alexametrics
27.6 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Penjualan Solar Hanya Dibatasi Tiga Jam

PANJI – Beberapa pekan terakhir BBM jenis solar mengalami kelangkaan. Sehingga, antrean panjang kendaraan roda empat di SPBU Situbondo sudah menjadi pemandangan yang sering terjadi. Seperti yang terlihat di SPBU Jalan Basuki Rahmat, Kecamatan Panji, Situbondo, Minggu (27/3/2022).

Wahdi, warga Kecamatan Panji mengakui jika untuk mendapatkan solar saat ini cukup sulit. Itu diketahui dari beberapa pom bensin yang sudah didatangi selalu habis. “Sudah cukup lama solar sulit didapatkan. Hampir beberapa pom bensin di Situbondo yang saya didatangi kosong terus,” ucap Wahdi, Minggu (27/3/2022).

Pemilik mobil itu mengatakan, untuk bisa mendapatkan solar, dirinya harus antre terlebih dahulu. Meskipun kadang belum tentu kebagian juga. “Dari informasi warga, memang harus antre kalau mau dapat solar. Tapi ya itu, antreannya panjang,” ungkap dia.

Pria 46 tahun itu mengatakan, dirinya sudah beberapa jam mengantre di pom bensin Panji. Baginya,  tidak masalah meski lama antre, yang penting bisa mendapatkan solar. “Yang penting solar itu saya bisa dapat. Lagian juga di tempat lain habis. Mending nungguin antrean ini saja dulu,” kata Wahdi.

Sementara itu, salah satu pegawai SPBU Panji yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, persediaan bahan bakar jenis solar sebenarnya aman. Hanya saja, pembeliannya yang dibatasi. “Pom bensin saat ini diminta membatasi penjualan solar. Karena itu sudah menjadi kewenangan pusat, ya kita ikuti,” ungkapnya.

Dia mengatakan, khusus waktu pembelian solar sudah ditentukan. Tidak bisa sembarangan. Yakni, Pada saat pagi hari, menjelang sore dan malam. “Pelayanan pembelian solar Hanya dilakukan selama tiga jam. Saat ini dari pukul 13.00 – 15.00 WIB. Setelah waktunya sampai tiga jam, sistemnya tertutup sendiri. Dan tidak boleh lebih dari tiga jam. Karena kalau sampai lebih, pom bensinnya kena denda,” jelas dia. (mg1/pri)

PANJI – Beberapa pekan terakhir BBM jenis solar mengalami kelangkaan. Sehingga, antrean panjang kendaraan roda empat di SPBU Situbondo sudah menjadi pemandangan yang sering terjadi. Seperti yang terlihat di SPBU Jalan Basuki Rahmat, Kecamatan Panji, Situbondo, Minggu (27/3/2022).

Wahdi, warga Kecamatan Panji mengakui jika untuk mendapatkan solar saat ini cukup sulit. Itu diketahui dari beberapa pom bensin yang sudah didatangi selalu habis. “Sudah cukup lama solar sulit didapatkan. Hampir beberapa pom bensin di Situbondo yang saya didatangi kosong terus,” ucap Wahdi, Minggu (27/3/2022).

Pemilik mobil itu mengatakan, untuk bisa mendapatkan solar, dirinya harus antre terlebih dahulu. Meskipun kadang belum tentu kebagian juga. “Dari informasi warga, memang harus antre kalau mau dapat solar. Tapi ya itu, antreannya panjang,” ungkap dia.

Pria 46 tahun itu mengatakan, dirinya sudah beberapa jam mengantre di pom bensin Panji. Baginya,  tidak masalah meski lama antre, yang penting bisa mendapatkan solar. “Yang penting solar itu saya bisa dapat. Lagian juga di tempat lain habis. Mending nungguin antrean ini saja dulu,” kata Wahdi.

Sementara itu, salah satu pegawai SPBU Panji yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, persediaan bahan bakar jenis solar sebenarnya aman. Hanya saja, pembeliannya yang dibatasi. “Pom bensin saat ini diminta membatasi penjualan solar. Karena itu sudah menjadi kewenangan pusat, ya kita ikuti,” ungkapnya.

Dia mengatakan, khusus waktu pembelian solar sudah ditentukan. Tidak bisa sembarangan. Yakni, Pada saat pagi hari, menjelang sore dan malam. “Pelayanan pembelian solar Hanya dilakukan selama tiga jam. Saat ini dari pukul 13.00 – 15.00 WIB. Setelah waktunya sampai tiga jam, sistemnya tertutup sendiri. Dan tidak boleh lebih dari tiga jam. Karena kalau sampai lebih, pom bensinnya kena denda,” jelas dia. (mg1/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/