alexametrics
27.7 C
Banyuwangi
Saturday, July 2, 2022

LDII Situbondo Bina Kemandirian Remaja

SITUBONDO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Situbondo, belum lama ini menggelar kegiatan Bina Kemandirin Generasi Penerus (Generus) di sejumlah tempat usaha. Langkah tersebut untuk mempersiapkan dan mengembangkan generasi muda sebagai penerus bangsa, dan pembangunan nasional.

Ketua PC LDII Kecamatan Mangaran, Ardian mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan, bertujuan membekali anak-anak remaja. Agar mereka memiliki keterampilan dalam merintis usaha secara mandiri. Ini penting dilakukan, karena, cepat ataupun lambat kelak mereka akan dihadapkan pada persaingan hidup yang sangat komplek, dan tuntutan ekonomi.

Dengan demikian, diharapkan kesejahteraan menjadi bagian yang utama. Yang mana liburan kali ini sangat baik, jika digunakan untuk melatih diri demi masa depan mereka. “Ada 20 anak, di usia SMP dan SMA yang mengikuti kegiatan yang dipandu langsung oleh nara sumber yang bertindak sebagai pamong Yakni, Drs. H. Agus Puji Santosa, M.Pd. Wakasek Kesiswaan SMPN 1 Panji,” ujarnya kepada RadarBanyuwangi.id, Senin (27/12).

Dalam kesempatan ini, sejumlah anak-anak muda dikirim ke tempat-tempat usaha. Seperti magang di toko bangunan, toko pertanian, mebeler, selep daging, dan pengusaha bakso serta berjualan secara online. Untuk itu, perlu menciptakan iklim yang sehat. Sehingga, kreativitas generasi muda dapat berkembang secara wajar dan bertanggung jawab.

Selain itu, perlu adanya usaha-usaha, guna mengembangkan generasi muda untuk dilibatkan dalam proses kehidupan berbangsa, bernegara pada pelaksanaan pembangunan nasional. “Kegiatan ini dilaksanakan di saat libur semester ganjil, tahun pelajaran 2021-2022, selama 14 hari. Dengan memberikan bekal keterampilan, kepemimpinan, kesegaran jasmani, daya kreasi, patriotisme, idealisme, dan kepribadian, serta budi pekerti yang luhur,” terang Ardian.

Ketua DPD LDII Kabupaten Situbondo, Ir. Arief Fadjar, menyambut baik kegiatan tersebut. Buktinya, LDII turut secara aktif dalam pembangunan generasi muda yang merupakan tulang punggung kemajuan bangsa di masa mendatang. Lanjut Arief, bonus demografi yang kelak akan terjadi pada tahun 2030-2045 itu harus dipersiapkan bersama-sama. Jika anak muda dibina secara proporsional dengan dibekali ilmu pengetahuan dan teknologi. Pendidikan moral yang baik, dan di sertai kapasitas keterampilan yang memadai. “Maka, kita berharap kelak Indonesia bisa menjadi negara maju,” katanya.

 Sementara itu, penasehat LDII Kabupaten Situbondo, Agus Triono menyampaikan, kegiatan semacam ini hendaknya bisa dikembangkan di setiap Pimpinan Cabang dan Anak Cabang. Agar para remaja LDII memiliki tri sukses. Yaitu, alim dan faqih dalam ilmu dunia dan agama. Berakhlakul karimah dan mandiri, serta dapat berinteraksi dengan instansi-instansi terkait. Seperti Dinas Perindustrian  dan Perdagangan, BLK dan dunia usaha lainnya. “Pembinaan remaja selalu harus jadi prioritas demi eksistensi bangsa dan negara,” pungkasnya. (jon/adv)

SITUBONDO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Situbondo, belum lama ini menggelar kegiatan Bina Kemandirin Generasi Penerus (Generus) di sejumlah tempat usaha. Langkah tersebut untuk mempersiapkan dan mengembangkan generasi muda sebagai penerus bangsa, dan pembangunan nasional.

Ketua PC LDII Kecamatan Mangaran, Ardian mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan, bertujuan membekali anak-anak remaja. Agar mereka memiliki keterampilan dalam merintis usaha secara mandiri. Ini penting dilakukan, karena, cepat ataupun lambat kelak mereka akan dihadapkan pada persaingan hidup yang sangat komplek, dan tuntutan ekonomi.

Dengan demikian, diharapkan kesejahteraan menjadi bagian yang utama. Yang mana liburan kali ini sangat baik, jika digunakan untuk melatih diri demi masa depan mereka. “Ada 20 anak, di usia SMP dan SMA yang mengikuti kegiatan yang dipandu langsung oleh nara sumber yang bertindak sebagai pamong Yakni, Drs. H. Agus Puji Santosa, M.Pd. Wakasek Kesiswaan SMPN 1 Panji,” ujarnya kepada RadarBanyuwangi.id, Senin (27/12).

Dalam kesempatan ini, sejumlah anak-anak muda dikirim ke tempat-tempat usaha. Seperti magang di toko bangunan, toko pertanian, mebeler, selep daging, dan pengusaha bakso serta berjualan secara online. Untuk itu, perlu menciptakan iklim yang sehat. Sehingga, kreativitas generasi muda dapat berkembang secara wajar dan bertanggung jawab.

Selain itu, perlu adanya usaha-usaha, guna mengembangkan generasi muda untuk dilibatkan dalam proses kehidupan berbangsa, bernegara pada pelaksanaan pembangunan nasional. “Kegiatan ini dilaksanakan di saat libur semester ganjil, tahun pelajaran 2021-2022, selama 14 hari. Dengan memberikan bekal keterampilan, kepemimpinan, kesegaran jasmani, daya kreasi, patriotisme, idealisme, dan kepribadian, serta budi pekerti yang luhur,” terang Ardian.

Ketua DPD LDII Kabupaten Situbondo, Ir. Arief Fadjar, menyambut baik kegiatan tersebut. Buktinya, LDII turut secara aktif dalam pembangunan generasi muda yang merupakan tulang punggung kemajuan bangsa di masa mendatang. Lanjut Arief, bonus demografi yang kelak akan terjadi pada tahun 2030-2045 itu harus dipersiapkan bersama-sama. Jika anak muda dibina secara proporsional dengan dibekali ilmu pengetahuan dan teknologi. Pendidikan moral yang baik, dan di sertai kapasitas keterampilan yang memadai. “Maka, kita berharap kelak Indonesia bisa menjadi negara maju,” katanya.

 Sementara itu, penasehat LDII Kabupaten Situbondo, Agus Triono menyampaikan, kegiatan semacam ini hendaknya bisa dikembangkan di setiap Pimpinan Cabang dan Anak Cabang. Agar para remaja LDII memiliki tri sukses. Yaitu, alim dan faqih dalam ilmu dunia dan agama. Berakhlakul karimah dan mandiri, serta dapat berinteraksi dengan instansi-instansi terkait. Seperti Dinas Perindustrian  dan Perdagangan, BLK dan dunia usaha lainnya. “Pembinaan remaja selalu harus jadi prioritas demi eksistensi bangsa dan negara,” pungkasnya. (jon/adv)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/