alexametrics
22.2 C
Banyuwangi
Wednesday, June 29, 2022

Tahan Sopir Truk Angkut 154 Batang Sonokeling

SITUBONDO – Abdurahman, sopir truk Nopol L 9346 US yang mengangkut ratusan gelondong Kayu Sonokeling akhirnya resmi ditahan. Ini setelah penyidik memastikan bahwa kayu yang diangkut Abdurahman adalah milik perhutani. Kepastian terungkap setelah petugas melakukan cek tunggak.

Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Agus Widodo mengatakan, pihaknya sudah menetapkan Abdurrahman sebagai tersangka pencurian Kayu Sonokeling milik perhutani. “Sudah dilakukan penahanan, Selanjutnya, jika ada temuan baru mengenai orang yang terlibat dalam pencurian kayu tersebut pasti juga diproses secara hukum. Untuk sementara yang ditahan hanya satu sopir,” pungkasnya.

Waka ADM Perhutani KPH Bondowoso, Rahman Hadi S mengatakan, berdasarkan dari hasil cek tunggak, ditemukan sebanyak 154 batang Kayu Sonokeling atau kurang lebih lima meter kubik. Bukti-bukti kayu itu identik dengan kayu milik  RPH Selowogo dan BKPH Panarukan. Proses hukumnya diserahkan ke Polres Situbondo.

Diakui, dalam beberapa pekan terakhir ini memang marak sekali kasus pembalakan liar. Terutama pembalakan liar Kayu Sonokeling. Ke depan Perhutani akan menggiatkan pelaksanaan patroli penjagaan secara ketat.

“Untuk meminimalisir maraknya kasus pembalakan liar di kawasan hutan baik di Situbondo maupun di Bondowoso, kami akan meningkatkan patroli di kawasan hutan tersebut,” imbuhnya.

Rahman Hadi berharap, kepolisian bisa menindak tegas para pelaku pencurian kayu. Yakni, dengan memberikan hukuman yang memberikan efek jera. Sebab, kalau dibiarkan, maka pembalakan kayu secara ilegal akan kian marak terjadi ke depan.

Tak hanya itu, kepolisian diharapkan juga bisa mengungkap siapa saja yang terlibat dalam kasus tersebut. “Harapan saya bukan hanya sopirnya saja yang ditahan, termasuk siapa yang menyuruh dan yang terlibat dalam kasus pencurian kayu tersebut harus dihukum. Agar ke depan tidak ada lagi aksi pencurian kayu milik perhutani,” harapnya. (mg1/pri)

SITUBONDO – Abdurahman, sopir truk Nopol L 9346 US yang mengangkut ratusan gelondong Kayu Sonokeling akhirnya resmi ditahan. Ini setelah penyidik memastikan bahwa kayu yang diangkut Abdurahman adalah milik perhutani. Kepastian terungkap setelah petugas melakukan cek tunggak.

Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Agus Widodo mengatakan, pihaknya sudah menetapkan Abdurrahman sebagai tersangka pencurian Kayu Sonokeling milik perhutani. “Sudah dilakukan penahanan, Selanjutnya, jika ada temuan baru mengenai orang yang terlibat dalam pencurian kayu tersebut pasti juga diproses secara hukum. Untuk sementara yang ditahan hanya satu sopir,” pungkasnya.

Waka ADM Perhutani KPH Bondowoso, Rahman Hadi S mengatakan, berdasarkan dari hasil cek tunggak, ditemukan sebanyak 154 batang Kayu Sonokeling atau kurang lebih lima meter kubik. Bukti-bukti kayu itu identik dengan kayu milik  RPH Selowogo dan BKPH Panarukan. Proses hukumnya diserahkan ke Polres Situbondo.

Diakui, dalam beberapa pekan terakhir ini memang marak sekali kasus pembalakan liar. Terutama pembalakan liar Kayu Sonokeling. Ke depan Perhutani akan menggiatkan pelaksanaan patroli penjagaan secara ketat.

“Untuk meminimalisir maraknya kasus pembalakan liar di kawasan hutan baik di Situbondo maupun di Bondowoso, kami akan meningkatkan patroli di kawasan hutan tersebut,” imbuhnya.

Rahman Hadi berharap, kepolisian bisa menindak tegas para pelaku pencurian kayu. Yakni, dengan memberikan hukuman yang memberikan efek jera. Sebab, kalau dibiarkan, maka pembalakan kayu secara ilegal akan kian marak terjadi ke depan.

Tak hanya itu, kepolisian diharapkan juga bisa mengungkap siapa saja yang terlibat dalam kasus tersebut. “Harapan saya bukan hanya sopirnya saja yang ditahan, termasuk siapa yang menyuruh dan yang terlibat dalam kasus pencurian kayu tersebut harus dihukum. Agar ke depan tidak ada lagi aksi pencurian kayu milik perhutani,” harapnya. (mg1/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/