28.8 C
Banyuwangi
Saturday, February 4, 2023

Gelaran Situbondo Ethnic Festival Panen Apresiasi

SITUBONDO, Jawa Pos Radar Situbondo – Event Situbondo Ethnic Festival (SEF) berlangsung sukses, Sabtu (26/11). Ribuan penari dari dalam dan luar Situbondo mampu memberikan suguhan terbaiknya kepada masyarakat yang menonton langsung maupun yang menyaksikan melalui tayangan live streaming di chanel Youtube. Berbagai pujian pun mengalir.

Seperti yang disampaikan oleh Bakorwil Malang, Imam Hidayat yang hadir mewakili Gubernur Jatim. Dia mengapresiasi Bupati Situbondo, Drs Karna Suswandi yang telah menginisiasi acara SEF.  “Saya tahu, Situbondo bukan yang pertama. Tapi di SEF ini ada yang berbeda dengan di daerah lain. Semoga acara ini akan terus bergulir dan berkembang. Sehingga, terwujud tagline Situbondo Menyapa, Indonesia Bangga,” katanya, saat memberikan sambutan.

Kata dia, SEF menitikberatkan kolaborasi seni dan budaya untuk memperkenalkan dan menguatkan kebudayaan lokal ke kancah nasional maupun internasional. “Ini upaya nyata dalam membantu membangkitkan roda perekonomian di Jawa Timur,” imbuhnya.

Baca Juga :  Tiga Maestro ”Turun Gunung” Lestarikan Tari Gandrung

Sementara itu, Bupati Situbondo, Drs Karna Suswandi memang tak main-main untuk menjadikan SEF sebagai salah satu kegiatan unggulan di Kabupaten Situbondo. Selain mengundang pembawa acara dari lokal maupun regional, Bupati juga mendatangkannya dari ibu kota. Yakni, Daus dan Bedu.

Kepada wartawan, Bupati yang akrab disapa Bung Karna, itu mengatakan, beragam tarian yang dibawakan oleh peserta dari sejumlah daerah bisa menjadi pengalaman baru. Terutama untuk masyarakat Situbondo yang hadir menonton SEF.

Bung Karna menjelaskan, SEF berbeda dengan kegiatan yang dilaksanakan di kabupaten lain. Pasalnya, di Situbondo menggabungkan antara nilai kebudayaan serta kesenian tari, fashion dan juga karnaval. “Biasanya Kabupaten lain saat menggelar event itu berupa fashion saja. Ada juga yang hanya menggelar seni tari atau carnaval. Tetapi di Situbondo, dari beberapa jenis itu kami jadikan satu, untuk memunculkan keunikan tersendiri,” ungkapnya.

Bung Karna mengatakan, pertunjukan tari  tidak hanya fokus di satu tempat. Ribuan penari juga harus berjalan kaki dan finish di Taman Makam Pahlawan. “Aksi pertunjukan mereka tidak hanya di Alun-Alun. Mereka juga harus jalan menuju taman makam pahlawan. Itu dilakukan supaya tidak hanya terpusat di satu tempat dan masyarakat bisa memilih untuk menonton di mana saja. Sehingga, jangkauannya lebih luas,” jelasnya.

Baca Juga :  Kebut Latihan Jelang Situbondo Ethnic Festival

Disebutkan, SEF berhasil meningkat pertumbuhan ekonomi di Situbondo. Sebab, sebelum acara tersebut dimulai, hampir seluruh hotel di Kota Santri penuh ditempati masyarakat dari luar kota. “Saya mendapat laporan, kalau hotel di Situbondo penuh. Alhamdulillah, event Situbondo Etnhic Carnival ini mampu menjadi daya ungkit ekonomi,” ucap Pria asal Kecamatan Arjasa itu.

Dia mengaku, tujuan puncak SEF adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Sebab, akan banyak orang yang datang dan membelanjakan uangnya di Situbondo. “Bila seperti itu, maka pertumbuhan ekonomi masyarakat akan tumbuh dengan baik,” imbuhnya. (wan/pri/adv)

SITUBONDO, Jawa Pos Radar Situbondo – Event Situbondo Ethnic Festival (SEF) berlangsung sukses, Sabtu (26/11). Ribuan penari dari dalam dan luar Situbondo mampu memberikan suguhan terbaiknya kepada masyarakat yang menonton langsung maupun yang menyaksikan melalui tayangan live streaming di chanel Youtube. Berbagai pujian pun mengalir.

Seperti yang disampaikan oleh Bakorwil Malang, Imam Hidayat yang hadir mewakili Gubernur Jatim. Dia mengapresiasi Bupati Situbondo, Drs Karna Suswandi yang telah menginisiasi acara SEF.  “Saya tahu, Situbondo bukan yang pertama. Tapi di SEF ini ada yang berbeda dengan di daerah lain. Semoga acara ini akan terus bergulir dan berkembang. Sehingga, terwujud tagline Situbondo Menyapa, Indonesia Bangga,” katanya, saat memberikan sambutan.

Kata dia, SEF menitikberatkan kolaborasi seni dan budaya untuk memperkenalkan dan menguatkan kebudayaan lokal ke kancah nasional maupun internasional. “Ini upaya nyata dalam membantu membangkitkan roda perekonomian di Jawa Timur,” imbuhnya.

Baca Juga :  Penari Gandrung Cilik Bimorejo Goyang Banyuwangi Culture Everyday

Sementara itu, Bupati Situbondo, Drs Karna Suswandi memang tak main-main untuk menjadikan SEF sebagai salah satu kegiatan unggulan di Kabupaten Situbondo. Selain mengundang pembawa acara dari lokal maupun regional, Bupati juga mendatangkannya dari ibu kota. Yakni, Daus dan Bedu.

Kepada wartawan, Bupati yang akrab disapa Bung Karna, itu mengatakan, beragam tarian yang dibawakan oleh peserta dari sejumlah daerah bisa menjadi pengalaman baru. Terutama untuk masyarakat Situbondo yang hadir menonton SEF.

Bung Karna menjelaskan, SEF berbeda dengan kegiatan yang dilaksanakan di kabupaten lain. Pasalnya, di Situbondo menggabungkan antara nilai kebudayaan serta kesenian tari, fashion dan juga karnaval. “Biasanya Kabupaten lain saat menggelar event itu berupa fashion saja. Ada juga yang hanya menggelar seni tari atau carnaval. Tetapi di Situbondo, dari beberapa jenis itu kami jadikan satu, untuk memunculkan keunikan tersendiri,” ungkapnya.

Bung Karna mengatakan, pertunjukan tari  tidak hanya fokus di satu tempat. Ribuan penari juga harus berjalan kaki dan finish di Taman Makam Pahlawan. “Aksi pertunjukan mereka tidak hanya di Alun-Alun. Mereka juga harus jalan menuju taman makam pahlawan. Itu dilakukan supaya tidak hanya terpusat di satu tempat dan masyarakat bisa memilih untuk menonton di mana saja. Sehingga, jangkauannya lebih luas,” jelasnya.

Baca Juga :  Tiga Maestro ”Turun Gunung” Lestarikan Tari Gandrung

Disebutkan, SEF berhasil meningkat pertumbuhan ekonomi di Situbondo. Sebab, sebelum acara tersebut dimulai, hampir seluruh hotel di Kota Santri penuh ditempati masyarakat dari luar kota. “Saya mendapat laporan, kalau hotel di Situbondo penuh. Alhamdulillah, event Situbondo Etnhic Carnival ini mampu menjadi daya ungkit ekonomi,” ucap Pria asal Kecamatan Arjasa itu.

Dia mengaku, tujuan puncak SEF adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Sebab, akan banyak orang yang datang dan membelanjakan uangnya di Situbondo. “Bila seperti itu, maka pertumbuhan ekonomi masyarakat akan tumbuh dengan baik,” imbuhnya. (wan/pri/adv)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/