alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Kanit Laka Minta Satpol PP Intensifkan Razia ODGJ

Jawa Pos Radar Situbondo – Kepala Unit (Kanit) Laka Polres Situbondo, AKP Agus Siswanto berencana mengirimkan surat ke Satpol PP dalam waktu dekat. Dia akan meminta petugas Satpol PP mengintensfikan razia orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Khususnya yang berkeliaran di jalan raya.

Mengapa demikian? Sebab kata Kanit Laka, keberadaan orang gila di jalan raya sangat membahayakan pengguna jalan. Cukup sering terjadi kecelakaan yang diakibatkan orang gila.

“Seperti kecelakaan yang terjadi di Baluran, Sabtu () lalu. Pengendara sepeda motor menabrak ODGJ yang tengah berjalan di Jalan Raya. Akibatnya cukup fatal. Si pemotor terjatuh dan kepalanya terbentur ke aspal. Dia pun meninggal dunia,” jelasnya.

Baca Juga :  Atasi Kekeringan, Pemerintah Situbondo Siapkan Anggaran Rp 980 Juta

Sayangnya, Kanit Laka enggan menjelaskan kronologi detail kecelakaan tersebut. “Intinya laka lantas di Baluran itu disebabkan karena orang gila yang berkeliaran di jalan. Dan hal demikian sangat merasahkan,” ungkapnya.

Kanit Laka tidak ingin, peristiwa yang sama terjadi kembali. “Karena itu, peritsiwa di baluran harus benar-benar mendapat perhatian serius dari Satpol PP. Jangan sampai ada korban lagi akibat banyaknya ODGJ di Kabupaten Situbondo,” tuturnya.

Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Situbondo, Gunawan Wibisono saat dikonfirmasi mengaku akan menunggu surat dari Kanit Laka Polres Situbondo. Setelah itu, pihaknya akan langsung melakukan razia ODGJ dalam waktu dekat.

“Memang, akhir-akhir ini razia ODGJ cukup jarang. Karena personel Satpol PP rata-rata sibuk membantu penanggulangan Covid 19. Namun kalau sudah ada keluhan seperti ini, tentu kita akan mengambil sikap,” terangnya. (zul)

Baca Juga :  Tiap Hari Pantau Keluar Masuk Truk ke Lokasi Tambang

Jawa Pos Radar Situbondo – Kepala Unit (Kanit) Laka Polres Situbondo, AKP Agus Siswanto berencana mengirimkan surat ke Satpol PP dalam waktu dekat. Dia akan meminta petugas Satpol PP mengintensfikan razia orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Khususnya yang berkeliaran di jalan raya.

Mengapa demikian? Sebab kata Kanit Laka, keberadaan orang gila di jalan raya sangat membahayakan pengguna jalan. Cukup sering terjadi kecelakaan yang diakibatkan orang gila.

“Seperti kecelakaan yang terjadi di Baluran, Sabtu () lalu. Pengendara sepeda motor menabrak ODGJ yang tengah berjalan di Jalan Raya. Akibatnya cukup fatal. Si pemotor terjatuh dan kepalanya terbentur ke aspal. Dia pun meninggal dunia,” jelasnya.

Baca Juga :  30 Tahun KDS Berkontribusi Kepada Masyarakat Kota Santri

Sayangnya, Kanit Laka enggan menjelaskan kronologi detail kecelakaan tersebut. “Intinya laka lantas di Baluran itu disebabkan karena orang gila yang berkeliaran di jalan. Dan hal demikian sangat merasahkan,” ungkapnya.

Kanit Laka tidak ingin, peristiwa yang sama terjadi kembali. “Karena itu, peritsiwa di baluran harus benar-benar mendapat perhatian serius dari Satpol PP. Jangan sampai ada korban lagi akibat banyaknya ODGJ di Kabupaten Situbondo,” tuturnya.

Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Situbondo, Gunawan Wibisono saat dikonfirmasi mengaku akan menunggu surat dari Kanit Laka Polres Situbondo. Setelah itu, pihaknya akan langsung melakukan razia ODGJ dalam waktu dekat.

“Memang, akhir-akhir ini razia ODGJ cukup jarang. Karena personel Satpol PP rata-rata sibuk membantu penanggulangan Covid 19. Namun kalau sudah ada keluhan seperti ini, tentu kita akan mengambil sikap,” terangnya. (zul)

Baca Juga :  Polisi, TNI, dan BPBD Bahas Langkah Penanganan Bencana

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/