alexametrics
23.3 C
Banyuwangi
Sunday, August 14, 2022

Harus Mampu Membuat Program Latihan

SITUBONDO – Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Kabupaten Situbondo, mulai Senin (23/04) lalu menggelar pendidikan dan pelatihan (Diklat) pelatih semua Cabang Olahraga (Cabor). Diklat tersebut untuk meningkatkan prestasi atlet, serta meningkatkan mutu pelatih.

Pelatihan berlangsung selama dua hari. Yaitu mulai 23 sampai 24 April. Diklat yang dilaksanakan di Auditorum KONI Situbondo itu menghadirkan tiga narasumber dari Universitas Surabaya (Unesa). Sedangkan peserta pelatihan sebanyak 38 pelatih dari 22 Cabor.

Ketua KONI Situbondo, Reno Widigdyo mengatakan, pelatihan mutu pelatih tahun ini adalah tahap kedua. “Dengan tujuan utama, agar para pelatih Cabor di Situbondo makin matang membimbing para atlet yang dibinanya,” ujarnya.

Baca Juga :  Pohon Kelapa Roboh Timpa Rumah Warga

Reno menerangkan, ada dua materi pelatihan yang diterima. Yaitu tentang pemantapan program latihan, dan anatomi kepelatihan olahraga. Sementara itu, narasumber yang didatangkan sekaligus sebagai tim pemenangan Kabupaten Situbondo dalam event Pekan Provinsi (Porprov) Jatim 2019.

Reno menambahkan, dari hasil pelatihan mutu tersebut, diharapkan para pelatih mampu membuat program latihan yang berkaitan dengan peningkatan prestasi atlet. Untuk kepentingan ini, kinerja pelatih dalam membina atlet perlu terus dioptimalkan.

“Jika para pelatih mampu merekam hasil dari diklat mutu pelatih, saya yakin, atlet Situbondo mampu berbicara banyak dalam menghadapi Porprov tahun 2019 mendatang,” imbuhnya.

Reno menegaskan, pada pelaksanaan Porprov tahun 2019 mendatang, KONI Situbondo menargetkan sepuluh medali emas. Menurutnya, target tersebut pasti bisa diwujudkan. “Bukan sesuatu yang muluk-muluk, karena prestasi atlet Situbondo cukup membanggakan selama ini,” katanya.

Baca Juga :  Asyik Mabuk, Dua Cewek dan Lima Cowok Ini Tak Sadar Diincar Polisi

Reno mengaku, sebanyak 212 atlet yang akan diseleksi untuk masuk ke Pusat Latihan Kabupaten (Puslatkab). Mereka inilah yang akan dipersiapankan mengikuti Porprov 2019 nanti. “Karena itu, kami melakukan pelatihan mutu bagi pelatih,” ujarnya.

Dalam pandangannya, jika pelatih sudah kompeten, maka produk binaannya akan kompeten juga. Dengan sentuhan tangan pelatih yang bermutu, otomatis atlet yang dilatih akan mempunyai mutu dan mental bertanding yang lebih baik. “Makany pelatihan ini sangat penting,” pungkas Reno. (bib/pri)

SITUBONDO – Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Kabupaten Situbondo, mulai Senin (23/04) lalu menggelar pendidikan dan pelatihan (Diklat) pelatih semua Cabang Olahraga (Cabor). Diklat tersebut untuk meningkatkan prestasi atlet, serta meningkatkan mutu pelatih.

Pelatihan berlangsung selama dua hari. Yaitu mulai 23 sampai 24 April. Diklat yang dilaksanakan di Auditorum KONI Situbondo itu menghadirkan tiga narasumber dari Universitas Surabaya (Unesa). Sedangkan peserta pelatihan sebanyak 38 pelatih dari 22 Cabor.

Ketua KONI Situbondo, Reno Widigdyo mengatakan, pelatihan mutu pelatih tahun ini adalah tahap kedua. “Dengan tujuan utama, agar para pelatih Cabor di Situbondo makin matang membimbing para atlet yang dibinanya,” ujarnya.

Baca Juga :  Pohon Kelapa Roboh Timpa Rumah Warga

Reno menerangkan, ada dua materi pelatihan yang diterima. Yaitu tentang pemantapan program latihan, dan anatomi kepelatihan olahraga. Sementara itu, narasumber yang didatangkan sekaligus sebagai tim pemenangan Kabupaten Situbondo dalam event Pekan Provinsi (Porprov) Jatim 2019.

Reno menambahkan, dari hasil pelatihan mutu tersebut, diharapkan para pelatih mampu membuat program latihan yang berkaitan dengan peningkatan prestasi atlet. Untuk kepentingan ini, kinerja pelatih dalam membina atlet perlu terus dioptimalkan.

“Jika para pelatih mampu merekam hasil dari diklat mutu pelatih, saya yakin, atlet Situbondo mampu berbicara banyak dalam menghadapi Porprov tahun 2019 mendatang,” imbuhnya.

Reno menegaskan, pada pelaksanaan Porprov tahun 2019 mendatang, KONI Situbondo menargetkan sepuluh medali emas. Menurutnya, target tersebut pasti bisa diwujudkan. “Bukan sesuatu yang muluk-muluk, karena prestasi atlet Situbondo cukup membanggakan selama ini,” katanya.

Baca Juga :  Kakek 62 Tahun Tertipu Janda Muda, Uang Rp 35 Juta Raib

Reno mengaku, sebanyak 212 atlet yang akan diseleksi untuk masuk ke Pusat Latihan Kabupaten (Puslatkab). Mereka inilah yang akan dipersiapankan mengikuti Porprov 2019 nanti. “Karena itu, kami melakukan pelatihan mutu bagi pelatih,” ujarnya.

Dalam pandangannya, jika pelatih sudah kompeten, maka produk binaannya akan kompeten juga. Dengan sentuhan tangan pelatih yang bermutu, otomatis atlet yang dilatih akan mempunyai mutu dan mental bertanding yang lebih baik. “Makany pelatihan ini sangat penting,” pungkas Reno. (bib/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Puluhan Rumah Diterjang Banjir

Rem Blong, Pikap Tabrak Vespa

Artikel Terbaru

DKB Gelar Workshop Teater dan Pantomim

Tarif Ojol Akan Naik

Ditinggal Ziarah Haji, Rumah Terbakar

/