alexametrics
27.8 C
Banyuwangi
Monday, July 4, 2022

Diterpa Angin Kencang, Pohon Roboh Timpa Dua Rumah

RadarBanyuwangi.id – Terjangan angin besar mengakibatkan batang pohon mangga patah di Dusun Pecinan, RT 04, RW 01, Desa/Kecamatan Besuki, Jumat (27/8) kemarin. Yang ironis, saat roboh pohon tersebut menimpa rumah milik Jamhuri, dan Nenek Salati sehingga mengalami kerusakan cukup parah.

Tidak hanya itu, sebuanh bangunan toilet umum dan tempat parkir yang tak jauh dari dua rumah itu juga mengalami kerusakan karena mengalami nasib yang sama. Beruntung saat kejadiaan keadaan rumah sedang kosong.  Sehingga, tidak sampai ada korban jiwa maupun luka-luka.

“Saat pohon mangga ambruk, keadaan rumah kosong. Pemiliknya Pak Jamhuri sedang bekerja dan Nenek Salati sedang berdagang. Rumahnya saja yang rusak, orangnya alhamdulillah, selamat,” terang salah satu tetangga korban.

Informasi yang berhasil dikumpulkan koran ini, kerugian yang dialami kedua korban diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Situbondo, Gatot Trikorawan menyampaikan, pihaknya langsung turun ke tempat kejadian begitu mendapatkan informasi dari masyarakat.

“Batang pohon mangganya memang besar. Sehingga tidak heran jika mengakibatkan atap dua rumah warga rusak parah. Warga tidak menyangka pohon besar itu bakalan patah. Tapi, karena angin begitu besar, hanya dengan hitungan menit, batang pohon manngga patah dan menimpah  dua rumah warga,” ujarnya.

Sesampainya di lokasi kejadian, petugas BPBD langsung membantu membersihkan pohon mangga itu bersama masyarakat setempat menggunakan mesin dan alat seadanya. “Kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp 32 juta,” ujar Gatot. (mg1/pri)

RadarBanyuwangi.id – Terjangan angin besar mengakibatkan batang pohon mangga patah di Dusun Pecinan, RT 04, RW 01, Desa/Kecamatan Besuki, Jumat (27/8) kemarin. Yang ironis, saat roboh pohon tersebut menimpa rumah milik Jamhuri, dan Nenek Salati sehingga mengalami kerusakan cukup parah.

Tidak hanya itu, sebuanh bangunan toilet umum dan tempat parkir yang tak jauh dari dua rumah itu juga mengalami kerusakan karena mengalami nasib yang sama. Beruntung saat kejadiaan keadaan rumah sedang kosong.  Sehingga, tidak sampai ada korban jiwa maupun luka-luka.

“Saat pohon mangga ambruk, keadaan rumah kosong. Pemiliknya Pak Jamhuri sedang bekerja dan Nenek Salati sedang berdagang. Rumahnya saja yang rusak, orangnya alhamdulillah, selamat,” terang salah satu tetangga korban.

Informasi yang berhasil dikumpulkan koran ini, kerugian yang dialami kedua korban diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Situbondo, Gatot Trikorawan menyampaikan, pihaknya langsung turun ke tempat kejadian begitu mendapatkan informasi dari masyarakat.

“Batang pohon mangganya memang besar. Sehingga tidak heran jika mengakibatkan atap dua rumah warga rusak parah. Warga tidak menyangka pohon besar itu bakalan patah. Tapi, karena angin begitu besar, hanya dengan hitungan menit, batang pohon manngga patah dan menimpah  dua rumah warga,” ujarnya.

Sesampainya di lokasi kejadian, petugas BPBD langsung membantu membersihkan pohon mangga itu bersama masyarakat setempat menggunakan mesin dan alat seadanya. “Kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp 32 juta,” ujar Gatot. (mg1/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/