alexametrics
25.6 C
Banyuwangi
Thursday, August 11, 2022

Kecewa Pelayanan Atlet, Orang Tua Adukan KONI ke DPRD Situbondo

RADAR SITUBONDO – Salah satu orang tua atlet mendatangi kantor DPRD Situbondo, Senin (27/6). Dia  mempersoalkan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang kurang memperhatikan atletnya yang jatuh sakit saat bertanding di ajang Porprov Jatim.

Yang mengenaskan, atlet tersebut menggunakan asuransi milik pribadinya saat melakukan perawatan di rumah sakit. Orang tua atlet, Rudi mengungkapkan, untuk pengobatan  atlet yang sakit memakai biaya sendiri dengan asuransi kesehatan. Seharusnya KONI sudah mempersiapkan kebutuhan jaminan kesehatan untuk atlet. “Anak saya dan tim futsal bertanding di Jember. Kebetulan ada yang sakit dan meminta saya datang menyusul ke rumah sakit,”ungkap  Rudi.

Rudi mengatakan, selama atlet menjalani  perawatan di rumah sakit, tidak ada kunjungan dari pengurus KONI. ”Saya kecewa, untuk memberikan dukungan saja  kok sulit, padahal atletnya sendiri,” sesalnya.

Baca Juga :  Laros Minta Manajemen Persewangi Diisi Wajah Baru

Ketua KONI Situbondo Deny Wahyu Pribadi membantah menelantarkan atlet yang sedang sakit. Menurut dia, semua atlet sudah mendapatkan jaminan kesehatan, baik melalui BPJS maupun asupan gizi serta uang saku. “Kami selalu mengecek kondisi para atlet. Ketika ada yang sakit langsung dilakukan perawatan,” tegasnya.

KONI sudah mendatangi langsung atlet yang sakit tersebut yang menjalani perawatan di rumah sakit Jember. “Mereka tanding futsal di Jember. Begitu ada informasi ada atlet yang sakit, perwakilan kami langsung ke rumah sakit,” pungkasnya. (wan/aif)

RADAR SITUBONDO – Salah satu orang tua atlet mendatangi kantor DPRD Situbondo, Senin (27/6). Dia  mempersoalkan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang kurang memperhatikan atletnya yang jatuh sakit saat bertanding di ajang Porprov Jatim.

Yang mengenaskan, atlet tersebut menggunakan asuransi milik pribadinya saat melakukan perawatan di rumah sakit. Orang tua atlet, Rudi mengungkapkan, untuk pengobatan  atlet yang sakit memakai biaya sendiri dengan asuransi kesehatan. Seharusnya KONI sudah mempersiapkan kebutuhan jaminan kesehatan untuk atlet. “Anak saya dan tim futsal bertanding di Jember. Kebetulan ada yang sakit dan meminta saya datang menyusul ke rumah sakit,”ungkap  Rudi.

Rudi mengatakan, selama atlet menjalani  perawatan di rumah sakit, tidak ada kunjungan dari pengurus KONI. ”Saya kecewa, untuk memberikan dukungan saja  kok sulit, padahal atletnya sendiri,” sesalnya.

Baca Juga :  Polisi Amankan Ratusan Botol Miras di Dua Toko

Ketua KONI Situbondo Deny Wahyu Pribadi membantah menelantarkan atlet yang sedang sakit. Menurut dia, semua atlet sudah mendapatkan jaminan kesehatan, baik melalui BPJS maupun asupan gizi serta uang saku. “Kami selalu mengecek kondisi para atlet. Ketika ada yang sakit langsung dilakukan perawatan,” tegasnya.

KONI sudah mendatangi langsung atlet yang sakit tersebut yang menjalani perawatan di rumah sakit Jember. “Mereka tanding futsal di Jember. Begitu ada informasi ada atlet yang sakit, perwakilan kami langsung ke rumah sakit,” pungkasnya. (wan/aif)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/