alexametrics
24.5 C
Banyuwangi
Sunday, June 26, 2022

Diduga Depresi, Warga Bungatan Bakar Rumah Sendiri

BUNGATAN – Kebakaran menimpa rumah milik Sutomo, 52, warga Dusun Kerajan, Kecamatan Bungatan, Selasa malam (23/11) sekitar pukul 22.30 WIB. Yang ironis, bangunan rumah semi permanen tersebut diduga sengaja dibakar oleh pemiliknya sendiri akibat mengalami depresi.

Kebakaran tersebut tidak hanya menghanguskan bangunan berukuran 10×8 meter itu. Tapi juga menghanguskan satu unit motor milik korban. Beruntung Tidak ada korban jiwa. Namun kerugian ditaksir mencapai Rp 53 Juta.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo, Zainul Arifin mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui dua orang saudaranya bernama Jatim dan Haerani. Kebetulan, rumah keduanya berdempetan dengan rumah milik korban. “Api pertama kali terlihat di bagian tengah dalam rumahnya,” kata Zainul Arifin

Dua saudara Sutomo yang melihat kobaran api di ruang tengah, kaget bukan kepalang. Kemudian langsung berteriak meminta pertolongan pada warga. Sehingga, pertolongan pun datang. Warga dengan cepat bergotong royong berusaha untuk memadamkan kobaran api.

Di saat para warga bergotong royong memadamkan api dengan peralatan seadanya, tiga unit mobil Pemadam Kebakaran milik Pemkab Situbondo tiba di lokasi kebakaran. ” Setelah sekitar 1,5 jam, api itu berhasil dipadamkan,” ujar Zainul Arifin.

Dia menerangkan, kebakaran rumah tersebut terjadi karena sengaja dibakar pemilik rumah. Sebelumnya, pelaku menyiramkan bensin kemudian membakarnya. Pemilik melakukan itu diduga mengalami depresi.” Tadi malam korban langsung diamankan ke rumah warga oleh polisi, Koramil dibantu warga sekitar,” pungkasnya. (mg4/pri)

BUNGATAN – Kebakaran menimpa rumah milik Sutomo, 52, warga Dusun Kerajan, Kecamatan Bungatan, Selasa malam (23/11) sekitar pukul 22.30 WIB. Yang ironis, bangunan rumah semi permanen tersebut diduga sengaja dibakar oleh pemiliknya sendiri akibat mengalami depresi.

Kebakaran tersebut tidak hanya menghanguskan bangunan berukuran 10×8 meter itu. Tapi juga menghanguskan satu unit motor milik korban. Beruntung Tidak ada korban jiwa. Namun kerugian ditaksir mencapai Rp 53 Juta.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo, Zainul Arifin mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui dua orang saudaranya bernama Jatim dan Haerani. Kebetulan, rumah keduanya berdempetan dengan rumah milik korban. “Api pertama kali terlihat di bagian tengah dalam rumahnya,” kata Zainul Arifin

Dua saudara Sutomo yang melihat kobaran api di ruang tengah, kaget bukan kepalang. Kemudian langsung berteriak meminta pertolongan pada warga. Sehingga, pertolongan pun datang. Warga dengan cepat bergotong royong berusaha untuk memadamkan kobaran api.

Di saat para warga bergotong royong memadamkan api dengan peralatan seadanya, tiga unit mobil Pemadam Kebakaran milik Pemkab Situbondo tiba di lokasi kebakaran. ” Setelah sekitar 1,5 jam, api itu berhasil dipadamkan,” ujar Zainul Arifin.

Dia menerangkan, kebakaran rumah tersebut terjadi karena sengaja dibakar pemilik rumah. Sebelumnya, pelaku menyiramkan bensin kemudian membakarnya. Pemilik melakukan itu diduga mengalami depresi.” Tadi malam korban langsung diamankan ke rumah warga oleh polisi, Koramil dibantu warga sekitar,” pungkasnya. (mg4/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/