. Itu dilakukan bersama aparat kepolisian. sebelumnya, Kejari telah menerima salinan putusan dari Mahkamah Agung.

“Vonis hukumannya 1,2 tahun. Terdakwa juga dikenakan denda Rp 50 juta, dan harus membayar uang pengganti Rp 23 juta, masing-masing subsidair dua bulan,” terang Kasi Pidsus Kejari Situbondo, Reza Aditiya Wardana kepada sejumlah wartawan, kemarin.

Baca Juga :  Dirikan Perpustakaan Apung Pertama di Indonesia

Suriwan dijerat dengan Pasal 3 UU Nomor 31 tahun  99 junto pasal 9 UUD Nomor 20 tahun 2021, tentang perubahan atas UUD Nomor 31 tahun 99, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi junto pasal 64 ayat 1 KUHP

Dijelaskan, Suriwan terbukti melakukan penyelewengan angggaran dana desa (DD) pada tahun 2010 saat dirinya masih menjabat sebagai Kepala Desa Siliwung, Kecamatan Panji. Saat kasusnya diproses hukum, Suriwan selalu melakukan upaya hukum di setiap tingkat pengadilan. Hingga kasus tersebut diproses ke tingkat Mahkamah Agung pada 2019.

“Kasus ini diberitahukan ke penuntut umum pada akhir tahun 2021. Sehingga, di awal tahun 2022 ini  kita baru melakukan pelaksanaan putusan Mahkamah Agung (MA). Kemudian tersangka, mendapatkan vonis hukuman  satu tahun dua bulan penjara,” papar Reza.

Baca Juga :  Terciduk Nongkrong di Alun-Alun Besuki, Sembilan Pemuda Dites Swab

Hingga saat ini, lanjut dia, orang yang terlibat dalam kasus korupsi DD Desa Siliwung tahun 2010 baru Suriwan seorang.  Kasus ini merupakan hasil penyidikan Polres Situbondo. “Kita sebagai penuntut umum hanya meneliti kelengkapan, dan selanjutnya melimpahkan ke Pengadilan Tipikor,” jelasnya. (hum/pri)

SITUBONDO – Suriwan, 53, harus merasakan kembali pengapnya sel jeruji tahanan, siang kemarin (27/01). Mantan kepala Desa Kotakan itu dijebloskan ke Rutan Situbondo karena kasus korupsi dana desa (DD) saat dirinya masih menjabat sebagai Kepala Desa Siliwung 2010 silam.

Suriwan mendekam dalam sel tahanan karena kasus korupsi bukanlah yang pertama. Sebelumnya dia sudah pernah mengalami nasib yang sama akibat terjerat kasus serupa. Proses eksekusi yang dilakukan Kejari dimulai sekitar pukul 10.00 hingga pukul 13.30. Itu dilakukan bersama aparat kepolisian. sebelumnya, Kejari telah menerima salinan putusan dari Mahkamah Agung.

“Vonis hukumannya 1,2 tahun. Terdakwa juga dikenakan denda Rp 50 juta, dan harus membayar uang pengganti Rp 23 juta, masing-masing subsidair dua bulan,” terang Kasi Pidsus Kejari Situbondo, Reza Aditiya Wardana kepada sejumlah wartawan, kemarin.

Baca Juga :  HUT Perusda Pasir Putih Khataman dengan 1.600 Penghafal Alquran

Suriwan dijerat dengan Pasal 3 UU Nomor 31 tahun  99 junto pasal 9 UUD Nomor 20 tahun 2021, tentang perubahan atas UUD Nomor 31 tahun 99, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi junto pasal 64 ayat 1 KUHP

Dijelaskan, Suriwan terbukti melakukan penyelewengan angggaran dana desa (DD) pada tahun 2010 saat dirinya masih menjabat sebagai Kepala Desa Siliwung, Kecamatan Panji. Saat kasusnya diproses hukum, Suriwan selalu melakukan upaya hukum di setiap tingkat pengadilan. Hingga kasus tersebut diproses ke tingkat Mahkamah Agung pada 2019.

“Kasus ini diberitahukan ke penuntut umum pada akhir tahun 2021. Sehingga, di awal tahun 2022 ini  kita baru melakukan pelaksanaan putusan Mahkamah Agung (MA). Kemudian tersangka, mendapatkan vonis hukuman  satu tahun dua bulan penjara,” papar Reza.

Baca Juga :  Dirikan Perpustakaan Apung Pertama di Indonesia

Hingga saat ini, lanjut dia, orang yang terlibat dalam kasus korupsi DD Desa Siliwung tahun 2010 baru Suriwan seorang.  Kasus ini merupakan hasil penyidikan Polres Situbondo. “Kita sebagai penuntut umum hanya meneliti kelengkapan, dan selanjutnya melimpahkan ke Pengadilan Tipikor,” jelasnya. (hum/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Tugu Macan Dicat Ulang

Harga Daging Ayam Terus Turun

Harga Cabai Rawit mulai Pedas

/