alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Sunday, June 26, 2022

Pemerintah Usulkan Rekrutmen CPNS ke Kemenpan RB

SITUBONDO – Kesempatan warga Situbondo menjadi Pegawai Negeri Sipil kembali terbuka. Sebab, Pemkab Situbondo melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Pengembangan SDM telah mengusulkan agar ada perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Kepala BKD dan Pengembangan SDM Kabupaten Situbondo, Akhmad Yulianto mengatakan, pihaknya mengusulkan kouta CPNS sebanyak 200 orang. Itu untuk semua formasi. Baik guru maupun pegawai di instansi pemerintahan.

Yulianto mengaku, pihaknya sudah mengusulkan kouta rekrutmen CPNS ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) pada Desember 2017 lalu. Hingga saat ini, belum ada jawaban dari kementerian yang dipimpin Asman Abnur itu.

Yulianto menegaskan, kouta rekrutmen CPNS tersebut baru berupa usulan. Karena itu, untuk kepastiannya, pemerintah tetap menunggu  informasi lebih lanjut dari Kemenpan RB. “Termasuk teknis pelaksanaan rekrutmennya nanti. Tetap kita mengikuti ketentuan dari kementerian,” ujarnya.

Tidak terkecuali berapa kouta rekrutmen CPNS yang dibutuhkan Pemkab Situbondo. Sebab, itu juga tergantung jumlah yang disetujui Kemenpan RB. “Kita doakan saja semoga segera di setujui sehingga kita bisa segera melaksanakan rekrutmen,” kata Yulianto.

Lebih jauh, Yulianto mengatakan, pemerintah memasukkan usulan rekrutmen CPNS  karena sudah ada sinyal dari Kemenpan RB. Dia mengaku, tahun ini pemerintah pusat membuka lowongan seleksi CPNS. Informasi dari pemerintah pusat, formasi tersebut tidak hanya dibuka untuk kementerian saja, tetapi juga untuk pemerintah provinsi dan kota/kabupaten. “Karena itu kami langsung mengusulkan,” katanya.

Kebutuhan PNS di Situbondo cukup besar. Untuk formasi guru saja, diperlukan sekitar 1.500 orang. Tentang kekurangan guru PNS ini pernah disampaikan Bupati Dadang Wigiarto saat memperingati HUT Korpi beberapa waktu lalu.  Waktu itu, bupati menyampaikan, kekurangan guru PNS di lingkungan pendidikan masih bisa tertutupi dengan adanya guru honorer. (bib)

SITUBONDO – Kesempatan warga Situbondo menjadi Pegawai Negeri Sipil kembali terbuka. Sebab, Pemkab Situbondo melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Pengembangan SDM telah mengusulkan agar ada perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Kepala BKD dan Pengembangan SDM Kabupaten Situbondo, Akhmad Yulianto mengatakan, pihaknya mengusulkan kouta CPNS sebanyak 200 orang. Itu untuk semua formasi. Baik guru maupun pegawai di instansi pemerintahan.

Yulianto mengaku, pihaknya sudah mengusulkan kouta rekrutmen CPNS ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) pada Desember 2017 lalu. Hingga saat ini, belum ada jawaban dari kementerian yang dipimpin Asman Abnur itu.

Yulianto menegaskan, kouta rekrutmen CPNS tersebut baru berupa usulan. Karena itu, untuk kepastiannya, pemerintah tetap menunggu  informasi lebih lanjut dari Kemenpan RB. “Termasuk teknis pelaksanaan rekrutmennya nanti. Tetap kita mengikuti ketentuan dari kementerian,” ujarnya.

Tidak terkecuali berapa kouta rekrutmen CPNS yang dibutuhkan Pemkab Situbondo. Sebab, itu juga tergantung jumlah yang disetujui Kemenpan RB. “Kita doakan saja semoga segera di setujui sehingga kita bisa segera melaksanakan rekrutmen,” kata Yulianto.

Lebih jauh, Yulianto mengatakan, pemerintah memasukkan usulan rekrutmen CPNS  karena sudah ada sinyal dari Kemenpan RB. Dia mengaku, tahun ini pemerintah pusat membuka lowongan seleksi CPNS. Informasi dari pemerintah pusat, formasi tersebut tidak hanya dibuka untuk kementerian saja, tetapi juga untuk pemerintah provinsi dan kota/kabupaten. “Karena itu kami langsung mengusulkan,” katanya.

Kebutuhan PNS di Situbondo cukup besar. Untuk formasi guru saja, diperlukan sekitar 1.500 orang. Tentang kekurangan guru PNS ini pernah disampaikan Bupati Dadang Wigiarto saat memperingati HUT Korpi beberapa waktu lalu.  Waktu itu, bupati menyampaikan, kekurangan guru PNS di lingkungan pendidikan masih bisa tertutupi dengan adanya guru honorer. (bib)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/